
...Pagi...
...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...
...Terima kasih...
...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...
Baiklah lanjut ya bestiee
...🔥🔥🔥🔥🔥...
Balgis masih setia menunggu kedatangan ke dua sahabat nya dengan tenang padahal bel peringatan sudah berbunyi dan itu tanda nya semua murid harus segera ke lapangan karena hari ini hari Senin jadi otomatis mereka semua akan melakukan upacara
" Nyesel gw berangkat pagi ujung ujungnya masih tetap telat dan harus di hukum " gumam Balgis
" Ya mau gimana lagi punya temen soplak ya memang begini tapi mereka yang paling the best gw beruntung memiliki mereka " lanjut Balgis dengan tersenyum
Beberapa menit kemudian Davina dan Prita datang dengan wajah yang cemberut dan Balgis tau jawabannya tapi ia pura pura tak peka
" Yuk masuk upacara sudah di mulai " ajak Balgis dengan santai
" Dia gak peka apa kalau kita lagi kesel " tanya Prita pada Davina
" Dia paham tapi dia pura pura cuek lagian dia udah baik hati tau nungguin kita " jawab Davina
" Iya dan setelah upacara siap siap di hukum karena telat " lesu Prita
" Nikmati saja lah susah langganan juga " santai Davina
Dan setelah itu mereka jalan santai ke kelas dulu untuk naruk tas baru bergabung dengan yang lain nya
Saat upacara selesai kepala sekolah memberikan informasi jika tidak ada yang boleh balik ke kelas ada beberapa informasi yang ia sampai kan
Sebenar nya saat sambutan tadi berita itu akan di bicara kan tapi sayang orangnya juga datang terlambat
Entah karena melamun atau gimana Bara sampai gak sadar kalau ia sudah melewati sekolah yang harus ia datangi dan dengan keadaan kesel ia putar arah dan benar dugaan nya ia terlambat
Balgis merasa sedikit pusing tapi ia tahan karena sejak kemarin ia hanya memakan roti dan siang nya juga ia tidak makan siang dan malam nya ia memilih untuk tidur
Dan saat pagi ia memilih untuk berangkat lebih dulu menghindari sang ayah yang akan terus menyalahkan nya
Ada atau tidak adanya Oana sang kakak Balgis tetep salah di mata ayah nya
Dan sebagai permintaan maaf Balgis memberikan hadiah untuk sang Ibunda karena ia tahu bunda nya lah yang paling menyayangi nya
" Kamu kenapa " tanya Prita
" Aku gak papa " jawab nya
" Gak enak badan " tanya Prita lagi
" Udah fokus ke depan gak mau kan di hukum dua kali untuk hari ini "
Prita hanya mengangguk
Dan mereka sibuk dengan pikiran masing-masing tiba tiba semua siswi berteriak histeris tapi tetap aja Balgis Davina dan Prita cuek
Karena hal itu sudah biasa biasa nya ada anak yang di hukum di depan karena tidak tertib saat upacara
Tapi teriakan mereka membuat Balgis Davina dan Prita saling lirik karena mereka tidak tau apa yang mereka puji
" Ya Allah tampan banget "
__ADS_1
" Ya Tuhan "
" Ganteng banget "
" Sempurna versi diri ju "
" Sayang lirik dong "
" Sayang "
" Sempurna "
" Andai dia mau jadi suami masa depan "
" Lelaki sempurna bagi dunia "
" Abang bawa aku pulang "
" Ahhh ganteng nya "
Dan masih banyak lagi teriakan histeria mereka
" Apa sih rame banget " heran Balgis
" Entah " jawab Davina
Sedang kan Prita sudah lebih dulu menanyakan apa yang terjadi pada teman teman yang ada di samping nya
" Kenapa rame banget di depan " tanya nya..
" Itu ada guru baru "
" Guru cowok cewek " tanya Prita
Dan seketika ke-tiga gadis itu menoleh ke depan
Mereka menatap tak percaya dengan orang yang berbicara di depan sana
" Kenapa harus dia sih " batin Balgis
'' What dia - Davina tidak bisa menyelesaikan kata kata nya
" Melihat nya bikin aku ngeri pasti dia akan kejam ke kita " ucap Prita
" Kenapa "
" Karena dia sekarang gue BK " jawab Prita
" What "
" What "
Mendengar guru BK sudah membuat Balgis kesel apalagi guru baru yang ada di depan Balgis yakin jika ketenangan nya selama ini akan di renggut paksa oleh guru BK baru itu
" Aku yakin ketenangan kita akan segera berakhir " ucap Balgis.
" Setuju " jawab Davina dan Prita
Setelah perkenalan selesai semua murid di persilahkan untuk masuk ke kelas tapi tidak untuk Balgis Davina dan Prita
" Apa lagi sih " kesel Prita
" Apalagi kalau bukan di hukum " jawab santai Davina
__ADS_1
" Kalian kemari lah " ucap guru piket itu.
" Pak Bara kemarilah untuk tugas yang pertama di hari pertama pak Bara menjadi guru BK tolong hukum ke tiga anak bandel ini mereka selalu datang terlambat kalau gak Balgis ya Davina kalau gak Davina ya Prita gitu aja terus menerus saya sampai bosan menghukum mereka " jelas guru piket itu
" Kalau bosan biarkan kita masuk ya pak bapak gak kasian apa sana Balgis dia lagi kurang sehat " pinta Prita
" Atau gak biar kita aja ya di hukum Balgis jangan gak papa deh pak hukuman nya di tambah " lanjut Prita
" Mau ngajarin saya " ucap sang guru piket
" Bukan ngajarin tapi cuma menegosiasi " jawab Prita santai
" Pak Bara saya titip mereka "
" Baik pak " jawab Bara
" Buat ulah lagi " tanya Bara
" Gak pak ini pertama untuk hari ini " jawab Prita
Entah kenapa Prita sangat kesel melihat Bara
Sedang kan Balgis cuek tidak peduli dengan kehadiran Bara
Sedangkan untuk Bara ia awalnya kaget melihat ketiga gadis itu ada di sekolah milik keluarga nya ke lebih tepat nya ke Balgis tapi ia bisa menguasai diri nya dalam sekejap
" Kalian saya hukum perbaiki dan pangkas semua rumput yang ada di taman sekolah buat semua nya rapi jika sudah kalian boleh masuk kelas " ucap Bara dengan tegas
" Hem " jawab Prita
Balgis diam saja
" Baik pak " jawab Davina karena teman nya tidak ada bener kaki ini
" Boleh beli air dulu gak kantin " tawar Prita
" Kamu itu di hukum bukan sedang pelajahan " kesel Bara
Benar dugaan nya bertemu dengan Balgis akan memicu pada kesialan dan membuat darah nya selalu naik tiap waktu
" Kalian kerjakan saya akan pantau kalian di ruangan saya "
Setelah itu Bara meninggalkan mereka bertiga menuju ke ruangan nya
Karena kantor BK terpisah dengan ruangan guru guru dan kantor
Ruangan BK ada di belakang bangunan sekolah dekat dengan kantin dan juga toilet
BERSAMBUNG…
Maaf typo masih bertebaran
Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment
Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee
Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee
Buat nyemangatin author lah ya
Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya
Terima kasih
__ADS_1
Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee