
...Lagi bestie lanjut yuk...
Tanpa memikir kan bagaimana perasaan Bara Balgis langsung menuju ke kamar nya
Sedang kan Bara masih tetap termenung dengan kata terserah dari Balgis
Tapi bara mencoba untuk baik baik saja sebab ada bunda bunda Iin di sana
Bara hanya tidak ingin ada kecanggungan karena selama ini bara mencoba untuk terbaik dan se baik mungkin untuk membuat hubungan itu terasa nyata
Tentu itu bukan kemauan nya
Itu adalah permintaan dari sang mama yaitu mana Maura
Dan mama Maura di minta oleh sang suami yaitu papa Zaki yang sering di panggil Muzakki itu
Tujuan nya adalah untuk menghilang kan rasa ketidak nyamanan dari bunda Iin
Karena papa Zaki paham jika bunda Iin masih terasa berat untuk menerima perjodohan itu
Karena memang Balgis masih sekolah dan juga belum lulus
Tapi apa boleh di kata pakai Zaki dan juga Maura sudah kebelet untuk menikah kan putra mereka dengan se orang gadis yaitu Balgis itu sendiri
Papa Zaki hanya ingin yang tee baik untuk putra nya dan juga calon mantu nya tersebut
Kenapa papa Zaki ngotot alasan nya adalah
. Biar sang anak semata wayang nya itu bisa menikmati hidup nya lagi seperti dulu
Bisa melupakan masa lalu nya bisa melupakan cinta nya dan juga dengan rasa sakit nya yang papa Zaki tau sampai sekarang rasa sakit itu masih bara rasa kan
Untuk untuk alasan yang lain nya adalah karena ia sudah Sangat menyukai dan sangat sangat menginginkan Balgis menjadi menantu nya
Lagi pula perjodohan itu tetap akan terjadi karena itu sudah janji dari ke dua belah pihak
Mau sekarang atau pun nanti tetap saja pernikahan itu akan terjadi jadi jika bisa sekarang kenapa harus nunggu nanti
Papa Zaki hanya ingin yang terbaik untuk putra dan calon menantu nya tersebut
Terlebih papa Zaki sangat mengetahui apa yang terjadi dengan Balgis
__ADS_1
Bagaimana perilaku ayah kandung nya bagaimana kehidupan nya papa Zaki tau semua nya
Jadi menikah kan mereka dengan cepat adalah pilihan yang terbaik
Dengan begitu bara dan Balgis bisa sama sama terbebas dari rasa yang tidak nyaman tersebut
Karena jika sudah menikah secara otomatis Balgis akan ikut tinggal bersama dengan keluarga nya karena Balgis sudah menjadi istri dan bagian dari keluarga besar Muzakki dan itu juga bisa membebas kan bara dari bayang bayang masa lalu nya karena bara sudah memiliki tanggung jawab yaitu pernikahan itu sendiri dan juga ada istri yang harus ia jaga dan juga ia hargai
Dengan begitu semua permasalah ter selesai kan tinggal Bara nya aja yang harus membuktikan jika ia mampu dan cukup baik untuk menjadi pendamping Balgis
Mengambil hati dan rasa percaya dari w orang ibu adalah jalan yang terbaik
Karena untuk urusan ayah Aan sudah papa Zaki handle
Tinggal bunda Iin yang belum lepas semua
Papa Zaki yakin meski pun bunda iin menyetujui pernikahan ini tali masih ada rasa tak rela dan juga ragu tentang pernikahan ini
Jadi nya papa Zaki m minta bara untuk mendekati bunda Iin secara halus agar ia bisa mendapat kan rasa percaya dari bunda Iin
Sedang kan Bara sudah kembali ke tempat duduk nya yang semula
Sedang kan Balgis sudah berbaring di dalam kamar nya
Apa yang dia lakukan di sini " gumam Balgis
Apa dia masih marah karena aku tidak ganti pakaian " ucap Balgis pada diri nya sendiri
Udah ah capek mikirin dia, aku juga gak tau apa yang aku rasa aku tiba tiba menjadi sering marah sering kesel jika melihat dia berdekatan atau pun melihat dia ber bicara dengan perempuan lain " ucap Balgis
Tau ah capek "
Dan setelah itu tanpa mengganti pakaian nya terlebih dahulu Balgis langsung tidur tiduran karena merasa lelah
Dan hari ini hari yang cukup melelah kan bagi Balgis
Sedang kan Bara masih berada di bawah karena ia masih menunggu kedatangan ayah nya Balgis
Karena papa Zaki meminta nya untuk berdiskusi tentang proyek yang akan mereka kerjakan bulan depan tapi karena ayah Aan tidak ada Bara memutus kan untuk pulang karena badan nya juga terasa sangat lelah dan besok ia juga harus berangkat lebih pagi lagi dari biasa nya
Karena bara menjadi penanggung jawab di acara sekolah yang sedang di adakan
__ADS_1
Bunda aku pulang dulu ya ayah Aan kayak nya juga masih lama besok atau kapan lah aku akan ke sini lagi " pamit Bara pada bunda Iin
Loh nggak makan dulu " pinta bunda Iin
Sebelum kesini aku sudah makan Bun," jawab Bara sopan
Baiklah kamu hati hati ya, nanti kemari lagi " pinta bunda Iin pada Bara yang sudah beranjak dari dalam rumah menuju pintu depan,dan bunda Iin mengikuti nya, untuk mengantar calon menantunya itu.
Setelah Bara pergi, bunda Iin buru buru menghampiri Balgis di kamarnya.
Tok tok tok
Suara ketukan pintu
Masuk " jawab Balgis di dalam kamar
bunda Iin menekan knop pintu kamar Balgis dan masuk kedalam.
Ada apa Bun " tanya Balgis langsung, yang sudah mengerti mengapa bunda nya menghampirinya di kamar.
Kamu itu harus sopan dengan calon suami mu nak " ucap bunda Iin langsung
Aku sopan kok " jawab Balgis cuek
Balgis " panggil bunda Iin lemah
Bunda tahu kamu masih terpaksa melakukan perjodohan ini, tapi mereka orang baik dan sangat menyayangi kamu, jadi bunda harap kamu juga bisa berlaku baik dengan mereka " kata bunda iin menasehati Balgis
Balgis tetap diam,tidak membantah dan tidak membela diri juga,
bunda yakin nanti kamu pasti bahagia berada di keluarga mereka, makanya bunda setuju untuk kamu yang di jodohkan dengan Bara " lanjut bunda Iin lagi
Aku sudah berusaha melakukan yang terbaik bun hanya saja aku belum bisa untuk terlalu dekat dengan Bara, aku perlu waktu dan bunda juga harus mengerti itu " jawab Balgis sedikit penegasan, dan bunda Iin hanya menatap Balgis sedikit rasa bersalah.
Di hatinya juga tak sepenuhnya ikhlas untuk menjodohkan Balgis dengan Bara,bukan karena apa, hanya saja bunda Iin sedikit sedih mengingat gadis kecilnya akan segera menikah di umur yang masih mudah, tapi karena keluarga itu Muzakki, keluarga yang pasti membahagiakan Balgis, bunda Iin meyakinkan dirinya sendiri kalau semua akan baik baik saja. dan semua keputusannya sudah tepat.
Jangan lupa LIKE KOMENT AND VOTE YA BESTI
Satu like satu komet itu sudah cukup kok bestie
Buat nyemangatin author lah oke
__ADS_1
Cukup untuk hari ini bestie bye-bye semua