
...Selamat hari Senin bestie...
...Wali hari mu dengan senyuman bestie...
...Jangan lupa bersyukur...
Saat Balgis ingin ber tanya apa maksud dari calon suami nya tersebut Bara mengingat kan jual saat ini mereka sudah tiba di rumah sakit
Mobil yang mambawa mereka telah berhenti di halaman sebuah rumah sakit besar dan itu juga salah milik keluarga Muzakki
Mendengar mereka telah sampai Balgis merasa sedikit khawatir
Karena sampai sekarang ia masih takut dengan yang nama nya jarum suntik
Bagi Balgis meski pun jarum itu kecil tapi itu sangat mematikan
Balgis sedari tadi enjoy karena Balgis pikir Bara akan membawa nya pulang tapi siapa sangka Bara membawa nya ke rumah sakit mengikuti saran dari kepala sekolah
Saat Balgis akan menolak Bara dengan segera keluar dari dalam mobil, dan menuju pintu mobil samping Balgis untuk membantu Balgis masuk ke dalam rumah sakit
Dengan cepat Bara membawa tubuh Balgis masuk kedalam rumah sakit
Dan Balgis merasa malu karena di sana tempat umum Balgis pun berusaha untuk turun dari gendongan Bara dengan mengatakan bahwa ia baik baik saja dan ia bisa ber jalan dengan pelan
Aku bisa berjalan sendiri jadi tolong turun kan aku di sini banyak orang aku merasa sangat malu " ucap Balgis di sela-sela langkah Bara menggendong tubuh nya.
Namun Bara tepat Bara
Bara yang keras kepala dan akan melakukan apa pun apa yang menurut nya benar
Jadi saat mendengar permintaan dari calon istri nya tersebut Bara tidak menggubris dia terus melanjutkan langkah nya dengan mantap dan penuh dengan tenaga
Para karyawan rumah sakit yang melihat kedatangan Bara langsung dengan segera mendekat karena mereka semua tau jika Bara adalah anak dari pemilik perusahaan tersebut dan mereka harus menghormati dan juga memperlakukan Bara sama seperti mereka memperlakukan tuan Muzakki dan juga nyonya Maura
Karena Bara adalah ahli waris tahta satu satu nya
__ADS_1
Bukan kah itu tuan Bara anak dari tuan Muzakki yang akan menjadi ahli waris kekayaan dari kedua orang tua nya " ucap salah satu karyawan
Sedang kan salah satu teman nya sudah menghampiri Bara karena melihat Bara sedang menggendong se se orang
Ada apa tuan ? tanya perawat itu penuh dengan ketakutan
Ada yang bisa saya bantu tuan " ucap salah satu nya karena saat ini pikiran dan juga jiwa mereka telah berkumpul
Cepat sedia kan satu ruangan class vvip serta cari kan dokter yang paling terbaik untuk menangani nya " kata Bara penuh ketegasan dalam setiap ucapan nya
Perawat itu segera mengangguk dan memanggil perawat lain nya untuk membawakan kursi roda untuk membawa Balgis.
Tuan anda bisa mendudu kan nona disini " kata seorang perawat dengan sopan
Tapi dengan tegas bara menolak nya karena Bara tidak ingin ada yang menyentuh Balgis
Bara sudah mulai menunjuk kan sikap posesifnya terhadap Balgis tapi ia sendiri tidak sadar dengan iti
Tidak aku bisa membawa nya sendiri, di mana ruangan nya " kata Bara lalu perawat berjalan mendahului Bara untuk menunjukan ruangan yang akan di tempati oleh Balgis
Gadis yang di bawa oleh anak pemilik rumah sakit ini dalam hati mereka terus bertanya-tanya siapa gadis cantik ini hubungan apa yang ia miliki dengan anak pemilik rumah sakit ini
Semua karyawan menunduk ketika melihat Bara melewati mereka dengan begitu saja
Kenapa kamu ber tingkah se enak nya si " ucap Balgis yang kesal merasa calon suami nya itu tidak sopan pada karyawan yang ada di sana
Aku gak suka kamu bersikap acuh seperti itu pada karyawan yang ad di sini coba kamu lihat wajah mereka, mereka kelihatan nya tertekan Bara " jelas Balgis
Ini rumah sakit punya keluarga ku, jadi terserah pada ku mau melakukan apa " jawab Bara tanpa menoleh ke arah Balgis dan Balgis juga langsung kembali terdiam mendengar ucapan Bara
Karena Balgis tidak pernah tahu jika rumah sakit itu adalah milik calon papa mertua nya
Setelah sampai di ruangan yang Bara minta, Balgis langsung di baring kan di atas tempat tidur oleh Bara, dan dokter dengan cepat memeriksa keadaan Balgis.
Dokter langsung datang ke tempat Bara saat mereka mengetahui jika Bara meminta nya datang.
__ADS_1
Dokter dengan telaten memeriksa Balgis
Dok aku tidak apa apa, dia yang terlalu ber lebihan " ucap Balgis sedikit malu dengan kehebohan ini.
Tidak apa apa nona, tuan hanya takut terjadi apa apa dengan anda, dan sekarang anda menjadi tanggung jawab kami " jawab dokter tampan itu dengan sangat sopan
Dokter itu telah selesai memeriksa tubuh Balgis, dan tidak terjadi hal yang fatal untuk kaki nya, hanya perlu sedikit beristirahat maka sakit di lutut nya akan membaik, dan dokter juga telah memberikan obat peredah nyeri untuk Balgis
Sebelum nya saat dokter itu hendak menyuntik kan obat nya namun dengan tegas Bara menghentikan dokter itu karena Bara masih ingat dengan jelas jika calon istri nya itu sangat takut jarum suntik maka dari itu Bara meminta dokter itu hanya memberikan obat saja dan dokter itu setuju karena memang kaki Balgis tidak apa apa hanya memar sedikit dan kulit nya juga ikut mengelupas tapi cuma sedikit
Setelah semua selesai dokter ber pamitan pada Bara dan juga Balgis untuk keluar dari ruangan tersebut karena sejujur nya dokter itu cukup sibuk hari ini
Bara dengan segera langsung menghampiri Balgis yang sudah duduk di atas tempat tidur rumah sakit.
Bara duduk di pinggir tempat tidur dan terus menatap Balgis dengan lekat lekat
Mendapati itu Balgis menjadi sedikit salah tingkah karena Bara terus menatap nya.
Aku ingin pulang " kata Balgis untuk mengalih kan tatapan tajam bara pada diri nya.
Bara hanya diam dan terus menatap Balgis.
Tanpa sadar Bara langsung mendekap tubuh Balgis dengan sangat erat, karena merasa legah tidak terjadi apa apa dengan calon istri nya itu.
Dan Balgis yang di peluk oleh Bara merasakan hati nya menghangat dan tanpa sadar Balgis juga membalas pelukan Bara dan tersenyum senang
Aku harap kamu tidak pernah melakukan hal bodoh lagi, apa segitu nya kau tidak meninginkan pernikahan ini " kata Bara yang masih memeluk tubuh Balgis
Maaf aku tidak sengaja melakukan nya, dan aku tidak pernah berniat untuk membatal kan pernikahan kita " jawab Balgis sungguh sungguh
Bara tersenyum mendengar kata kata Balgis dan semankin mengeratkan pelukan nya
Karena Bara tahu Balgis sedang tidak ber bohong pada nya Balgis mengatakan itu dengan sungguh-sungguh dan Bara juga tau jika Balgis mengatakan itu dengan hati
Lanjut nanti jam 12.00 ya bestie
__ADS_1
Jangan lupa VOTE dan LIKE VOTE ya bestie
TERIMAKASIH