Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Nyonya muda


__ADS_3

...Siang bestie...


...Lanjut yuk sekarang ...


Balgis dan juga Bara masih ber pelukan tanpa mereka tau jika saat ini raga dan jiwa mereka telah bersatu mereka telah menerima satu sama lain baik lahir atau pun batin


Balgis akhir nya meyakin kan diri nya sendiri untuk setia pada hubungan nya dan Bara


Meyakin kan hati nya jika ia dan Bara memang di takdir kan bersama


Meyakin kan raga nya jika ia sudah akan menjadi milik Bara


Balgis meyakin kan pikiran nya bahwa semua nya akan baik baik saja


Karena sekarang Balgis sadar jika Bara tidak akan se brengsek yang ia pikir kan selama ini


Sekalipun Bara masih mencintai masa lalu nya tapi Balgis memiliki keyakinan jika Bara akan teguh dengan pernikahan yang akan mereka jalani, dan entah kenapa dalam pelukan Bara Balgis yakin dengan hubungan mereka yakin dengan semua nya bahkan semua keraguan nya yang selama ini bersarang di lubuk hati nya telah hilang kini Balgis hanya berharap semoga apa yang ia pikir kan sekarang, apa yang ia yakini setelah ini akan membawa nya pada kebahagiaan yang sesungguh nya


Dan tanpa sadar Balgis menangis bahagia dalam pelukan Bara


Karena selain papa Zaki Balgis juga bisa merasa kan kasih sayang dan juga ketulusan dari Bara


Wajar jika Balgis mewek karena sejujur nya ia kekurangan kasih sayang dari se orang ayah dan sekarang Balgis mendapat kan itu semua dari Bara dan juga papa Zaki


Maaf " ucap Balgis


Mendengar itu bara melepas kan pelukan nya.


Sedang kan Balgis ter tunduk malu saat Bara melepas pelukan nya.


Dia tidak habis pikir dengan diri nya sendiri kenapa ia dengan begitu mudah nya menyukai lelaki di hadapan nya ini, menyerah kan perasaan nya pada orang yang ada di depan nya ini, mempercayakan seluruh hidup nya untuk orang yang ada di depan nya ini


Karena Bara tidak menjawab pertanyaan nya Balgis mengalih kan pembicaraan


Kita pulang yuk " ajak Balgis pada Bara dengan pelan dan dengan muka yang masih ter tunduk


Bara hanya tersenyum melihat tingkah gadis di hadapan nya itu.


Karena Bara tau jika saat ini Balgis sedang malu dan entah kenapa bara ingin mengusili Balgis karena bagi nya Balgis itu sangat lucu dan menggemas kan jika sedang malu

__ADS_1


Apa kau merasa malu" tanya Bara usil


Hah enggak emang nya malu kenapa " jawab Balgis sedikit cuek menutupi malu nya


Sudah lah ayo pulang aku tahu kamu sedang malu tapi kamu tidak mau mengakui nya " ucap Bara yang sudah tidak ingin mem perpanjang kan pembicaraan tak bee faedah itu dengan Balgis, karena bara tau itu semua akan berujung dengan perdebatan antar mereka


Balgis turun dari ranjang itu dengan di bantu oleh Bara setelah itu mereka berjalan keluar


Tanpa permisi Bara langsung menggenggam jemari Balgis dengan penuh kasih sayang sambil berjalan beriringan


Dan wajah Bara terlihat biasa biasa aja saat menggenggam tangan Balgis


Dan Balgis juga tidak bereaksi apa-apa, Balgis tidak menolak dan ia juga tidak mengiyakan apa yang Bara lakukan


Balgis yang masih merasa sangat canggung dengan kedekatan tiba tiba ini, hanya sesekali menahan nafas karena detak jatung nya yang berdetak sangat cepat tidak seperti biasa nya yang normal


Bara terus menggenggam tangan Balgis saat menyusuri lorong rumah sakit


Dan tanpa di sangka Balgis malah tersenyum bahagia dengan perlakuan manis calon suami nya itu di balik tubuh Bara.


Semua pengunjung rumah sakit nampak sangat kagum melihat pasangan ini, mereka begitu terlihat sangat cocok walau perbedaan umur yang lumayan jauh.


Entah " jawab Bara


Apakah mereka akan bergosip tentang kita di luaran sana " tanya Balgis


Saat Bara akan menjawab pertanyaan dari Balgis ada se se orang yang menyapa nya


Permisi tuan nona " kata se orang karyawan yang menyapa Bara dan juga Balgis yang sedang ber jalan dengan saling berpegangan tangan, dan langkah mereka pun terhenti karena ada yang menyapa mereka


Ada apa ? tanya Bara dengan tegas


Maaf tuan kita hanya perlu data nona ini tuan " kata karyawan sambil melihat ke arah Balgis.


Untuk apa ? " tanya Bara sambil menautkan kedua alis nya


Bara merasa tak suka dengan situasi seperti ini


untuk data pemeriksaan tadi tuan " jelas karyawan tadi sedikit takut, karena melihat muka Bara yang sudah tidak ber sahabat

__ADS_1


Data apa yang kalian maksud " jawab Bara yang sudah ber teriak


Dia bukan orang asing di sini, dan satu hal lagi, mulai sekarang panggil dia dengan sebutan NYONYA MUDA, karena sebentar lagi dia akan menjadi istri saya " teriak tegas Bara pada karyawan di hadapan nya, Balgis meremas erat tangan Bara yang masih menggenggam tangan nya


Dam Bara yang merasa kan hal itu hanya menoleh ke arah Balgis tidak mengatakan apapun


Sedang kan Balgis hanya terus melihat di sekeliling mereka yang melihat ke arah mereka


Maaf tuan, kami benar benar tidak tahu " jawab karyawan tadi dengan suara ber getar


Tidak apa apa pak, silahkan lanjutvkan pekerjaan anda " kata Balgis dengan sopan kepada karyawan di hadapan nya.


Terima kasih nyonya muda " jawab karyawan sambil menunduk kan kepala nya, Bara terlihat ingin bicara, namun tidak jadi karena Balgis sudah meremas gengaman tangan mereka tiba tiba, menandakan untuk tidak lagi melanjutkan bicara nya pada karyawan yang berprofesi sebagai manager di rumah sakit milik keluarga nya itu.


Dan Bara menuruti nya dengan alis yang masih bertautan tanda masih belum terima.


Dan setelah itu mereka berlalu dan sekarang mereka sudah berada dalam mobil yang sedang melaju.


Makan yuk, aku lapar " ajak Balgis pada Bara


Mau makan apa ?" tanya Bara


Eemm, seperti nya aku lagi pengen sushi, ayam bakar juga, steak sepertinya juga enak" ratap Balgis sambil memikirkan makanan apa lagi yang dia ingin kan.


Bara menatap racauan calon istri nya itu dengan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


Kita akan makan semua yang kamu mau" jawab Bara tersenyum pada Balgis sambil mengusap lembut kepala nya.


Balgis menahan senyumnya karena sangat bahagia atas perlakuan lembut dari Bara.


Tidak tidak kita hanya perlu makan salah satu nya saja, perut ku tidak akan muat jika makan semuanya " kata Balgis


Jadi mau makan apa? " tanya Bara memastikan tapi dengan nada yang begitu lembut dan dengan bibir yang masih tetap tersenyum


Gimana kalau ayam bakar, sepertinya aku sangat lapar " jawab Balgis sambil tersenyum dengan memperlihatkan gigi rapinya.


Lanjut di bab selanjut nya bestie tapi sebelum itu tolong tinggalkan jejak oke


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2