
...Pagi bestie...
...Lanjut yuk...
...Jangan lupa dukung author ya ...
...Awali hari mu dengan senyuman karena itu akan menambah amal kebaikan kita...
Setelah menuntas kan rasa rmosi nya mereka pergi
Kereeenn " kata Van saat Davina dan juga Prita sudah ber jalan mendekat ke arah mereka.
Wiwi kalian sungguh keren " lanjut nya
Norak " kata Prita kesal pada Van
Karena menurut nya itu terlalu lebay dan Prita tidak suka dengan itu
Selow baby, lihat kamu kaya tadi, bener bikin aku tambah cinta sama kamu " kata Van lagi
Sayang nya aku nggak dan aku gak perduli " jawab cuek Prita
Bukan enggak tapi belum, ingat B.E.L.U.M" kata Van mem pertegas ucapan nya
Apasih, kelas yuk Dev " ajak Prita pada Davina yang sudah tidak ingin lagi ber hadapan dengan Van yang sering menggoda nya.
Tanpa menjawab Davina pun beranjak dari tempat nya dan langsung melangkah menjauh dari tempat Van Remon dan juga Dani
Dani masih terus menatap Davina sampai yang terlihat hanya tinggal punggung nya saja
Tanpa berkata kata Dani begitu sangat menyukai peribadi Davina yang begitu respect dengan dua sahabat nya, rela melakukan apa saja untuk sahabat nya, benar benar pribadi yang mengagum kan untuk Dani
Davina yang akan selalu akan berada di barisan paling depan untuk kedua sahabat nya ya meski Balgis dan juga Prita akan melakukan hal yang sama tapi di mata Dani hanya Davina yang melakukan itu karena ia sudah buta kesalahan pun yang di buat oleh Davina akan menjadi benar di mata Dani
Tapi sayang nya itu hanya akan menjadi angan-angan saja sebeb Davina sudah ada mendekati yaitu Dhafa sahabat Bara
Dan semakin hari hubungan mereka semakin membaik ya meski pun sampai sekarang mereka masih menjadi teman tapi sayang nya sudah memberi kan tanda untuk Davina
Di mana Davina sudah menjadi milik nya dan tidak se orang pun yang bisa mengambil nya ingat tidak siapa pun
Kesambet baru tahu rasa kamu " ucap Van pada Dani, karena melihat teman nya itu terus menatap Davina tanpa be r kedip.
__ADS_1
Dia bidadari tak bersayap bagi hati ku yang masih berkelana ini " jawab Dani eneg lebay nya
Karena tidak ingin meladeni Dani Remon dan juga Van memilih untuk meninggalkan Dani
Sedang kan untuk ke dua sahabat itu mereka masih khawatir sebab tidak ada kabar dari Balgis
Dev coba telpon Balgis " pinta Prita
Davina langsung mencari hand phone nya, karena dia juga begitu penasaran dengan keadaan sahabat nya itu. dengan cepat Davina mencari contact Balgis di dalam hand phone nya dan langsung menekan tombol panggil.
tuutttt tuuuutttt " suara sambungan telpon,
Sudah berapa kali Davina mengulang panggilan nya namun tak kunjung ada jawaban dari Balgis. dan itu membuat Davina dan juga Prita semankin cemas dengan keadaan sahabat nya tersebut
Kita cari ke UKS " ajak Davina pada Prita dan mereka langsung beranjak dari dalam kelas untuk mencari Balgis.
Di lorong antara ruang guru dan ruangan kesehatan, Davina dan juga Prita bertemu sang guru yang tadi membawa Balgis yaitu Bara yang juga baru sampai ke sekolah setelah mengantar Balgis pulang ke rumah nya
Pak Bara Balgis mana?" tanya Prita langsung
Dia dirumah nya, tadi saya antar pulang " jawab Bara santai
Tapi dia nggak apa apakan pak, nggak ada yang cidera parah kan, kaki nya gimana pak " tanya Prita beruntun karena rasa khawatir pada sahabat nya itu.
Bara dan Davina yang mendengar itu ingin menyosor kepala Prita karena Prita tidak memberikan yang lain nya menjawab
Bisa diam gak, kalau gak aku tutup mulut lemes mu dengan kaos kaki " ucap Davina kesel
Dia tidak apa apa, hanya butuh istirahat untuk cepat sembuh dia masih bisa jalan dan tidak akan lumpuh dan kaki nya juga tidak patah " jelas Bara pada dua sahabat calon istri nya tersebut dengan sangat terperinci
Kenapa nggak kasih kabar si, udah tahu orang pasti khawatir banget " gerutu Prita
Terimakasih pak " ucap Davina pada Bara tanpa banyak tanya seperti Prita, dan setelah itu Davina langsung menarik tangan Prita dengan paksa untuk balik lagi ke kelas mereka.
Ambil tas, kita ke rumah Balgis sekarang " pinta Davina pada Prita setelah mereka kembali ke dalam kelas, dan Prita langsung menyetujui nya tidak banyak tanyak dan juga tidak protes
Jam sekolah belum berakhir tapi mereka memilih untuk pulang terlebih dahulu karena tidak sabar ingin tahu bagimana keadaan sang sahabat.
Setelah itu mereka mengendarai mobil nya masing masing dengan kecepatan sedang karena jalanan cukup padat tapi tidak macet
Setelah mobil Davina dan Prita berada di halaman rumah Balgis, mereka langsung keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah besar keluarga Keynat,
__ADS_1
Bun " panggil Davina saat melihat Iin di ruang keluarga
Eh anak bunda " kaget bunda Iin saat melihat Davina dan Prita datang
Balgis mana Bun " tanya Prita lagi
Tak lupa mereka bersalaman dengan bunda Iin
Dia di kamar nya, kalian ke kamar nya saja langsung mungkin dia sedang tidur " jelas bunda Iin pada dua sahabat anak nya itu.
Oke, makasih Bun, kita ke atas dulu ya pamit Prita dan Davina pada bunda Iin dan langsung menuju ke kamar Balgis
Saat berada di depan pintu Prita tak kunjung kunjung masuk
Udah cepetan buku tot " ucap Davina
Takut mengganggu " jawab Prita
Dari siapa " heran Davina
Banyak bacot tot udah minggir aku mau masuk " ucap Davina
Saat mereka masuk hak pertama yang ia lihat adalah di mana Balgis sedang ter tidur pulas
Lah enak tidur ini anak " ucap Prita
Kita bangunin aja " ucap Prita
Woy bangun "teriak Davina pada Balgis saat sudah berada di dalam kamar.
apa sih aku masih ngantuk " rengek kesal Balgis
Bangun nggak "teriak Davina lagi
Jangan maksa aku ngantuk habis minum obat, mending kalian ikut tidur " ajak Balgis pada Davina dan juga Prita dengan mata yang masih tidak ingin terbuka.
Sial, kita buru buru kesini karena khawatir sama keadaan situ, eh situ nya enak enak tidur " gerutu Davina kesal
Jangan lupa like koment dan cute ya bestie
Maaf akhir akhir ini jarang up karena masih ada hajatan yang baru selesai kemaren
__ADS_1
Mohon maaf ya bestie insyaallah mulai hari ini author akan usaha kan up setiap hari