Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 57.S2


__ADS_3

Gambar Visual tokoh bagian 6



...Akio...



......Axell......


...🌻🌻🌻🌻🌻...


Rajen yang melihat hal tersebut seketika menjadi marah karena anak malang tersebut tidak bisa berbicara karena lidahnya yang terpotong.


Makanan yang dipesan Rajen untuk anak itu pun datang,pelayan meletakkan diatas meja.


"Makanlah" Ucap Himawari dengan lembut.


Lalu anak tersebut saat hendak memakannya mulutnya terasa panas karena bubur yang diberikan masih panas,Himawari meniup bubur tersebut lalu menyuapi anak tersebut,anak tersebut pun memakannya dengan lahap.


Setelah satu suapan dia mengambil secari kertas lalu menulis namanya diatas kertas tersebut dan memperlihatkannya pada Himawari dan Rajen,lalu mereka berdua membaca tulisan anak tersebut.


Terimakasih atas makannya,walaupun aku tidak bisa merasakan bubur itu,tapi aku yakin pasti rasanya enak,apa lagi yang menyuapi kakak cantik.


Namaku Akio,aku berumur 8 tahun,beruntuk aku bisa bertemu kakak yang baik disini.


Aku lupa keberdaan orangtuaku,sudah lima hari aku berjalan mencari makan dan minum,aku kehilangan mereka disaat kecelakaan yang menimpaku.


Saat tersadar aku kaget melihat mulutku tanpa lidah lalu aku berada diruangan tidak dikenal,lalu aku berusah menyelamatkan diri dan sampailah aku disini.

__ADS_1


Setelah membaca tulisan dari Akio Himawari langsung memeluk Akio dengan lembut "bagaimana kalau kau tinggal bersamaku?" Tanya Himawari.


Akio pun melepas pelukan Himawari lalu menulis dikertas.


Tidak,jika boleh aku ingin tinggal dipanti asuhan.


"Baiklah Akio,besok aku akan mengantarmu kepanti asuhan tapi sebelum itu kau harus menghabiskan bubu ini" Ucap Himawari sambil tersenyum lalu menyuapi Akio sampai bubut tersebut habis.


"(Himawari mirip sekali dengan ibu)" Batin Rajen sambil tersenyum lalu mengusap kepala Akio dengan lembut.


Setelah makan malam selesai mereka pulang termasuk Himawari dan Akio.


...**...


Sesampai diapatemen Himawari membuka pintu apartemen menutupnya lalu menyalakan lampu diapatemennya.


"Selamat datang Akio" Seru Himawari dengan tersenyum.


"Baik nona dalam 5 menit pesanan nona sampai" Balas bawahan Himawari,lalu Himawari menutup telfon tersebut.


Akio yang berada dikamar tersebut masih memandang kamar yang dia tempati dengan kagum.


"Sebentar lagi bajumu datang tunggu saja" Ucap Himawari lalu duduk ditepi ranjang.


'Tok tok tok'


"Masuklah" Perintah Himawari,lalu dua pelayan yang membawa baju dan buku masuk kedalam kamar.


"Bantu Akio untuk bersiap-siap,ada hal yang harus ku urus,Kak Hima tinggal dulu ya" Ucap Himawari dengan lembut lalu keluar dari kamar.

__ADS_1


"(Kakak yang baik)"Batin Akio dengan tersenyum.


Disisi lain Himawari sedang memikirkan hal yang dialami Akio dikamarnya "(bagaimana bisa anak sekecil itu dipotong lidahnya,ini adalah kejahatan,namun jika aku melaporkannya hidup Akio akan semakin terusik)" Batin Himawari lalu dia berbaring dikasut sembari menutup matanya.


"(Kira-kira dimana panti asuhan yang aman)" Pikir Himawari lalu dia teringat panti asukan yang pernah dikatakan Axell,lalu Himawari bangun dan melihat ponselnya,mencari kontak telfon bernama Axell lalu menelfonnya.


Tak butuh waktu lama Axell langsung mengangkat telfon dari Himawari.


"Halo Hima" Sapa Axell dari telfon.


"Hai kak,apakah kakak sibuk?" Tanya Himawari.


"Tidak,memang ada apa?" Tanya balik Axel.


"Ehh itu,aku ingin memasukkan anak kepanti asuhan yang dulu pernah kamu ceritakan" Jawab Himawari.


"Apakah kau punya anak?" Seru Axell dari telfon.


"Tidak,aku masih belum menikah" Jawab Himawari.


"Baiklah kalau begiti besok aku akan menjemputmu" Ucap Axell.


"Terimakasih kak,selamat malam" Jawab Himawari untuk mengakhiri telfon tersebut,dan Axell mematikan telfonnya.


Setelah itu Himawari mengirim alamat rumahnya ke Axell lalu langsung melihat jam dinding "(wah sudah pukul 22.30)" Batin Himawari.


Dia keluar kamar lalu membuka pelan pintu kamar Akio dan masuk kedalam dengan sangat hati-hati.


Himawari yang melihat Akio tertidur dengan lelap seketika tersenyum lalu mencium kening Akio "selamat malam,tidurlah dengan nyenyak" Ucap Himawari dengan lembut lalu pergi keluar kamar.

__ADS_1


Akio yang menyadari Himawari yang datang langsung tersenyum dan kembali tidur.


__ADS_2