
Dan setelah beberapa detik acara nya langsung di mulai
" Apakah kamu gugup " tanya ayah Aan pda Bara karena terlihat jelas sekali jika bara sedang gugup
Bahkan tangan nya terasa dingin
" Sedikit " jawab Bara
Mendengar itu ayah Aan hanya tersenyum bahagia begitu pun juga dengan papa Muzakki
" Bisa kota mulai sekarang " tanya pak penghulu
Mereka semua yang hadir hanya mengangguk tak lupa juga dengan senyuman nya
Sedang kan Balgis jangan di hanya ia merasa gugup sama seperti hal nya Bara
Balgis hanya bisa menggenggam gaun yang ia pakai dan sesekali ia *******-***** tangaynya sendiri
Bara dan Balgis akan setuju jika saat ini adalah hari tergugup yang mereka rasakan.
Ayah Aan : saya nikah kan dan kawin kan engkau Bara Naufal Muzakki bin Muzakki dengan anak kandung saya yang bernama Balgisya Zhafira Keynat binti Aan Keynat dengan mas kawin perhiasan berlian 25 karat seberat 30 gram dan seperangkat alat sholat di bayar tunaiii
Bara: saya terima nikah dan kawin nya Balgisya Zhafira Keynat binti Aan Keynat dengan mas kawin tersebut di bayar tunaaaaaiiiiii
Gimana saksi saaaahhh " tanya pak penghulu
Saaaaahhhh" sorak suka cita semua orang, bahkan bunda Iin dan mama Maura langsung berpelukan, tentu itu adalah berpelukan bahagia, begitu pun juga dengan Prita dan Davina mereka begitu merasa sangat bahagia di hari pernikahan sahabat nya ini. sedangkan Bara jangan di tanya lagi bagaimana mukanya sekarang, senyum legah nya sudah tidak mampu di bendung lagi.
Jika tadi ia hanya memasang wajah tegang tapi tidak untuk sekarang
Senyuman nya yang tulus ia berikan pada semua orang untuk hari ini
Tidak ada lagi Bara yang dingin cuek yang ada hanya bara yang ramah
Tak jauh berbeda dengan Balgis.
Saat Bara berjabat tangan dengan sang ayah dan mengucap kan kata kata sakral tersebut
__ADS_1
Balgis sampai menahan nafas nya karena begitu gugup nya
Balgis berdoa agar acara nya itu bisa berjalan dengan lancar
Baru setelah semua nya mengucap kan kata sah Balgis bisa bernafas dengan lega dan seperti hal nya bara
Balgis juga langsung tersenyum dan pandangannya langsung tertuju ke ayah nya yang sedang berada di depan nya
Ada rasa haru dan juga bahagia dalam diri nya
Ada rasa sedih semua nya berkumpul menjadi satu
Jika dulu Balgis menerima perjodohan itu karena ingin segera pergi dari rumah itu tapi sekarang rasa nya berbeda ada rasa tak rela di dalam hati nya jika harus meninggalkan ke dua orang nya
Karena bagaimana pun juga akhir akhir ini ayah nya sudah mulai baik terhadap nya
Tapi Balgisya tetep membangun tembok untuk sang ayah
Selama hampir 18 tahun ia tak pernah merasa kan kasih sayang dari sang ayah dan juga setiap hari ia harus mendengar kan kata kata sampah dari sang ayah itu bukan lah waktu yang menyenangkan .
Tapi setelah ia resmi menjadi istri seseorang entah kenapa Balgis merasa sayang jika ia harus meninggalkan rumah itu
Alhamdulillah " jawab lantang pak penghulu dan beliau melanjutkan doa doa nya sebagai penutup dari acara ijab kabul ini.
Selesai acara ijab kabul sekarang waktu nya Bara dan Balgis melakukan pamasangan cincin kawin di jari masing masing.
Sekarang ayo pasang cincin kawin nya " ucap Wo yang bertanggung jawab atas semua nya.
" Di mulai dari suami yang akan mengenalkan cincin nya terlebih dahulu dan di bantu oleh sang istri " ucap Wo tersebut
Setelah semua nya selesai tak lupa Bara mencium pucuk kepala Balgis dengan penuh kasih sayang dan dengan nakal bara membisik kan sesuatu yang membuat Balgis menjadi kembali tegang
Ada yang tau apa yang di katakan bara koment di bawah ya betie
Sekarang Balgis telah resmi menyandang status menjadi Ny.muda di keluarga Muzakki.
Acara sesi sungkeman pada kedua orang tua mempelai pun di lakukan begitu penuh haru dan hikmat,
__ADS_1
ayah Aan tidak hentinya mengucapkan kata maaf pada anaknya, dan memeluk erat tubuh Balgis, berulang kali dia mengecup puncak kepala Balgis seakan penyesalan begitu datang terlambat, sekarang anak nakal nya itu akan segera di bawa oleh suaminya, sesekali dia menghapus air matanya di ujung pelupuk mata.
Setegasnya seorang Aan dia juga tidak bisa menahan rasa harunya melepas anak gadis yang selama ini di antara mereka hanya terjadi pertengkaran dan Aan sangat menyesali itu.kini giliran Bara yang berpelukan dengan Aan,
Tolong jaga putriku dengan baik, selama ini aku sangat menyesal karena tidak menjaganya, dan aku berharap kau bisa membahagiakannya " ucap ayah Aan sambil memeluk Bara.
aku akan berusaha membahagiakannya yah " balas bara
bunda Iin sudah tidak lagi bisa menahan tangisan yang di tahannya sejak tadi.
Air matanya terus mengalir tanpa henti, rasa bersalah, rasa haru, rasa bahagia begitu campur aduk dalam hati ibu tersebut.
Dengan erat dia memeluk tubuh anak perempuan keduanya itu, tidak ada lagi kata yang keluar dari mulut nya, hanya isak tangisan yang tidak henti mengalir.
Bun sudahlah, aku pasti bahagia, ini sesuai keinginan bunda dan aku, doakan saja aku untuk menjadi istri dan menantu yang baik nanti " ucap Balgis yang juga sudah menangis, dia paling tidak bisa menahan sedihnya jika sudah menyangkut wanita yang begitu di cintainya ini.
Aku minta untuk bunda selalu sehat, dan temani aku sampai nanti " lanjut Balgis dalam isaknya.
Iin sudah berusaha menghentikan tangisannya, namun air mata itu begitu tidak bisa berhenti.
Tak perlu kau minta pun bunda selalu mendoakan mu, bahagialah nak hanya itu yang bunda ingin lihat darimu " ucap Iin masih dalam tangisannya.
Balgis melepaskan pelukannya dengan bunda nya dan sesekali mengusap air matanya.
Papa " panggilnya lirih pada Muzakki, sambil mengecup tangan lelaki yang sekarang telah resmi menjadi mertuanya.
Tolong sayangi aku seperti anakmu sendiri pinta Balgis lemah
Dan Muzakki tau apa yang menantu nya itu maksud
Itu pasti anakku, aku sudah menyayangimu sejak dulu, sebelum kau mengetahui tentangku dan selamat datang di keluarga kami nak" ucap Muzakki yang kini sudah memeluk tubuh menantu cantiknya itu.
Ma " panggil Balgis yang kini sudah bergeser mendekat ke hadapan Maura.
Dan tanpa bicara apapun Maura langsung memeluk erat tubuh menantunya itu.
Sekarang kau resmi menjadi anak perempuanku, aku sangat bahagia nak, aku pun minta padamu, tolong sayangi kami seperti orang tuamu sendiri " ucap Maura yang sudah ikut terisak, dia mencium puncak Balgis begitu dalam karena merasa sangat bersyukur karena kehadirannya di keluarga Muzakki
__ADS_1
Gimana untuk bab hari ini bestie ada yang terharu gak ?