Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 18


__ADS_3

Setelah pulang sekolah Himawari,Dealova,dan Alexa pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Arga,mereka pergi dengan menaiki bus umum,sebelum itu mereka harus menunggu dihalte.


"Lama sekali"ucap Dealova,"apa kamu tak aoa Lova menaiki bus"jawab Himawari dengan memegang tangan Dealova,"ah tak apa"balas Dealova dengan tersenyum,"lihat busnya sudah datang"ucap Alexa,bus pun datang,lalu mereka masuk kedalam bus tersebut.


Himawari pun melihat sekitar berharap ada tempat duduk yang kosong namun semua penuh "Hima,duduklah ditempat dudukku"ucap Alexa,"tidak perlu,aku lelah duduk,aku ingin berdiri"balas Himawari dengan tersenyum,lalu dia melihat keatas lalu mencoba memegang pegangan bus agar tidak terjatuh namun tidak sampai karena begitu tinggi.


Mendadak bus pun bergerak Himawari hampir terjatuh namum tubuhnya ditopang oleh tangan seorang lelaki mereka pun saling bertatapan,"maaf ada kendala"ucap sopir bus ,lalu Himawari dan seoran pria itu bersikap normal lagi.


Laki-laki itu memegang pegangan bus "pegangan dilenganku"ucapnya dengan dingin kepada Himawari,"t-tidak"ucap Himawari karena gugup,tiba-tiba bus pun berjalan Himawari pun hampir terjatuh kedepan lalu tangan pria itu menarik tangan Himawari lalu meletakkan dilengannya.


"Aku harap kamu sadar dengan tinggi badannmu"ucapnya dengan ketus,mengambil buku ditasnya,lalu mulai membaca dengab tangan satunya,"b-baik(dingin sekali,seperi es kutup)"ucap Himawari,lalu dia memegang erat tangan pria itu.


Dealova dan Alexa tersenyum melihat Himawari yang sedang memegang tangan seorang,"duh iri aku"bisik Alexa kepada Dealova,"suutttttt diam lah,Hima hari ini telah mengalami hari yang berat"bisik Dealova kepada.

__ADS_1


Pria itu melihat lengan Himawari karena Himawari memegang erat lengan pria itu"(lihat lah tangannya kecil-kecil seperti ulat bulu)"gumamnya,lalu lanjut membaca.


Lalu dari samping Himawari terlihat orang yang mesum mulai mendekati Himawari,pria yang bersama Himawari menyadari lalu memindahkan posisi badannnya lalu menghadangi pria mesuk itu dengan badan pria yang bersama Himawari lalu dia lanjut membaca.


Himawari pun kaget,lalu dia menatap kedepan namun tertutup badan pria yang bersamanya"(wah lihat badannya badannya begitu tinggi,otot ditangannya juga besar)"ucap himawari yang mengagumi badan pria itu.


Tak lama kemudian bus pun berhenti dihalte,Himawari tidak menyadarinya,dia terus memegang lengan pria itu,"kau ingin turun atau tidak"ucap pria itu dengan ketus,Himawari pun melepaskan tanganya,lalu pria itu turun,disusuk oleh Himawari Dealova dan Alexa yang turun,namun mereka kearang yang berbeda,akhirnya mereka berjalan kerumah sakit.


Sesampai dirumah sakit mereka mencari ruangan Arga lalu masuk keruangan itu.


"Arga bagaimana kedaanmu?"tanya Himawafi yang dusuk disamping ranjang Arga,"aku baik-baik saja"balas Arga dengan tersenyum,lalu Himawari mengeluargan sekuntum bunga matahari dari tasnya,"mungkin agak layu tapi ini masih bagus"ucapnya lalu memberikan oada Arga,Arga pun menerima bunga itu.


"Oh ya Hima,mana Zian,aku ingin berterimakasih dengannya karna telah menyelamatkanku"ucap Arga dan melihat bunga matahari,"Benarkah,wah hebat tidak aku sangka dia begitu hebat"sahut Alexa yang kagum,Himawari hanya terdiam dia teringat dengan perbuatan yang dilakukan Zian dengan para preman itu.

__ADS_1


"Hima?"ucap Dealova yang mengagetkan Himawari, "i-iya"balas Himawari "mungkin dia sibuk makanya tidak menjenguk"sambungnya.


"Ohh,baiklah kalau begitu,tak kusangka dia begitu hebat"ucao Arga dengan tersenyum,"iya sangat hebat"balas Himawari.


...**...


Dua minggu berlalu,sudah dua minggu ini Zian tidak sekolah dan sejak kejadian itu dia hilang tiba-tiba,setiap hari Himawari membawa bungan matahari sebagai tanpa permintaan maaf namun Zian tidak pernah datang kesekolah,dia juga pergi kerumahnya,namun tidak ada jawaban sama sekali.


Setelah sekolah Himawari memutuskan untuk ketaman kota,dia duduk dikursi taman sambil memakan satu permen berbentuk bunga matahari,lalu dari kejauhan dia melihat seseorang yang memakai kacamata sedang berdiri didepan gerbang masuk.


Lalu dia mengamati seseorang itu baru lah wajahnya terlihat jelas,Himawari berlari dan menghampiri orang tersebut,orang tersebut membuka tangannya lalu Himawari memeluknya.


"Mengapa kamu menghilang begitu saja kau begitu jahat"ucap Himawari dan tidak terasa dia menitihkan air mata,"aku pikir kau membenciku"ucapnya dengan memeluk Himawari erat-erat.

__ADS_1


__ADS_2