Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Kumpul


__ADS_3

...Selamat pagi bestiee...


...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...


...Terima kasih...


...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...


Baiklah lanjut ya bestiee


...🔥🔥🔥🔥🔥...


Balgis se orang diri di atas atap dan di sana sangat sepi sebab murid murid pada belajar di dalam kelas


Balgis membuang nafas nya dengan kasar ucapan dan hinaan dari ayah nya selalu terdengar di telinga nya


'' Apakah aku terlalu bodoh ? " gumam nya


" Kenapa ayah tidak pernah melihat hasil usaha ku, aku udah belajar dengan giat, aku udah membanggakan nama sekolah aku juga udah ikut les tapi kenapa aku masih gak ada harga nya " keluh Balgis


" Kenapa selalu Oana yang di banggakan "


Oana Keynat adalah kakak dari Balgis


" Atau aku bukan anak kandung nya "


" Karena selama ini cuma bunda yang mau belain aku ya meskipun tidak sepenuh nya membela sih "


Balgis terus sama bermonolog sendiri


Hanya itu yang mampu membuatnya merasa lega


Membuangnya rasa sesak membuang rasa benci ya meskipun itu hanya sebentar karena setelah ingat dengan perlakuan ayah nya Balgis akan merasa sesak lagi bahkan Isa menetes kan air mata nya tanpa ada yang tau


Kenakalan yang ia buat hanya sekedar untuk mengusir rasa kecewa terhadap ayah nya dan itu cukup membantu meksipun tidak sepenuh nya


Setelah satu batang rokok habis Balgis memilih untuk masuk ke kelas nya karena ia yakin jam pertama akan segera berakhir


Dan saat ini ia merasa malas jika harus di hukum


Balgis duduk santai di tempat duduk nya tidak ada keributan seperti biasa nya karena mereka semua masih sibuk dengan menyalin PR


Dan tanpa di sangka Remon malah nyamperin Balgis ke kelas nya


Remon berjalan dengan gagah nya


" Hey Bal " sapa nya


Tidak ada sautan hanya gerakan kepala yang Balgis lakukan petanda ada apa kira kira seperti itu lah gerakan kepalanya


" Jangan lupa nanti sore ya " ucap nya


" Hem "


" Jangan cuek cuek dong nanti cantik nya hilang " goda Remon


Tapi Balgis tidak menghiraukan nya


" Udah sono balik kita mau belajar " usir si bontot


" Kamu ngusir aku ? " tanya Remon pada Prita


" Ya iya lah emang siapa lagi " jawab nya sok polos

__ADS_1


Dan satu ruangan itu tertawa melihat wajah Prita yang sangat menggemaskan


" Tega amat aku hanya mau ingat kan Balgis supaya nanti dia datang ke pertandingan aku "


" Bukan hanya Balgis yang akan datang tapi kita kita juga " jawab Davina


" Kita kita maksud nya " bingung Remon


" Satu kelas akan ikut Balgis " jawab mereka serempak


" Hah " kaget Remon


" Aku hanya ngajak Balgis " protes Remon


" Tapi aku ingin mereka semua ikut " balas Balgis


Jika sudah begitu siapa yang berani nolak


Dan dengan terpaksa Remon pergi dengan kekecewaan nya


Pupus sudah harapan nya untuk jalan berdua dengan Balgis


" Kenapa susah amat sih buat ngajak jalan si Balgis " kesel Remon


Sedang kan di tempat lain ada seorang laki-laki yang tampak bingung


" Aku merasa ada sesuatu yang papa sembunyikan tapi apa "


" Aku juga yakin pasti mama juga tau tapi kenapa saat di tanya wajah mama juga tidak bereaksi apa-apa "


" Gak mungkin kan sekolah SMA SAKURA yang super super elite sekolah untuk para bangsawan kekurangan guru "


" Pasti ada sebab nya ini dan akibatnya nanti aku bakal tau sendiri "


" Tapi mereka sibuk gak ya bodoh amat lah lagian mereka juga kerja di perusahaan papa "


Dan setelah itu Bara bangun dan langsung pergi ke kamar mandi hanya sekedar untuk mencuci wajah nya dan berganti pakaian yang kasual


Gak lucu kan jika keluar pakai jaz di saat kumpul dengan para sahabat


Setelah di rasa rapi Bara turun


'' Ma aku pamit ya ''


'' Mau kemana sayang ? " tanya Maura


" Mau kumpul sama teman ma " jawab nya


" Jangan pulang malam malam sayang pulang nya "


" Iya ma " setelah itu Bara keluar menggunakan mobil nya


Di perjalanan ia menghubungi Dhafa


" Halo Ar " jawab Dhafa


Jika ada memanggil Bara dengan panggilan Ar sudah bisa di pastikan itu adalah Dhafa karena hanya ia satu satu nya yang memanggil dengan sebutan Ar


" Lagi dimana kumpul yuk aku udah di jalan ini " ajak Bara


" Aku lagi di kantor "


" Udah keluar aja lagian sebentar lagi jam istirahat bilang aja kamu di panggil anak pemilik perusahaan repot amat " kesel Bara

__ADS_1


" Baik lah tuan muda Muzakki hamba siap meluncur " jawab Dhafa


" Aku tunggu di cafe xxx ajak Pandra sekalian biar rame " kata Bara


Setelah itu mereka mengakhiri sambungan telpon nya


Dan sebelum ke cafe Bara pergi ke sebuah mall untuk membeli beberapa peralatan gym nya


Bara ingin membuat sebuah gym sendiri di rumah nya untuk menghemat waktu


Karena olah raga sangat berarti untuk Bara


Maka dari itu saat keluar ia manfaat kan untuk membeli keperluan nya dan akan di kirim oleh pihak mall ke alamat orang tua nya


Karena Bara anak tunggal jadi mau tidak mau ia tidak bisa keluar dari murah itu dan saat menikah pun ia harus tetep di sana


Dan Bara tidak keberatan karena ia bukan tipe orang yang pemilih mau tinggal di mana pun ia oke oke aja


Hanya saja ia juga butuh privasi maka nya ia memiliki sebuah apartemen mewah di dekat rumah nya dan itu masih milik keluarga nya


Sedang kan Dhafa sudah sampai di cafe yang di sebutkan oleh Bara tadi dan merasa di bohongi eh Bara


" Dasar teman laknat tau gini aku gak buru buru tadi " kesel Dhafa


Dan tak berselang lama Pandra datang


" Hay Dhaf " sapa nya


" Hem "


" Kemana tu muka gitu amat kayak anak perawan aja " canda nya


" Kesel sama Bara udah buru buru ke sini juga orang nya yang ngajak gak ada "


" Oia mana tu anak gak biasa nya dateng telat "


" Entah kamu telpon aja takut kenapa kenapa tu anak di jalan maklum orang baru di Jakarta "


Sebelum itu terjadi Bara sudah duduk terlebih dahulu di meja yang sama dengan mereka


" Baru nongol dari mana aja " tanya Dhafa


" Habis belanja buat keperluan olah raga di rumah " jawab Bara


** Davina Sukmajaya **



BERSAMBUNG…


Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment


Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee


Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee


Buat nyemangatin author lah ya


Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya


Terima kasih


Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee

__ADS_1


__ADS_2