
...Pagi bestie...
...Yuk lanjut yuk hari ini satu bab ya bestie tidak seperti kemaren...
...Author nya lagi agak rewel hari ini...
...Hahahaha...
Dan setelah mereka selesai makan siang bara langsung mengantar kan Balgis ke rumah nya karena ia sendiri harus segera kembali ke sekolah
Karena lomba nya masih belum selesai dan juga Bara adalah penanggung jawab nya jadi ia tidak ingin lalai dari tugas nya
Karena kepercayaan itu adalah amanah sendiri untuk nya
Dan Bara selalu di ajar kan untuk ber tanggung jawab dengan apa yang ia kerjakan dan tidak bekerja dengan setengah-setengah semua nya harus total tanpa ter kecuali
Di perjalanan pulang nampak Balgis sedang ter diam karena Balgis pikir kedekatan nya dengan Bara itu sangat tiba-tiba dan terlalu mendadak
Tapi Balgis juga ber syukur Bara tidak se dingin yang ia pikir kan Bara juga memiliki hangat di dalam diri nya hanya saja itu tertutupi dengan wajah datar nya dan juga sikap dingin nya
Tidak ada pembicaraan di dalam mobil tersebut baik Balgis dan juga Bara semua nya nampak senyap dan itu membuat suasana nya menjadi sangat canggung.
Sya " panggil Bara
Balgis tidak menjawab karena Balgis pikir Bara sedang menelpon karena sedari tadi ia sibuk dengan jalanan di sekitar nya
Sya " panggil nya lagi
Tetep tidak ada jawaban hingga akhir nya bata memanggil dengan nama lengkap nya
Balgisya Zhafira Keynat " ucap nya
Eh iya ada apa " tanya Balgis
Dari tadi di panggil gak respon respon " ucap Bara dengan menggeleng kan kepala nya
Aku kira kamu sedang menelpon "jawab Balgis
Sya adalah nama unik yang akan aku selalu pakek untuk manggil kamu sya bisa di katakan sayang dan juga sebagai panggilan samaran " jelas Bara
Samaran " tanya Balgis
Hem sya itu juga nama kamu kan Balgisya "
Balgis mengangguk
__ADS_1
Di sini Balgis merasa gak kenal dengan Bara karena cara bicara nya cara menatap nya semua nya beda ada kehangatan di dalam nya
Aku gak pernah main main dengan pernikahan jadi aku ingin kamu juga begitu aku ingin memulai semua nya dengan serius " ucap Bara
Di mulai dari panggilan dan lain nya karena kata orang panggilan itu juga sangat berefek dengan sebuah hubungan " jelas Bara
Balgis mengagguk dan menjawab
Aku juga akan berusaha untuk hubungan ini meski pun awal nya aku ragu tapi aki juga ingin menikah hanya satu kali dengan hidup ini " jelas Balgis
Dan aku harap kamu bisa bertanggung jawab atas pernikahan kita bukan untuk orang kita tapi untuk kita berdua " lanjut Balgis dengan serius
Kau serius " tanya Bara
Balgis mengangguk
Kau tidak perlu takut aku akan bertanggung jawab penuh dengan kehidupan mu atas pernikahan kita dan akan berusaha untuk menjadi suami yang baik " jawab Bara
Sebagai balasan nya aku akan panggil kamu dengan sebutan sayang ya meski pun aku sendiri juga masih belajar dengan kata itu " ucap Balgis jujur
Baik lah tidak masalah " jawab Bara
Dan setelah itu mereka tertawa bersama
Karena merasa aneh dengan situasi ini tapi juga menyenangkan
Balgis masih berjalan dengan langkah hati hati agar tidak menambah cidera di kaki nya dengan tangan yang berpegang di lengan Bara.
bunda Iin yang melihat Bara dan Balgis datang, langsung menghampiri mereka.
Kenapa ini ?" tanya bunda Iin karena melihat keadaan Balgis seperti tidak baik
Tidak apa apa Bun, hanya sedikit cidera waktu lomba futsal tadi pagi " jelas Balgis
Kenapa bisa cidera, harus nya kamu bisa hati hati Balgisya Zhafira " jawab bunda Iin
Aku tidak apa apa Bun, tadi kak Bara juga sudah membawaku kerumah sakit " jawab Balgis lembut untuk menenangkan bunda nya.
Kapan kau tidak ceroboh Balgis, pernikahan mu tinggal menghitung jam, kalau ada apa apa denganmu bagaimana huh " ucap bunda Iin marah
Balgis hanya perlu istirahat sebentar Bun, tidak ada cidera yang parah pada tubuh nya " jelas cepat Bara karena melihat calon mertuanya itu sudah mulai memarahi Balgis.
bunda Iin menghembus nafasnya kasar, karena menahan kesal pada Balgis yang begitu ceroboh dan menghilangkan rasa ke khawatirannya.
Antar dia ke kamarnya nak, bunda akan menyiapkan makan untuk kalian " pinta nya
__ADS_1
Tidak perlu repot repot Bun, sebelum tadi kesini kami sudah makan dan aku harus cepat kembali ke sekolah " jelas Bara sopan pada calon mertuanya itu.
Baiklah,antar saja dia ke kamarnya " jawab bunda iin lembut
Balgis dan Bara sudah berada dalam kamar Balgis, setelah membantu Balgis untuk naik ketempat tidur untuk beristirahat Bara berniat nerpamitan untuk kembali kesekolah.
Istirahatlah, dan jangan lupa minum obatmu dan satu hal lagi jangan pernah kemana mana sebelum acara pernikahan selesai " katanya tegas pada Balgis.
Apa kau sudah seposesif ini " tanya Balgis sambil tersenyum
Aku tidak akan membiarkan pernikahan kita batal karena tingkah cerobohmu, dan dua hari kedepan kamu diizinkan untuk tidak sekolah " ucap nya lagi dengan muka yang tidak ingin di bantah
Ceeeh,, kenapa kau begitu mengaturku, aku akan sangat bosan jika hanya berdiam diri dirumah " ucap Balgis dengan muka memelas
Tidak ada bantahan karena sebentar lagi kau akan menjadi nyonya muda di keluarga Muzakki "jawab Bara lagi
Aku masih nona dari keluarga Keynat " kata Balgis membantah untuk di sebut nyonya muda dengan wajah semuringah.
Perubahan itu hanya butuh berapa jam dan bisakah kau tidak membantah calon suamimu ini" kata Bara sambil ikut tersenyum.
Baiklah calon suami, sekarang pergilah " kata Balgis menahan malu
Apa kau mengusirku " tanya Bara bercanda namun dengan muka serius
Aku tidak mengusirmu, kau yang tadi bilang harus kembali ke sekolah " jelas Balgis karena takut Bara marah.
Atau apa kamu masih ingin terus di dekat ku pak Bara " tanya Balgis usil pada Bara
Kalau iya kenapa " jawab Bara
Sudahlah pergi, nanti murid lain akan mencarimu " kata Balgis menutupi malunya
Ini menyebalkan, mengapa kita tidak menikah malam ini saja " runtuk kesal Bara
Jangan gila cepat pergilah "usir Balgis yang sudah tidak bisa menahan jantungnya yang seperti mau jebol dari tubuhnya.
Cup
Bara mencium pipi kanan Balgis tiba tiba tanpa pamit pada empuhnya terlebih dahulu
Aku pergi dulu dan jangan membantah semua pesanku tadi " kata Bara sambil beranjak dari kamar Balgis.
Balgis masih mematung karena mendapatkan perlakuan manis dari calon suaminya itu.
" Hey jantung bisakah kau selow sedikit, aku benar benar akan mati muda jika kau terus seperti ini " gumam Balgis pada dirinya sendiri sambil memegang dadanya dengan senyum yang merekah di wajahnya.
__ADS_1
" Ini gila, ini benar benar gila " teriakn ya merutuki diri sendiri di dalam kamar karena masih tidak menyangka mengapa begitu cepat tumbuh rasa cinta di hatinya untuk Bara.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya bestie