
...Lanjut ya bestie dan ini bab terakhir untuk hari ini...
Bara hanya mengangguk gemas melihat wajah sumeringah calon istri nya itu dan melanju kan mobil nya sedikit lebih cepat agar calon istri nya tidak lapar lebih lama lagi
Eh tunggu tapi di mana tempat nya " tanya Bara karena tidak tau di mana tempat yang di maksud oleh calon istri nya tersebut
Heheh aku kira kamu udah tau " jawab Balgis cengengesan
Bara hanya menggeleng kan kepala nya karena merasa lucu dengan tingkah Balgis
Dari sini kita belok ke kiri terus setelah di pertigaan kita belok kiri di jalan itu lah tempat nya berada
Bara hanya mengangguk
Sedang kan Balgis masih menatap Bara dengan tatapan yang berbeda dari biasa nya
Balgis merasa Bara jauh lebih santai dari pada biasa nya dan sikap nya juga terlihat sangat manis
Dan sekarang Balgis tau kenapa selama ini hubungan nya bersama dengan Bara renggang seperti ada tembok seperti penghalang mereka
Dan tembok itu tak lain adalah sikap dari kedua nya yang tidak aku mengalah dan tidak mau memperlihatkan isi hati nya masing masing
Dan Balgis berpikir jika apa terjadi pada nya jatuh saat main futsal adalah anugerah untuk nya karena dengan ada nya kejadian itu hubungan Balgis dan juga juga Bara langsung membaik
Tanpa ada kata a b c semua nya mengalir begitu saja tanpa di duga oleh Balgis
Dan tanpa rasa ragu akhir nya Bara Meu mengakui nya di depan umum jika diri nya yang akan menjadi pendamping hidup nya
Dan sebagai perempuan tentu nya Balgis merasa sangat bahagia
Dan tak jauh berbeda dengan Bara
Bara sekarang dasar jika di hati nya sudah ada nama Balgis tidak ada lagi bayang bayang masa lalu dan Bara berjanji akan menjaha Balgis dengan baik akan memperlakukan nya bak se orang ratu dan tidak akan pernah menyakiti nya
Karena bara tau hidup Balgis tidak seperti yang terlihat
Balgis hanya bisa merasakan kemewahan tapi tidak dengan kasih sayang
__ADS_1
Dan Bara juga mengakui jika Balgis yang sekarang jauh lebih menyenangkan dari pada yang kemarin
Balgis yang sekarang ke ih ceria lebih lembut, lebih perhatian dan juga lebih menyenangkan
Bahkan sekarang mereka terlihat sudah terbiasa dengan kehadiran masing masing tidak ada lagi canggung di antara mereka
Bahkan saat ini Balgis menggandeng lengan Bara dengan mesra padahal Bara sedang menyetir tapi Bara tidak mempermasalahkan itu malahan ia senang dan itu adalah sifat yang baru Bara tau
Ternyata dia punya sifat yang manja juga aku kira dia tidak suka dengan hal hal seperti itu " batin Bara
Mulai sekarang aku akan panggil kamu dengan sebutan baby " ucap Bara
Hah " jawab Balgis tidak paham
Aku serius aku akan panggil kamu dengan sebutan baby dan itu akan aku terap kan sekarang " ucap Bara
Dari mana kata itu keluar " jawab Balgis yang masih merasa tak percaya
Dan ingat aku tidak mau penolakan " ucap Bara
Ternyata dia masih suka bersikap se enak nya " gumam Balgis dan itu masih dapat di dengar oleh Bara
Bara sedikit kebingungan saat Balgis menunju kan restoran yang ingin dia singgahi untuk melepas rasa lapar nya itu.
Tempat itu terlihat sangat biasa saja dari luar tapi terlihat sangat bersih di bagian dalam, untuk sekelas mereka tentu restoran ini bukan tempat yang cocok, tapi Balgis begitu bahagia saat sudah tiba di sana dan dengan segera masuk kedalam restoran, membuat Bara begitu penasaran apa yang membuat calon istri nya itu begitu menyukai tempat yang begitu sederhana ini.
Mereka sudah duduk di sudut restoran tempat biasa Balgis Davina dan juga Prita, karena restoran sederhana ini memang tempat langganan tiga gadis cantik itu.
Apa kau tidak salah memilih tempat makan " tanya Bara bingung dengan tempat itu
Karena se umur ia hidup ia baru pertama berkunjung ke restoran sederhana seperti itu
Tidak " jawab Balgis singkat, sambil membolak balikan buku menu di hadapan nya
Kamu pesan apa ? " tanya Balgis yang sekarang sudah menatap Bara dengan penuh kasih sayang
Makan lah aku sudah kenyang " jawab Bara bohong, karena dia sangat meragukan tempat makan yang mereka singgahi sekarang
__ADS_1
Aku akan pesan kan menu makan yang sama dengan ku, dan aku jamin kau pasti menyukai nya " ujar Balgis yakin dan bara hanya menatap diam pada calon istri nya itu.
Apa kau sering kemari " tanya Bara dan di anggukan oleh Balgis.
Serius " tanya Bara tidak yakin
Kenapa kau begitu tidak percaya " jawab Balgis heran pada calon suami nya itu
Apa kau tidak menyangka aku akan makan di tempat yang seperti ini " tanya balik Balgis dan Bara tidak menjawab namun mata nya meminta Balgis untuk melanjut kan bicara nya.
Aku bukan seperti gadis yang kamu pikirkan " lanjut Balgis lagi sambil sedikit tertawa
Aku bisa makan di mana pun, di sini bahkan sangat bersih " jelas Balgis sambil menatap sekeliling nya.
Tempat mewah juga belum tentu makanan nya se enak di sini " kata Balgis lagi sambil tersenyum ke Bara
Bara masih terus menatap tak percaya pada calon istri nya itu, dia masih begitu tidak menyangka kalau Balgis mempunyai pribadi yang cukup sederhana yang sangat tidak cocok dengan penampilan nya yang terlihat mewah atau yang terlihat jelas dari luar kalau dia bukan gadis dari kalangan biasa.
Tidak lama seorang pramusaji datang menghampiri meja Balgis dengan membawa nampan besar penuh makanan sesuai pesanan Balgis, dengan sangat hati hati pelayan itu meletakakan nya di atas meja.
Terima kasih mba " ucap Balgis sopan sambil menyelipkan uang lembaran seratus ribu ke tangan pelayan.
Terima kasih nona " kata pelayan sambil menundukan tubuh nya tanda terima kasih.
Bara kembali terkagum dengan tingkah baik yang di lakukan Balgis, yang begitu sangat sopan dengan pelayan, dia masih sangat tidak menyangka di balik kenakalan atau kelakuan yang tidak baik dari calon istri nya itu selama ini ternyata dia menyimpan hati yang luar biasa.
Sedikit demi sedikit tapi hati Bara merasa yakin dengan pilihan nya atas perjodohan ini.
Makan lah " ucap Balgis saat melihat Bara hanya diam dan terus memandang kearah nya.
Karena rasa penasaran dan penampilan makanan di hadapan nya terlihat cukup baik, Bara pun mencoba makanan yang di katakan sangat enak oleh calon istri nya tersebut.
Mata Bara membulat saat satu potong kecil ayam bakar masuk kedalam mulut nya.
Enak " tanya Balgis
Dan Bara mengangguk cepat dan segera melanjutkan suapan berikut nya, tanpa menggubris Balgis yang sudah menatap nya dan hampir tertawa.
__ADS_1
Doyan juga ini calon suami " batin Balgis
Cukup untuk hari ini ya bestie jangan lupa tinggalkan jejak