
("Istriku memaksa untuk datang menggunakan kursi roda di saat pernikahan kalian." Jawab Daddy Aberto menjelaskan).
("Tidak apa - apa Tuan Muda, kedatangan Tuan Muda sekeluarga merupakan kebahagiaan Kami." Ucap Hendrik).
("Oke. Kami tunggu kabar pernikahan kalian." ucap Daddy Aberto).
("Terima kasih Tuan Muda." Jawab Hendrik).
("Oh ya satu lagi, ada yang ingin Aku katakan." Ucap Daddy Aberto dengan nada serius).
("Apa itu Tuan Muda?" Tanya Hendrik penasaran).
("Ada seseorang wanita yang ingin membalas dendam karena kakak sepupunya kamu tembak." Ucap Daddy Aberto).
("Siapa Tuan Muda?" Tanya Hendrik penasaran sambil berjalan agak menjauh dari Maria).
__ADS_1
("Violen adik sepupunya Violet." Jawab Daddy Aberto).
("Jadi jika ada orang yang diam - diam mengikutimu dan mengikuti Maria, kalian berdua jangan kaget karena itu adalah orang - orang suruhanku. Selain itu kami akan selalu mengikuti pergerakan Violen dan akan menangkapnya jika melakukan sesuatu dengan kalian." Sambung Daddy Aberto).
("Terima kasih banyak Tuan Muda." Ucap Hendrik sambil tersenyum bahagia karena Daddy Aberto sangat perduli dengan dirinya).
Tut Tut Tut
Tanpa menjawab Daddy Aberto memutuskan sambungan komunikasi secara sepihak kemudian Hendrik menyimpan ponselnya di saku jasnya. Hendrik berjalan ke arah Maria kemudian memeluknya lalu mengecup keningnya dengan lembut.
"Ada masalah apa?" Tanya Maria penasaran.
Hendrik sengaja tidak menceritakan semuanya karena untuk saat ini Maria belum saatnya diberitahu sedangkan Maria tahu kalau ada sesuatu yang disembunyikan oleh Hendrik namun Maria tidak ingin memaksa Hendrik.
Sebulan Kemudian
__ADS_1
Tidak terasa hari ini merupakan hari bersejarah dan dinantikan buat Hendrik dan Maria karena mereka kini sudah resmi menikah dan menjadi sepasang suami istri.
Pernikahan Hendrik dan Maria di gelar sangat mewah banyak tamu undangan datang dari rekan bisnis, sahabat maupun keluarga handai taulan untuk menyalami Hendrik dan Maria untuk mengucapkan selamat atas pernikahan mereka berdua.
Walau ada orang yang memuji pasangan pengantin baru ada juga yang diam - diam iri dengan Maria karena telah berhasil menikah dengan Hendrik karena Hendrik adalah, pria tampan yang digilai oleh para gadis dan para wanita.
Bukan Maria saja yang membuat mereka iri hati atas keberuntungan menikah dengan Hendrik, para gadis dan para wanita banyak yang iri hati terhadap Mommy Davina karena berhasil menikah dengan pria yang sangat tampan dan sangat kaya raya sekaligus dingin dan sangat kejam.
Di mana Daddy Aberto tidak pernah membeda - bedakan apa itu pria ataupun wanita di hukum jika melakukan kesalahan. Walaupun Daddy Aberto sangat kejam dan dingin terhadap para gadis dan para wanita mereka tetap memujanya dan berharap bisa bersanding dengan Daddy Aberto.
Di sudut ruangan pesta pernikahan ada dua pasang mata menatap tajam dan dendam ke arah Hendrik dan Maria. Tapi mereka berdua tidak mengetahui kalau apa yang dilakukan di pantau oleh ketiga anak kembar dari pasangan Daddy Aberto dengan Mommy Davina.
'Walau kamu sudah menikah tapi Aku sangat yakin kalau kamu pasti masih mencintai kakak sepupuku. Kebetulan wajah kami sangat mirip jadi bisa dipastikan kamu akan mencintaiku dan kita pasti bisa hidup bahagia.' Ucap gadis tersebut yang bernama Violen dalam hati.
'Hai kamu wanita murahan, tersenyum bahagialah sekarang khusus untuk hari ini karena suamimu besok akan menjadi milikku.' sambung Violen dalam hati dan penuh percaya diri sambil menatap tajam ke arah Maria.
__ADS_1
'Gara - gara Kamu usaha orang tuaku mengalami bangkrut bersiap lah Aku akan menculik istrimu dan meminta uang tebusan yang sangat besar." ucap pria itu menatap tajam ke arah Hendrik.
Waktu berjalan dengan cepat hingga acara pernikahan Hendrik dan Maria sudah selesai satu persatu para tamu undangan pulang meninggalkan pesta pernikahan.