
Davina dan juga Prita sudah berada di rumah Balgis sedari tadi, mereka juga telah selesai mencari kado pernikahan untuk Balgis, dan hari ini mereka akan tidur di rumah Balgis
Ini buat kamu " kata Davina memberikan kotak berukuran sedang berwarna hijau pucuk pisang yang berpita manis di bagian atas
Apa ini " kata Balgis heran
Dalam rangka apa kalian ngasih aku kado " kata Balgis penasaran
Kebiasaan, banyak tanya " jawab Davina sewot
Ini hadiah pernikahan dari kita " kata Prita menimpali
Aku curiga nih, kalau kalian udah kaya gini " ucap Balgis waspada
Apa sih,orang kita niat baik ngasih kado " kata Prita sewot
Muka kalian tuh yang bikin orang nggak berpikir baik " kata Balgis melihat kedua sahabatnya
Dari tadi tersenyum usil aku buka sekarang ya " ucap Balgis, Davina dan juga Prita terus menatap Balgis yang sedang membuka kotak hadiah dari mereka dengan menahan tawa.
Apa ini " kata Balgis mengambil yang seperti baju berwarna merah
Namun matanya semankin melebar saat mengetahui isi dalam kotak adalah gaun malam yang transparan berwarna merah, hitam dan hijau, serta putih
Gila ya kalian " teriak Balgis kesal
Aku gak mau tahu, pokok nya besok malam kamu harus pakek ini " kata Davina sambil tertawa
Begitu pun juga dengan Prita
Nggak mau, jijik banget aku " jawab Balgis sambil menjauhkan kotak hadiah itu dari nya.
Sekarang aja kamu mikir gitu, ntar kamu sendiri yang nyari nyari gaun malam itu " kata Prita sambil mengarahkan bibir nya ke kotak hadiah sambil tertawa puas
Sialan kalian berdua " gerutu kesal Balgis
Pokok nya apapun yang terjadi kamu harus pakek ini malam besok, biar pak Bara terpesona sama tubuh mu seksi " ucap Prita sambil tertawa
Nggak pakek ini aja, aku udah seksi " jawab Balgis dengan muka kesal
Biar tambah seksi lagi" kata Davina menimpali
Dasar otak mesum kalian berdua minta di geprek " gerutu Balgis
Balgis nanti ceritain yah, kalau malam pertama gimana rasa nya, enak dulu apa sakit dulu atau malah enak enak terus?" ucap Prita tanpa dosa
Kenapa aku harus cerita sama kamu " kata Balgis kesal
Ya harus donk, biar aku tahu seberapa perkasanya pak Bara " jawab nya sambil tertawa
__ADS_1
Emang kamu ngerti " kata Davina menimpali ucapan Prita
aku bukan anak kecil lagi ya " jawab Prita kesal.
Dan mereka saling tertawa.
Nggak terasa ya, malam ini, malam terakhir kamu jadi gadis " kata Prita pada Balgis
Kadang hidup terlalu banyak kejutan " sambung nya lagi
Kemaren kita masih asyik main, nongkrong, gila gilaan, eh tahu nya besok kamu udah nikah aja " kata Prita dengan muka yang sedih
Mulai deh " ucap Balgis yang tahu kalau sahabat nya itu sudah mulai sedih.
aku juga nggak pernah nyangka banget, kalau akan nikah secepat ini, sama orang yang kemaren paling aku nggak suka, yang paling aku hindari " ucap Balgis
Kenapa jadi melow sih, ini kan hari bahagia " timpal Davina
Yakan sedih begok, sahabat kita akan nikah besok, kamu mah emang manusia nggak punya hati " gerutu Prita kesal
Sepanjang malam mereka menghabiskan dengan bercanda, bercerita bahkan sesekali mereka berpelukan karena terharu untuk moment bahagia ini, bahkan saling mendoakan untuk kebahagian mereka masing masing, dan yang paling penting adalah janji mereka untuk tetap bersama dalam keadaan apapun nanti.
Dan pembicaraan itu berakhir dengan mereka yang terlelap saling berpelukan.
FOREVER BEST FRIEND " ucap mereka bersama sambil berpelukan lalu terlelap di alam sadarnya masing masing
Tok tok tok" suara ketukan pintu berulang kali
Namun masih tidak ada jawaban dari tiga gadis yang masih tertidur lelap di dalam kamar.
bunda Iin membuka pelan knop pintu kamar Balgis.
Hey gadis gadis, ayo bangun "teriak Iin membangunkan Balgis, Davina dan juga Prita sambil membuka gorden besar di ujung kamar Balgis.
Dan cahaya matahari pagi pun masuk ke dalam kamar.
Dan itu membuat mata yang masih terlelap harus terbuka paksa karena silau cahaya matahari.
Bun kenapa si, kita masih ngantuk " ucap Balgis kesal dengan suara parau ciri khas orang bangun tidur
Bangun, rapikan barang barang mu, dan setelah itu cepat mandi " ucap Iin berdiri di ujung tempat tidur
Kita mau kemana?" tanya Balgis heran
Tidak akan kemana mana, tapi sebentar lagi orang WO akan datang untuk menghias kamar mu " jelas bunda Iin
Kenapa harus di hias si, cuma untuk tidur kok" gerutu Balgis
Ya harus, kamar pengantin harus beda" jawab bunda Iin sambil menahan senyum
__ADS_1
Apanya yang harus beda, jangan aneh aneh deh bun " kata Balgis semankin kesal
Apanya yang aneh, memang gitu seharus nya kaksu kamar pengantin, kamu yang aneh " kata bunda Iin tak mau kalah dengan anak nya
Sekarang kalian bangun dan sarapan, bunda udah siapin makan untuk kalian, dan hari ini Davina dan Prita harus bantu bunda, oke" kata nya lagi dengan tiga gadis di hadapan nya
Siap bun " jawab Prita dan Davina setengah mengantuk
bunda tunggu di bawah " ucap Iin sambil beranjak dari kamar Balgis.
Kenapa banyak hal yang bikin ribet si " ucap Balgis kesal
Udah nurut nurut aja, cuma untuk hari ini kamu harus jadi anak baik " ucap Davina sambil berlalu ke kamar mandi.
Di rumah keluarga Muzakki
Muzakki, Maura dan juga Bara sedang menikmati sarapan pagi nya.
Tidak ada kesibukan di rumah keluarga Muzakki, mereka menikmati seperti biasa.
Segala persiapan sudah di siapkan oleh Maura sejak kemaren, jadi hari ini mereka tinggal menunggu untuk berangkat ke rumah keluarga Keynat.
hari ini kamu liburkan " tanya Maura pada bara dan bara mengangguk sambil mengunyak makanannya.
Kamu juga udah siap kan, untuk nanti malam " tanya Maura lagi
Udah siap lahir batin ma " jawab nya tegas
Muzakki dan Maura hanya tertawa mendengar jawaban anak nya itu.
Ingat anak orang masih di bawah umur ledek Muzakki pada anak nya
Apa sih pa " jawab Bara yang mengerti maksud papa nya
Kan papa cuma mengingatkan " kata Muzakki sambil tertawa
Salah papa menikahkan aku dengan gadis di di bawah umur " pembelaan bara
Siapa yang di bawah umur, Balgis sudah memasuki usia dewasa kok 18 tahun " jelas Maura
Tapi kan dia masih sekolah, masih anak kecil " kata bara menimpali
Dewasa itu bukan di ukur dari umur "jawab Maura
bara hanya diam tidak mau lagi melanjutkan perdebatan dengan mama nya .
Hari ini kamu harus dirumah, tidak boleh kemana kemana " kata mana Maura pada Bara dan bara hanya mengangguk tanpa menjawab
Jangan lupa like koment and vote ya bestie
__ADS_1