Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Campur aduk


__ADS_3

...Lanjut bestie...


...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...


...Terima kasih...


...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...


Di SMA SAKURA


Dua sahabat Balgis siapa lagi kalau bukan Davina dan Prita


Mereka sedang menunggu Balgis di parkiran sekolah


Mereka memilih untuk duduk di parkiran menunggu Balgis yang belum datang padahal mereka sudah berjanji tidak akan datang tekat hari ini tapi lihat lah Balgis tidak nongol nongol


Sedang kan Balgis juga sedang menunggu ke dua sahabat nya


Hari ini Balgis datang lebih dulu berimbang Davina dan Prita karena hari ini ia di antar sopir


" Mereka kemana sih awas aja kalau mereka telat aku gak akan ikut ikutan di hukum biar aja mereka jera " ucap Balgis yang mengira Prita dan Davina belum tiba


Tapi detik berikut nya Balgis memilih untuk menghubungi Davina untuk memastikan saja


Dan Davina yang berada di parkiran mendapat kan panggilan dari Balgis dan langsung saja ia mengangkat nya takut Balgis


" Di mana ?" tanya langsung Davina


" Situ dan Prita yang ada di mana, aku udah di kelas " jawab Balgis di seberang sana


" Oncom kamu emang, kita nungguin di parkiran ini " jawab kesal Davina dan sedikit membentak Balgis


" Siapa suruh nungguin gak ada yang minta, udah buru sini cepat ke kelas keburu masuk loh emang kalian mau di hukum aku sih ogah " jawab Balgis lalu mematikan telpon nya sepihak


" Balgis di mana?" tanya Prita pada Davina


" Dia udah di kelas " jawab Davina kesal setengah mati


" Wah kampret emang tu anak, di tungguin dia nya malah duluan " gerutu Prita sambil berjalan menyusul Davina yang jalan lebih dulu


" Ehh, berarti Balgis nggak bawa mobil donk, terus dia kesekolah nya gimana " tanya beruntun Prita


" Kamu tanya nanti sama orang nya langsung, jangan sama aku " jawab Davina kesal


" Yeeee, sewot amat si dasar nenek sihir, masih pagi juga " gerutu Prita.


Sampai di kelas Prita dan Davina dengan cepat langsung menghampiri Balgis yang telah duduk di meja nya dengan santai dan tak lupa dengan handset yang selalu ada di ke-dua telinga nya


Tapi jangan terkecoh itu hanya akal akalan nya karena handset itu sudah tidak berfungsi sebab Balgis memang tidak suka berinteraksi dengan orang-orang yang ada di sekitar nya


" Sialan kau emang, di tungguin kamu nya malah udah di sini " kata Prita kesal


" Ya kan aku nggak ada minta di tungguin gimana sih " jawab Balgis tanpa merasa bersalah

__ADS_1


" Terus kamu kesekolah tadi gimana, " tanya Davina


" Yah Davina itu kan seharus nya pertanyaan yang aku tanyakan kok di dahului sih " kesel Prita


" Bodo " jawab Davina


" Hari ini aku di antar " jawab Balgis santai,


" Mobil kamu rusak " tanya Davina heran


" Nggak " jawab singkat Balgis


" Terus kenapa hari ini kamu di antar " tanya Davina semankin heran,


Karena sangat jarang sekali, bahkan bisa terhitung dengan jari Balgis di antar ke sekolah, sekali pun dia tidak bisa bawa mobil Balgis pasti akan menelpon Davina meminta jemput kerumah nya.


" Ya nggak apa apa lah sekali sekali ngerasain di antar ke sekolah, " jawab Balgis santai


" Aneh banget, sumpah " kata Davina lagi yang merasa banyak keanehan dari Balgis akhir akhir ini


" Kamu yang aneh orang di antar ke sekolah kok malah aneh " celetuk Balgis


Dan itu membuat Prita dan Davina tambah curiga ke Balgis


Berbeda dengan Balgis berbeda juga dengan Bara


Hari ini Bara kesekolah dengan wajah yang suntuk, hati dan pikiran nya begitu tidak tenang memikir kan pertemuan nya dengan calon istri nya nanti malam.


" Mengapa harus ada perjodohan gila ini si " ucap nya dengan sangat frustasi


" Semoga saja ini benar benar yang terbaik untuk hidup ku ke depan dan bisa merubah ku menjadi lebih baik " kata nya berbicara pada diri sendiri.


Tapi untuk perasaan Balgis dan Bara merasa kan hal yang sama yaitu campur aduk


Padahal tidak ada yang memaksa kedua nya


Mereka dengan suka rela menerima perjodohan tersebut


Bara menerima karena ingin menghapus masa lalu nya yang kelam sedang kan Balgis menerima untuk sang bunda dan juga agar ia bisa keluar dari rumah tersebut


Teeeeeet


Bel pulang sekolah telah berbunyi, Balgis dengan segera memasukan buku pelajaran nya ke dalam tas.


" Ngemall yuk " ajak Prita pada Balgis dan juga pada Davina,


" Yuk " jawab Davina


" Aku nggak bisa, hari ini aku harus pulang lebih awal " jawab Balgis yang tergesa gesa ingin cepat keluar dari dalam kelas


" Kamu kenapa sih Balgis " tanya Davina semakin heran


" Nggak biasa banget kamu nggak mau jalan jalan " ujar Prita lagi yang juga ikut merasakan keanehan pada Balgis

__ADS_1


" Sorry, tapi hari ini aku bener bener harus pulang lebih awal " ujarnya sambil beranjak dari duduknya.


" Aku duluan, bye " pamit Balgis sambil berlalu meninggalkan kedua sahabatnya.


Davina dan Prita hanya terdiam dan saling bertatapan heran.


" Sepertinya ada yang di sembunyikan Balgis dari kita " ujar Prita polos


" Dasar telmi, orang tuh udah dari kemaren kemaren ngerasa aneh dengan Balgis, kamu nya aja yang baru ngerasa sekarang " jawab kesal Davina


" Selalu aja sewotnya sama aku" ucap Prita merajuk


" Terus kita kemana Dev " tanya Prita lagi


" Pulang " jawab singkat Davina


Balgis terus berlari menuju depan sekolah nya, dia baru selesai menerima telpon dari bunda nya kalau sopir nya sudah menunggu di depan sekolah untuk menjemput Balgis.


Buuukkk " Balgis menabrak seseorang


" Kamu kamu lagi " ucap Bara tak kalah kesal


" Kmu benar benar nggak punya mata ya " bentak kesal Bara


" Bapak yang nggak punya mata ya, mata saya udah segede ini masa bapak bilang saya nggak punya mata " saut Balgis kesal


" Kalau kamu punya mata itu di pakek, jangan di bikin pajangan doank di muka kamu" sewot Bara kesal


Tanpa permisi Balgis meninggalkan Bara yang masih mengoceh kesal, dia berlari kearah mobil nya tanpa memperdulikan omongan Bara.


" Dasar guru nyebelin " gumamnya sambil masuk ke dalam mobil.


" Rasain, ngoceh sana sendiri " gumam Balgis sambil tertawa di dalam mobil


Pak sopir hanya menatap heran dengan tingkah laku anak majikannya itu.


" Kenapa aku harus ketemu bocah sialan itu " gerutu bara geram pada Balgis


Bara masuk kedalam mobil, dan segera keluar dari dalam sekolah menuju rumahnya. sudah berapa kali mama nya menelpon untuk memastikan anaknya pulang tepat waktu.


😘😘😘😘


Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga LIKE KOMENT and VOTE


Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee


Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee


Buat nyemangatin author lah ya


Terima kasih


Untuk bab selanjut nya di mohon untuk bersabar ya bestie

__ADS_1


__ADS_2