
...Lanjut...
...Sebelum lanjut di pasti kan udah tekan favorit ya bestiee...
...Terima kasih...
...Dan juga jangan bosan bosan untuk dukung author ya...
Baiklah lanjut ya bestiee
...🔥🔥🔥🔥🔥...
Tadi malam Balgis pulang saat orang orang di rumah nya sudah terlelap semua
Bunda nya tau jika sang anak belum pulang tapi ia percaya Balgis akan baik baik saja
Dan bunda Iin tidak melarang apa yang ingin Balgis lakukan mau Balgis nakal dan apalah bunda Iin percaya jika Balgis bisa menjaga diri nya sendiri..
Sebuah kado yang Balgis berikan memberikan untuk sang bundar membuat bunda nya yakin dan percaya kalau Balgis tau batasan
Dan mulai saat itu juga detik itu juga bunda ini. membebaskan Balgis untuk berbuat semau nya
Maya nakal mau tidak sekolah bunda Iin terserah pada Balgis karena bunda Iin yakin Balgis tau yang terbaik untuk nya
Jika Balgis buat masalah maka ia yang akan menghadapinya jika Balgis di keluarkan dari sekolah maka ia yang akan mencari kan sekolah baru untuk sang putri bungsu
Sama seperti kemaren Balgis berangkat sekolah pagi pagi sekali saat hanya pembantu yang bangun
Balgis merasa tidak pantas lagi berada di rumah itu karena keberadaan ayah nya
Nita aja di terima dengan baik di rumah itu tapi kenapa tidak dengan nya itu lah yang ada di pikiran Balgis selama ini
Jam 06.00 pagi Balgis sudah berada di dalam kelas se orang diri
Saat diri nya santai Balgis akan menulis beberapa cerita karena ia memang sangat suka menulis
Bahkan tanpa banyak yang tau Balgis sudah menerbitkan beberapa buku hasil upaya nya sendiri
Ada belasan buku yang ia ciptakan dari berbagai ide ada yang untuk motivasi ada percintaan dll
Hanya Davina dan Prita yang tahu
Dan sedikit demi sedikit murid murid pada berdatangan
Dan mereka semua menatap heran ke Balgis tapi Balgis cuek
Dan untuk Davina dan Prita mereka masih berada di jalan dan bisa di pastikan itu adalah hari terpagi bagi keduanya untuk pergi ke sekolah
Sampai di sekolah Prita langsung berlari menuju ke kelas nya sedang kan Davina santui
Sampai di kelas Prita heran karena semua teman teman nya nampak pada sibuk semua
" Hey kamu lagi apa kok sibuk banget " tanya Prita pada teman sekelas nya
" Ngerjain tugas dari pak Rahman kamu gak tahu apa kalau ada PR " jawab nya
Dengan segera Prita langsung menuju ke Balgis
" Kamu udah ngerjain tugas pak Rahman " tanya Prita
" Tu " jawab Balgis dengan memberikan buku nya pada Prita
Saat Prita ingin mengambil buku tersebut ada seseorang yang merebutnya
" Enam aja aku juga butuh " ucap Davina
" Ya udah ayo cepat keburu bel masuk " kesel Prita
Jam pertama selesai sedang kan untuk jam pelajaran selanjut nya kosong karena guru nya sedang berhalangan hadir tapi karena ada Bara maka kelas itu akan tetap aktif
__ADS_1
" Sial gw lupa sarapan lagi " batin Balgis
" Tot " panggil Balgis
" Hem "
" Kantin yuk aku lupa sarapan tadi "
" Lupa sarapan lagi " kesel Prita
Dan seluruh kelas itu melihat ke arah Balgis
" Kenapa " tanya salah satu teman sekelas nya
" Balgis gak sarapan " jawab Prita
" Ini aku ada roti makan aja takut keburu pak Bara datang "ucap nya
" Dan ini air meneral nya "
" Gak usah aku bisa ke kantin " tolak Balgis
" Kayak sama sapa aja lo Balgis udah ini makan " ucap murid itu
Karena tidak ingin pingsan seperti kemaren akhirnya Balgis menerima roti tersebut
" Aku terima tapi nanti aku ganti " ucap Balgis
" Dua kali lipat " canda orang itu
Dan itu membuat semua nya tertawa karena melihat wajah kesel Balgis
Ya seperti itulah mereka saling menyayangi meksipun tidak se akrab Davina dan Prita tapi berkat Balgis kelas itu menjadi tentram karena tidak ada yang berani mengganggu anak anak kelas tersebut
Tepat saat Balgis selesai minum Bara masuk ke kelas tersebut
" Assalamualaikum " ucap Bara
Uhuuuk uhhuk
Dan semua nya menoleh ke Balgis
Karena obat yang hendak Balgis telat tiba tiba susah untuk ia telan
Untung Prita membantu nya dengan menepuk nepuk punggung Balgis tapi karena reflek Prita bukan menepuk nepuk melain kan ia memukul nya dengan sangat keras
Puk puk puk
Anggap aja bunyi nya
Saat semua obat itu masuk Balgis masih mengatur nafas nya dan seluruh wajah nya tampak sangat merah karena kejadian barusan
Dan detik berikut nya
Plak
" Sakit oon " kesel Prita
" Kamu cuma sekali dan aku lo tapok tapok tiga kali ngira ngira dong kalau mau mukul sakit ogeb " teriak Balgis
Mereka menjadi tontonan dan tidak menghiraukan Bara yang ada di depan kelas
Tok tok tok
Bara mengetuk meja tiga kali agar jelas itu kembali tenang
Baru kah mereka sadar jika ada Bara
'' Maaf pak " jawab mereka
__ADS_1
" Waalaikum salam " jawab mereka lagi
" Masih ingat untuk menjawab salam " ucap Bara dingin
" Masih pak " jawab mereka lagi
Kelas Balgis memang lebih unggul dari pada yang lain bisa di bilang mereka kelas pilihan tapi percaya lah tidak semua nya begitu
Mereka lebih nakal dari pada kelas lain nya
Jika kelas lainnya berlomba-lomba untuk bisa menonjol di pelajaran tapi di kelas biasa biasa saja
" Sampai mana pelajaran nya " tanya Bara
Dan setelah itu Bara melanjut kan apa yang menjadi pelajaran hari ini tidak sulit karena memang pada dasar nya Bara orang yang pintar
Balgis terlihat mengantuk karena obat yang ia minum barusan ada obat tidur nya
Beberapa kali Balgis menguap
" Apa segitu membosankan cara aku ngajar " batin Bara
Karena saat ini pelajar matematika
" Apakah kalian mengerti " tanya Bara
" Mengerti "
" Kamu maju ke depan " ucap Bara menunjuk ke Balgis
" Balgisya Zhafira silahkan maju dan kerjakan soal nomor satu dan dua " lanjut nya
" Aku di panggil " tanya Balgis pada Prita.
Prita hanya mengangguk
" Pak bisakah saya ke toilet lebih dulu " tawar Balgis
" Jangan macam-macam kerjakan " tegas Bara
" Kalau saya bisa bisakah saya keluar lebih dulu " tawar Balgis
" Baik asal kamu bisa mengerjakan tiga soal dengan benar "
" Baik lah " jawab Balgis
Bara yakin jika Balgis tidak akan bisa karena Balgis terkenal dengan nakal
Balgis mengerjakan tugas itu dengan santai dengan cara yang menurut nya paling simpel dan paling cepat untuk di pahami
" Sudah pak " jawab Balgis
Belum juga Lima menit tapi Balgis sudah menyelesaikan Lima soal dan Bara bangga melihat itu
Karena semua jawaban nya benar
Dan Bara takjub dengan cara Balgis mengerjakan soal tersebut tidak bertele-tele dan langsung pada inti nya
BERSAMBUNG…
Jangan lupa dukung karya author ya bestiee jangan lupa juga like koment
Tinggal jejak setelah selesai baca ya bestiee
Satu like satu koment sudah cukup kok bestiee
Buat nyemangatin author lah ya
Jangan di tinggal kan begitu ya bestiee sudah baca menghilang kan sedih author nya
__ADS_1
Terima kasih
Lanjut di bab selanjutnya ya bestiee