Suami Tampan Rahasiaku ,, !!

Suami Tampan Rahasiaku ,, !!
Curiga


__ADS_3

...Selamat siang bestie...


...Lanjut ya...


Setelah selesai masak bunda Iin menyuruh mereka semua makan malam dan tak ter kecuali Bara yang memang di larang pulang oleh bunda Iin


Bara makan malam bersama di rumah calon istri nya tersebut untuk pertama kali nya


Tidak ada yang spesial karena memang belum ada cinta di antara mereka ber dua


Tapi baik ayah Aan dan bunda Iin melihat ada perubahan di antara anak dan calon membantu nya itu


Tidak lagi saling sindir dan saling menghindari satu sama lain


Bahkan Balgis dan Bara makan berdampingan dan Balgis no koment itu biasa nya Balgis akan sangat ribet jika harus berdekatan dengan orang asing


Tapi sekarang lihat lah


Bahkan tanpa sungkan Bara meminta air ke Balgis dan secara otomatis seperti robot Balgis nurut nurut aja


Dan setelah makan ayah Iin sengaja memberiku waktu untuk ke dua manusia yang baru saja di paksa untuk di nikah kan itu untuk berbicara dari hati ke hati


Karena bagaimana pun sebagai orang tua hanya ingin yang terbaik untuk anak nya


Dan meskipun ayah Aan bukan ayah yang baik setidak nya ia berharap untuk masa depan putri bungsu nya tersebut


Supaya pernikahan nya langgeng dan masa depan Balgis juga cerah


Karena sebenar nya empat bulan lagi Balgis sudah akan melakukan ujian akhir


Ayah Aan sih ber harap pernikahan ke dua manusia itu di tunda karena ayah Aan ingin Balgis fokus belajar terlebih dahulu sebelum pernikahan


Tapi semua keputusan ada di tangan papa Muzakki dan ayah Aan juga percaya jika papa Muzakki sudah memikir kan hal ini matang matang


Tapi apa salah nya ya jika ia ingin menunda


Apakah ayah Aan masih tidak terima jika Balgis yang di ingin kan oleh keluarga papa Muzakki atau gimana ya hanya hati ayah Aan lah yang tau semua itu


Kita doa kan saja semoga pernikahan itu lancar ya bestie 😘😘😘


Saat ini Balgis dan Bara sedang ber santai di teras rumah Keynat karena Bara akan pulang tapi di suruh nunggu dulu sama bunda Iin sebab bunda Iin ingin menitip kan sesuatu ke calon besan nya itu


Besok sekolah kan " tanya Bara


Mungkin jika tidak males " jawab Balgis


Jangan bercanda Balgis " ucap Bara

__ADS_1


Iya sekolah emang kenapa " jawab Balgis


Ya gpp jangan sampai telat " ucap Bara


Kenapa " heran Balgis


Karena jika kamu telan aku akan beri hukuman kamu untuk membersihkan kebun sekolah " ucap Bara


Dasar guru tukang hukum " ejek Balgis


Ya suka lah orang yang di hukum calon istri sendiri " jawab Bara


Mendengar itu Balgis hanya tersenyum dalam diam


Bara ini titip ke mama kamu ya " ucap bunda Iin


Iya bun kalau gitu aku pamit pulang nya salam ke ayah Aan " pamit Bara


Iya nak "


Aku pulang ya " pamit Bara


Hati-hati " jawab Balgis


Jangan lupa mobil nya di pakek " ucap Bara


Pagi hari


Davina datang ke sekolah lebih pagi hari ini, untuk menunggu Balgis datang dan dia langsung menuju ke kelas nya.


Tidak lama Prita juga datang, hari ini mereka membuat teman teman di kelas nya sedikit heran, karena dua manusia yang suka terlambat itu tiba tiba datang sepagi ini.


Tumben mereka datang awal " bisik salah satu teman di kelas mereka dengan teman nya.


Kamu udah lama " tanya Prita sambil menyimpan tasnya di laci meja


Baru juga " jawab Davina datar


Udah ada kabar nggak?" tanya Prita ambigu tapi maksudnya pasti menanyakan kabar Balgis


Belum, makanya aku datang awal banget hari ini "jawab Davina


Tunggu aja tuh anak kalau dia dateng " kata Prita


Dev kita tunggu di parkir yuk, ini masih pagi " ajak Prita lagi sambil melihat jam di tangannya


Tanpa menjawab Davina langsung beranjak dari duduknya, mereka berjalan menuju parkir untuk menuggu Balgis datang.

__ADS_1


Sudah lebih dari sepuluh menit Davina dan Prita menunggu Balgis tapi belum ada tanda tanda mobilnya muncul.


Mereka bertiga punya parkir sendiri di sekolah, sebenar nya bukan parkir khusus untuk mereka bertiga, tapi karena dari awal mereka terus memarkir kan mobil nya di sana, jadi tidak ada murid yang berani memarkirkan mobilnya lagi, terlebih karena malas berurusan dengan tiga manusia gila itu, terutama Balgis.


Namum selang beberapa menit,mobil sport mewah berwarna ungu memasuki halaman sekolah dan menuju tempat Davina dan Prita


Mobil siapa ini Dev, berani banget parkir disini " ujar Prita pada Davina, karena belum melihat siapa orang di dalam mobil, Davina juga terus menatap lekat pada mobil yang baru datang.


Kenapa liatin nya gitu amat " kata Balgis keluar dari dalam mobil


Sial banget kita pikir siapa parkir mobil disini " ujar Prita


Kamu ganti mobil " kata Prita lagi, sedangkan Davina masih menatap Balgis lekat.


Iya, tapi mobil lama masih aku pakek kok "jawab Balgis santai sambil beranjak mendekati dua sahabatnya.


Kenapa kamu liatin aku gitu amat " ucap Balgis pada Davina


Kamu yang kenapa, pulang nggak bilang bilang " jawab Davina dengan sedikit nada tinggi


Sesaat Balgis kebingungan dengan perkataan Davina, namun tidak lama dia mengingat kembali tentang kejadian di club kak Jefry


Iya nih, untung kita ketemu teman pak Bara yang malam itu lihat kamu pulang duluan, kenapa nggak bilang kita dulu sih" timpal Prita


Emmm aku buru buru, sorry " jawab Balgis gugup dengan muka memelas


Kamu lagi nggak ada yang di tutupin dari kita kan " kata Davina lagi, dengan muka yang serius dan itu membuat jantung Balgis berdetak cepat karena semankin gugup.


Emmm sebenar nya ada tapi aku belum siap cerita aja" jawab Balgis


Hak Maslaah jika kamu belum siap cerita tapi itu bukan masalah yang serius kan " ucap Davina


Ya serius lah kalau gak serius mana mungkin aku nekat kabur pergi ke club kak Jefry " jawab Balgis


Udah please ya jangan tanya lagi " mohon Balgis karena ia takut ketahuan


Terus kenapa hand phone mu gak bisa di hubungi " tanya Davina


Oh aku ketiduran seharian lupa charger hape, karena habis joget kali ya, jadi badan ku pada pegel semua " jawab Balgis cengengesan dengan sedikit merasa lega karena mendapatkan alasan yang tepat


Lain kali jangan kaya gitu Balgis, kita nggak bisa tidur mikirin takut nya kamu kenapa kenapa, untung aja kita nggak nyusulin kerumah " ujar Prita dengan muka sewot nya


Sorry" jawab Balgis merasa bersalah.


Davina menatap Balgis lekat lekat dan tiba tiba berkata


Sejak kapan kamu suka pakek cincin kaya begini " kata Davina yang mulia curiga

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya bestie


__ADS_2