
...Selamat sore besti...
...Tapi sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...
...Terima kasih...
...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...
Pagi hari nya balgis bangun lebih dulu, dan ia merasa di tempat asing.
''Aku ada di mana,'' gumam balgis.
Balgis celingak celinguk untuk mencari petunjuk, ia sedang ada di mana.
Dan setelah beberapa saat balgis menajamkan pandangan nya, dan ia dapat melihat jika saat ini ia sedang berada di sebuah kamar.
Sedangkan bara ada di kursi sedang tertidur pulas.
''Sebenar nya apa yang terjadi, kenapa aku bisa ada di sini bersama dengan nya.''
''Tapi apapun itu aku hanya berharap yang terbaik, dan aku tidak berulah tadi malam, jika ia maka mati lah aku.''
''Em,'' ucap balgis.
Dan balgis merasa ia butuh sesuatu untuk menyegarkan tenggorokan nya.
Karena rasanya di tenggorakan nya ada sesuatu yang harus di dorong.
Dengan gerakan sedikit geresak gerusuk balgis berhasil turun dari ranjang empuk tersebut.
Dan tujuan nya saat ini adalah dapur.
Dan balgis berharap ad yang ia makan setelah berada di dapur.
Karena tidak tau di mana letak dapur nya Balgis hanya bisa mengendap ngendap seperti maling karena bagaimana pun ia orang asing di ruangan apartemen tersebut
" Aku udah kayak maling aja " gumam Balgis merasa lucu dengan diri nya sendiri.
Karena ia sudah seperti maling sungguhan, tidak memakai alas kaki juga ha ha ha.
" Kalau di apartemen biasa nya kan area dapur ada di dekat ruang makan tapi ini kenapa tidak ada " bingung Balgis, karena tidak ada tanda tanda keberadaan dapur di sana.
__ADS_1
" Atau mungkin sama seperti film yang aku tonton dapur nya ada di belakang dekat taman belakang " pikir Balgis.
Tapi Balqis masih tidak melangkahkan kaki nya ke taman belakang karena ia masih menatap di sekeliling nya apartemen yang menurut nya simple tapi elegan.
Tidak terlalu mencolok, dan balgis suka dengan itu.
Apartemen itu sangat cocok untuk di tempati untuk se se orang yang hidup nya simpel tidak ingin terlalu banyak pernak pernik di sekeliling nya
Balgis merasa orang yang memiliki nya pasti orang yang sangat ceketan, dan tidak banyak gerak, terlihat dengan beberapa hiasan yang menempel di area dingin.
''Aku merasa apartemen ini sangat cocok untuk manusia es itu, tapi aku tidak yakin dia tinggal di sini,'' gumam balgis.
''Karena tidak ada jejak di tinggal di sini pasti ad se se se orang yang tinggal di sini, toi siapa apakah itu pacar nya, atau mungkin simpanan nya, seperti drama drama yang aku tonton, jika ia pasti di sangat menyeramkan,'' ucap balgis menghalu sendiri
Karena sejujur nya ia sangat kaget melihat ia sedang berada di ruangan yang sama bersama dengan bara.
Pikiran nya sudah melayang kemana-mana, tapi melihat keadaan nya masih utuh balgis sedikit lega.
Tapi itu cuman sebentar, setelah i sadar dengan pakaian nya pikiran buruk kembali menyertai nya.
Balgis masih memerintah kan otak nya untuk terus mengingat apa yang sebenar nya terjadi pada nya, dan juga bara.
Karena ia tidak tau, dan ia tidak ingat apapun.
Karena tidak menemukan dapur di dalam apartemen tersebut jadi Balgis langsung mencari pintu yang langsung menghubung kan ke taman belakang.
Dan ternyata taman belakang di apartemen tersebut sangat luas, bahkan ada kolam renang di sana.
Balgis sudah menduga jika di apartemen itu sangat lah lengkap, terlihat dengan jelas perabotan yang ada di sana.
Semua nya mahal mahal.
Toi balgis juga penasaran siapa yang tinggal di apartemen itu, jika itu memang kekasih nya bara, sudah pasti perempuan itu akan ada di sana.
Tapi sampai sekarang tidak ada tanda-tanda keberadaan siapa pun kecuali dari nya.
Dan benar saja akhir nya Balgis menemukan dapur di apartemen tersebut, dengan cepat Balgis menghampiri lemari pendingin untuk mengambil air minum, agar tenggorokan nya merasa lega.
Cacing di perut Balgis berbunyi, karena memang sejak dari kemarin pulang sekolah Balgis hampir tidak pernah mengisi perut nya, karena rasa gugup nya saat ingin bertemu calon keluarga suami nya Balgis melupakan rasa lapar nya
" Kau berbunyi di waktu yang tepat " gumam Balgis saat melihat banyak makanan di lemari pendingin di hadapan nya
__ADS_1
Balgis mengambil satu buah pisang dan satu potong alpukat di lemari pendingin, dengan tangan yang penuh memegang makan dan satu gelas air minum Balgis berusaha menutup lemari pendingin ini dengan kaki nya.
Dan setelah berhasil Balgis memilih duduk di tempat duduk yang telah di sediakan dan langsung memakan nya dengan sangat lahap.
Dan setelah merasa perut nya terisi sedikit Balgis bangun menuju kamar yang tadi tapi sampai di sana Bara masih asyik dengan dunia mimpi nya.
''Kebo juga ini anak, jam segini masih belum bangun,'' ucap balgis yang merasa jika bara sulit untuk di bangun kan, tidak tau aja balgis, apa yang terjadi tadi malam, itu semua karena ulah nya, hingga bara baru tidur setelah ayam berkokok.
Jadi wajar bara tidak kunjung bangun bangun sekalipun saat ini sudah jam 8 pagi.
" Mau ngapain lagi ini " ucap Balgis berpikir
Bisa saja Balgis pulang sendiri tanpa sepengetahuan Bara tapi tidak Balgis lakukan itu
Karena merasa boring Balgis mencari jubah mandi yang bisa ia pakai
Dan setelah itu Balgis turun dan langsung melompat ke kolam renang yang ada di sana
Dan setelah beberapa menit Balgis merasa tenggorokan nya kering dengan santai ia keluar dari kolam renang dan langsung mengganti pakaian nya dengan jubah mandi yang ia bawa tadi
Setelah selesai ia langsung duduk untuk minum
Namun betapa terkejutnya Balgis saat melihat Bara sudah berdiri di sebelahnya tanpa suara.
Praaaaaanggggg... " suara gelas terjatuh
" Kenapa kau seperti hantu si " gerutu Balgis kesal karena terkejut tiba tiba melihat Bara
''Kamu pernah melihat hantu seganteng aku ?'' tanya bara.
Balgis hanya bisa melolot kan mata nya karena ia tidak tau jika bars juga bisa narsis seperti yang lain nya.
''kenapa bengong, kamu pikir aku hantu beneran ?'' tanya bara dengan bercanda.
''Dasar narsis,'' ucap balgis.
BERSAMBUNG…
...Jangan lupa tinggal kan jejak setelah selesai baca ya bestiee...
^^^Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya^^^
__ADS_1
...Terima kasih...
...Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee...