Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Menyebalkan


__ADS_3

...Selamat pagi bestie bestie ku yang budiman...


...Lanjut yuk bestie...


...Tapi sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...


...Terima kasih...


...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...


Muzakki tersenyum jahil melihat Balgis dan Bara yang begitu kaget saat bertemu


Aan dan Iin juga merasa sangat heran dengan reaksi Bara dan Balgis


Hingga akhir nya Iin angkat bicara


" Apa kalian sudah saling kenal ?" tanya nya heran


" Bukan lagi kenal bun, dia guru baru ku yang sangat menyebal kan di sekolah " ujar Balgis kesal


" Apa kata kamu, apa kamu kira kamu tidak menyebal kan huh! " jawab Bara emosi


" Sudah sudah duduk lah, ini sangat bagus kalau kalian sudah saling kenal " ujar Muzakki yang terus tersenyum jahil


" Papa, jadi ini maksud papa menyuruh ku untuk mengajar di yayasan " tanya Bara kesal


" Bisa jadi" jawab Muzakki santai


" Ayah yang benar saja ini, masa aku harus menikahi anak kecil " gerutu Bara


" Eh jaga ya bicara kamu, aku bukan anak kecil " jawab Balgis tak terima jika di bilang anak kecil


" Kau itu masih anak kecil, masih sekolah " ujar Bara tak mau kalah


" Karena aku masih sekolah bukan berarti aku masih kecil ya, dasar manusia menyebal kan "jawab Balgis semankin memanas


" Kau yang sangat menyebal kan " jawab Bara dengan berapi api🔥🔥🔥


" Kau sangat menyebal kan " jawab Balgis


" Kau kira tidak menyebal kan " ucap Bara


" Papa ini benar benar tidak lucu " kata Bara lagi kepada Muzakki


" Bunda, aku tidak ingin menikah dengan manusia menyebal kan yang satu ini. " kata Balgis menatap ke arah bunda nya


Kedua orang tua mereka bukan menengahkan, malah tertawa melihat tingkah laku sepasang yang di jodoh kan di hadapan mereka ini.

__ADS_1


" Kalian benar benar sangat cocok " ujar Maura sambil tertawa


" Mama jangan gila " jawab Bara kesal


" Bara Balgis duduk dulu " pinta Aan


Bara dan Balgis pun segera duduk dengan muka yang di tekuk, sambil terus saling menatap tajam.


" Bara Balgis dengar kan ucapan papa " ujar Muzakki tiba tiba yang membuat Bara dan Balgis menghentikan tatapan tajam mereka


Saat di lihat sepasang itu sudah sedikit tenang, Muzakki melanjut kan bicara nya.


" Kami tidak peduli seperti apa hubungan kalian, yang kami tahu sekarang bahwa kalian adalah calon pasangan suami istri " ujar Muzakki terus bicara


" Dan dengarkan ini baik baik, minggu depan kalian akan menikah " lanjut Muzakki


" Whaaattttt " teriak Bara dan Balgis barengan


" Pa jangan gila " ucap Bara frustasi


" Om yang benar saja, aku masih sekolah tidak mungkin aku akan menikah secepat ini " jawab Balgis tidak terima


" Di sini kalian tidak di persilah kan untuk membantah, kalian hanya perlu ijab kabul dan kami yang akan menyiap kan segala nya " ucap Muzakki tegas


Sebenarnya Aan dan Iin juga merasa terkejut dengan pernyataan Muzakki yang menyebut kalau Bara dan Balgis akan menikah minggu depan, namun mereka meyerahkan semua nya keputusan pada Muzakki karena mereka tahu mereka akan memperlakukan Balgis dengan sangat baik.


" Dengar menantu ku, pertama papa sudah bilang jangan lagi panggil papa dengan panggilan OM, karena sebentar lagi aku akan menjadi papa mu , kedua, papa tidak pernah bilang kamu akan putus sekolah, kamu akan terus melanjut kan sekolah mu bahkan setelah kamu menamatkan SMA mu kamu boleh memilih kemana kamu akan melanjut kan pendidikan mu tapi tidak boleh di luar negeri, jadi tidak ada yang akan berubah dari kehidupanmu, hanya status dan kamu akan pindah kerumah kami " jelas Muzakki tanpa ingin ada bantahan dari calon menantunya itu


" Tapi om, eh pa " jawab Balgis gelagapan


" Tapi pa ini tidak adil untuk ku, gimana cerita nya aku harus menikahi murid ku sendiri, apa kata orang orang di sekolah nanti, jika tahu aku menikah dengan dia " kata Bara pada Muzakki sambil menunjuk Balgis.


" Bukan kah papa sudah bilang, tidak ada kesempatan untuk kalian membantah semua rencana kami. " kata Muzakki tegas


" Ingat, kalian hanya perlu menyiapkan diri untuk pernikahan kalian minggu depan " lanjut Muzakki lagi


Bara dan Balgis hanya terdiam dengan menatap kesal, benar benar tidak ada cela untuk mereka mengelak


" Pa aku mohon dengar kan permintaanku satu ini saja " mohon Balgis pada Muzakki


" Apa sayang, asal jangan permintaan untuk membatal kan pernikahan ini " jawab Muzakki dengan senyum jahil


" Emm.. aku tidak ingin pernikahan kami di ketahui orang lain, bukan karena apa, tapi supaya aku dan dia lebih nyaman untuk berinteraksi dengan orang lain, jadi bisakah pernikahan ini hanya keluarga kita yang tahu sampai aku menyelesaikan SMA ku " pinta Balgis sedikit gugup


Bara hanya melirik tajam kearah Balgis.


" Bagus, dia cukup membantu " gumam Bara dalam hati

__ADS_1


Sebenar nya tidak perlu di minta Balgis pun, Muzakki sudah memikirkan rencana itu terlebih dahulu.


Tapi Muzakki mempunyai rencana sedikit jahil untuk Balgis.


" Mengapa harus ada rahasia, semua orang akan menghormati mu karena kamu adalah menantu kesayangan keluarga Muzakki " ucap Muzakki sengaja


" Apa kamu tidak suka" sambung Muzakki lagi


" Bukan seperti itu pa, aku hanya ingin nyaman menjalan kan masa sekolah ku tanpa embel embel nama Muzakki "jawab Balgis ketakutan


" Pintar sekali kau bersandiwara, padahal kau hanya takut pacar mu tahu " batin Bara sambil menatap tajam Balgis di hadapan nya


Bara masih tetap mengira bahwa Remon adalah pacar Balgis


" Oke baiklah, untuk sementara biarkan pernikahan ini di rahasia kan " jawab Muzakki


" Terimakasih pa " jawab Balgis dengan senyum yang legah


" Ceeeh, dasar anak kecil ini " batin Bara terus kesal


" Jadi sekarang kalian harus memakai cincin pertunangan kalian " ucap Maura tiba tiba


Meengapa harus ada cincin pertunangan lagi si ma " jawab Bara membantah


" Iya, ini sama saja orang tahu kalau aku akan menikah " jawab Balgis juga


" Itu urusan kalian, kami telah setuju untuk pernikahan ini di rahasiakan jadi jangan membantah apapun lagi " jawab Maura tegas


" Dan ingat jangan sekali sekali kalian melepas cincin ini " ucap Muzakki tegas


" Tapi pa nanti orang orang di sekolah akan tahu, kalau melihat cincin kami yang sama " bela Balgis yang masih belum terima


" Itu urusan kalian " jawab Muzakki tegas tidak mau kalah


Bara dan Balgis hanya membuang nafas kesal, mereka masih tidak habis pikir dengan semua rencana gila kedua orang tua nya ini.


" Jadi minggu depan kita akan benar benar menjadi keluarga " kata Muzakki memeluk Aan, dan Aan pun mengeratkan pelukan mereka menandakan kalau dia juga sangat bahagia, Maura dan Iin pun ikut berpelukan karena rasa bahagia mereka malam ini.


Tapi lain hal nya dengan pasangan yang di jodoh kan ini.


Mereka masih tidak peduli satu sama lain dan mereka masih dengan mimik muka yang sangat kesal, tidak ada yang ingin memulai dan bertanya.


" Ini benar benar menyebal kan " batin mereka barengan


Jangan lupa LIKE KOMENT DAN VOTE YA BESTI


TERIMAKASIH

__ADS_1


__ADS_2