Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Mengatur


__ADS_3

...Lanjut bestie...


Mama Maura terus saja membahas soal anak tidak mau tahu dengan permasalahan sang anak


Bara merasa sangat geram dengan ucapan sang mama apalagi saat mama nya bilang terserah mereka mau gimana supaya tidak hamil yang penting tidak memakai KB (keluarga berencana )


Tidak tau apa jika saat ini kepala Bara sudah membayangkan hal yang tidak tidak belum lagi pikiran nya belum move on dari paha mulus Balgis calon istri nya di tambah mama nya membahas soal iti bikin Bara puyeng


Sedang kan meresa sangat malu dengan ucapan calon mertua nya tersebut


Bagaimana tidak ia bahkan belum pernah hal yang aneh-aneh ia hanya pernah ber ciuman dengan Bara dan itu cuma sekali untuk berpegang tangan saja ia tidak pernah karena selama ini ia sangat membatasi diri terhadap lawan jenis


Dan juga Balgis memang tidak suka dengan hal-hal yang begituan hanya saja ia terlihat nakal dan bebas


Ber pakaian ter buka dan jga sering pergi ke club tapi meski pun begitu di club pun ada yang kawal mereka


Bisa di kata kan kenalan nya masih di batas normal hanya saja orang yang melihat Balgis selalu berkomentar buruk


Dan Balgis tidak perduli dengan itu semua


Yang penting ia happy itu saja sudah cukup


Sedang kan papa Muzakki hanya ter senyum melihat tingkah anak dan menantu nya ter sebut


Dan saat melihat wajah merah sang anak papa Muzakki langsung menutup mulut nya agar ia tidak tertawa dalam ke adaan yang sangat sulit ini untuk ia manusia yang baru saja di jodoh kan itu


Papa Muzakki tau jika wajah Balgis merah itu karena malu ya maklum karena papa Muzakki tau Balgis tidak pernah dekat dengan lawan jenis mana pun


Sedang kan untuk sang putra tunggal beda lagi


Meskipun wajah nya juga sama-sama merah tapi pikiran nya tidak sama b


Bara tidak merasa malu dengan ucapan sang mama melain kan saat ini Bara sibuk dengan pikiran nya sendiri


Karena merah wajah nya dan juga gelagat Bara tidak menujuk kan jika ia sedang malu melain kan ia berpikir hal hal yang dewasa


Dapat di lihat dengan kerutan dahi nya dan juga muka tegang nya


Dan bisa di pastikan jika saat ini pusaka sang anak sedang bangun

__ADS_1


Ingin tertawa tapi kasian tapi jika di tahan perut papa Muzakki yang akan sakit


Kasihan anak ku ini pasti saat ini ia merasa ngilu karena tidak dapat di saluran kan " batin papa Muzakki


Ma udah dong jangan bahas itu lagian Balgis masih sekolah dan lagi pula Balgis mungkin mau hamil di saat ia sekolah akan terlihat aneh rasa nya jika tiba-tiba ia hamil dan orang orang yang tidak tau kebenaran nya akan berkomentar yang tidak tidak " ucap Bara agar mama nya berhenti membicarakan soal anak karena saat ini pikiran Bara sedang membayangkan hal hal yang kotor


Iya ma lagi pula Balgis ingin sekolah dulu dan lagi pula gimana kalau Balgis hamil saat sekolah " ucap Balgis ikut ikutan biar sang calon mama tidak meneruskan ucapan nya


Ya nggak apa apa, kan tinggal menghitung hari kalian akan menikah " ucap Maura santai


Bara hanya berdelik kesal mendengar jawaban santai mama nya.


Mama papa Balgis pulang ya, ini sudah sangat sore " pamit Balgis sambil ingin beranjak dari duduk nya.


Kamu pulang di antar Bara kan, ?" tanya papa Muzakki pada Balgis karena melihat tidak ada pergerakan dari Bara.


Tidak pa aku bisa pulang sendiri, kak Bara juga sudah capek " tolak Balgis


Bara beranjak dari duduk nya, sebelum Muzakki memaksa nya untuk mengantar Balgis pulang, karena itu pasti akan terjadi.


Ayo " kata Bara berjalan mendahului Balgis yang masih berdiri


Namum Bara tidak mengidahkan teriakan Balgis dan terus melanjut kan langkahnya masuk ke dalam rumah.


Balgis hanya menghela nafas kasar, lalu medekat ke mama Maura dan juga papa Muzakki


Balgis pulang ya ma pa" pamit Balgis pada calon mertua nya itu sambil mencium tangan papa Muzakki dan mama Maura bergantian.


Hati ya nak, nanti kemari lagi " ucap mama Maura sambil mengelus pelan kepala Balgis.


Balgis hanya bisa mengangguk dan langsung meninggal kan papa Muzakki dan juga mama Maura berdua di taman belakang, dengan cepat dia menyusul Bara yang meninggalkan nya.


Kemana si dia " gumam Balgis karena tidak melihat Bara di dalam rumah.


Mbak aku pulang ya " pamit Balgis saat melihat para pelayan di dapur.


Balgis akan memanggil pelayan itu dengan sebutan mbak atas permintaan mama Maura


Hati hati ya non " jawab mereka barengan

__ADS_1


Balgis terus berjalan menuju pintu depan, dia sudah tidak memikirkan di mana ke beradaan Bara, karena dia juga bisa pulang sendiri.


Saat keluar rumah Balgis melihat mobil Bara sudah terparkir di depan teras. tidak lama kaca mobil terbuka.


Masuk lah " kata Bara di dalam mobil


Balgis pun tidak menolak, dia langsung berjalan masuk ke dalam mobil.


Selama perjalanan mereka hanya saling diam, tidak ada yang memulai pembicaraan, Bara masih fokus dengan jalan di hadapan nya dan Balgis masih dengan pikirannya.


Tolong ceritakan bagaimana tadi pagi aku bisa sama kamu " tanya Balgis tiba tiba


Bara hanya menoleh sekilas ke Balgis, lalu pandangan nya kembali fokus lagi kedepan.


Bara, jawab " kata Balgis lagi sedikit berteriak


Aku tidak tuli " jawab Bara sedikit emosi karena Balgis berteriak


Makanya kalau orang bertanya itu di jawab " gerutu Balgis


Kamu itu harus nya bersyukur berakhir nya sama aku semalam, coba kalau kamu di bawa sama orang lain, " jawab Bara kesal


Kalau nggak bisa minum alkohol jangan masuk club " lanjut Bara semankin emosi


Emang semalam aku mabuk " jawab Balgis sambil terus mengingat kejadian semalam, Bara hanya menggeleng kan kepala nya melihat tingkah Balgis.


Awas kalau aku bertemu kamu lagi di club Jefry "bentak Bara tiba tiba


Emang kenapa, kamu juga disana " jawab Balgis tidak mau kalah


Aku ke club cuma minum doang " jelas Bara


Ya sama donk, aku juga cuma joget doank, nggak aneh aneh " kata Balgis tak mau kalah


Ya pokok nya kamu nggak boleh, kamu itu perempuan, gimana kalau kamu di apa apain sama orang, semalam aja kamu nggak tahu apa apa " jelas Bara tak mau tahu


Ya nggak bisa gitu donk " jawab Balgis kesal


Harus bisa, kamu harus nurut sama aku, karena sebentar lagi aku akan jadi suami kamu" ucap Bara dengan menekankan kata kata nya

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya besti bye


__ADS_2