
...Malam bestie...
...Yuk lanjut mulai malam ini insyaallah double ya...
Balgis masih merasa sangat jengkel dengan Bara yang tee lihat sangat menyebal kan bagi Balgis
Bagaimana tidak Bara sudah hampir lima menit di atas podium itu tapi apa yang ingin ia sampai kan terkait lomba untuk memperingati ulang tahun sekolah nya itu tak kunjung kunjung selesai
Dan Balgis liat masih ada beberapa lembar lagi
Sedang kan Davina hanya tersenyum melihat sang sahabat cemburu buta
Padahal sangat jelas jika Bara di depan itu hanya menyampaikan kan ada lomba apa saja dan akan di mulai dari jam berapa dan hal hal lain nya
Tapi karena sedang baru jatuh cinta jadi semua nya ter lihat berbeda lebih jelas nya cemburu buta
Setelah semua di sampai kan dengan jelas dan semua murid murid nya mengerti Bara turun dari podium dengan di ganti kan oleh kepala sekolah untuk menerus kan apa yang di sampaikan kan oleh Bara
Setelah itu murid murid di bubarkan dari halaman sekolah, se sekali mata Bara mencari ke beradaan Balgis, dan akhir nya ketemu.
Namun saat Bara menatap ke Balgis, gadis itu malah memaling kan wajah nya dan itu mampu membuat Bara cukup merasa kesal
Bukan hanya Bara yang merasa kesal tapi juga dengan Balgis tapi dengan pandangan yang berbeda
Bara kesel karena di abai kan oleh Balgis sedang kan Balgis kesel karena merasa bara selalu tebar pesona
Bel pulang sekolah telah ber bunyi dan besok lomba yang akan di ikuti oleh semua murid murid SMA SAKURA yang juga akan di ikuti oleh Balgis, Davina dan juga Prita akan di selenggarakan pagi hari sampai hari terkahir acara.
Aku pakek apa ya besok " gumam Prita sambil ber jalan bertiga menuju parkiran sekolah
Kita beneran jadi kan ikut lomba fashion show" tanya Prita karena ia takut ke dua teman nya itu akan berubah pikiran
Jadi donk " jawab Davina ber semangat
Kita bawa mobil masing masing nih " tanya Prita lagi,
Terus kamu mau jalan kaki gitu, aku mah ogah numpangin kamu di mobil ku " kata Davina menjawab usil pertanyaan dari Prita
__ADS_1
Tega kamu emang " saut Prita
Kan aku cuma nanyak Mak lampir lagian aku juga bawa mobil sendiri " lanjut Prita kesal
Dan Davina hanya menanggapi dengan tertawa sedang kan Balgis hanya menggeleng kan kepala nya dan langsung masuk ke dalam mobil nya dan di ikuti oleh Prita dan Davina
Selang beberapa menit mereka bertiga sudah berada di kafe yang biasa mereka datengin di saat mereka punya waktu karena di sana tempat nya bersih dan juga sejuk tapi gak terlalu mewah cocok untuk anak-anak remaja yang memang hobi nongkrong
Mereka langsung menuju meja yang kosong, yang berada di sudut kafe.
Dan memang di sana kesukaan mereka
Setiap kali pergi ke sana mereka selalu mencari kursi yang paling pojok karena tidak terlalu bising dan juga tidak mencolok
Pelayan kafe pun segera menghampiri tiga gadis cantik yang baru datang tersebut
Saking sering nya sampai semua karyawan yang ada di sana mengenali ke tiga gadis cantik tersebut
Udah lama nih, mba mba cantik nggak kesini " sapa pelayan itu sambil memberi kan buku menu.
Mereka hanya tersenyum menjawab perkataan pelayan tadi karena bagaimana pun saat mereka berada di lingkungan luar mereka menjadi irit bicara karena mereka tau itu yang terbaik dari pada banyak omong nya
Setelah mereka selesai memesan makan dan minuman dan pelayan tadi sudah langsung pergi.
Davina sudah siap untuk mengintrogasi sang sahabat siapa lagi kalau bukan Balgis
Sedang kan Balgis sudah siap untuk di tanya apa saja karena Balgis sadar saat ini lebih baik jujur pada ke dua sahabat nya itu
Karena mengelek an juga ber bohong akan percuma karena di saat seperti ini insting Davina akan selalu tajam dan tidak dapat di bohongi
Jadi sekarang kamu ceritain ke kita tanpa satu pun yang ter lewat " kata Davina langsung pada Balgis.
Balgis sesaat terdiam dia menghela nafas nya cukup kasar untuk memulai cerita dengan dua sahabat nya itu.
Sedang kan Prita masih merasa ambigu dengan kata kata Davina padan Balgis tapi dia hanya diam untuk menyimak karena Prita sadar saat ini akan ada hal yang serius untuk di bicara kan
Bisa gak kita makan dulu minum atau apalah gitu " ucap Balgis untuk mengecoh Davina
__ADS_1
Tapi sayang nya tidak bisa
Sekarang " jawab Davina tegas
Oke oke inti nya aku sama dia, akan nikah minggu ini " kata Balgis menahan nafas nya
Balgis sengaja langsung ke poin yang paling penting karena Balgis juga bingung harus memulai cerita dari mana
Karena jika boleh jujur Balgis masih merasa ini seperti mimpi
Mimpi yang tidak mungkin jadi kenyataan tapi sayang nya itu nyata
Dan Balgis yang mengalami itu semua tapi ia tetep ber syukur karena bagaimana pun Balgis percaya jika Bara akan bertanggung jawab dengan pernikahan mereka
Tapi di satu sisi Balgis juga tak yakin dengan perasaan Bara terhadap nya
Karena setelah tau Bara memiliki cinta pertama yang sangat sulit untuk ia lupakan Balgis merasa tidak pede tapi ia tahan sendiri..
Tidak ingin membuat drama bunda dan calon mama mertua nya itu jadi tambah menjadi jadi
Apa, nikah, minggu ini, kamu gak serius kan Balgis " jawab Davina kaget
Aku serius emang kali ini ucapan aku tee lihat tidak serius ya " ucap Balgis menimpali
Bukan gitu hanya saja ini terlalu cepat menurut ku dan lagian ku yakin kamu belum terlalu kenal dengan pak Bara " ucap Davina
Bentar bentar, tolong jelasin ke aku dulu, apa dan Siapa yang akan nikah minggu ini " tanya Prita si telmi
Aku yang akan nikah Prita dengan pak Bara guru kita guru tampan yang selalu kamu puji puji tanpa henti " jawab Balgis dengan muka datar tapi juga ter lihat sangat serius
Whaaaattt " teriak Prita, tanpa sadar teriakan nya membuat seisi kafe melihat ke arah mereka
Pelanin suara mu beg*k" kata Davina kesal
Aku kaget, beg*k " jawab Prita balik dengan muka yang masih melotot karena kaget
Ini pasti nggak mungkin, becanda mu nggak lucu Balgis, sumpah " kata Prita menolak percaya
__ADS_1
Davina mengangguk karena kali ini i setuju dengan Prita
Lanjut besok cerita nya ya bestie jangan lupa dukung selalu author dengan cara like koment and vote yang banyak ya bestie