Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 32


__ADS_3

Morning semuanya"sapa Himawari yang baru datang bersama dengan Zian,"wah kalian berangkat bersama?"tanya Alexa yang sedang bermain ponsel,"ya beg"belum selesai Himawari menjawab Zian langsung menjawab pertanyaan dari Alexa"tidak kami bertemu saat diloker"balas Zian dan langsung duduk,"(pasti dia tidak mau memperlihatkan kondisinya)"gumam Himawari lalu duduk.


"Oh kebetulan sekali ya,Dealova juga belum datang"balas Alexa,"mungkin saja masih dijalan"ucap Himawari yang mengeluarkan buku dari tas.


"Halo semuanya"sapa Dealova yang baru datang dengan terengah-engah,dan langsung duduk,Gimawari pun menghampiri Dealova dan duduk dikursi kosong,"apa yang terjadi?"tanya Himawari.


"T-tadi aku dikejar oleh beberapa kucing"jawab Dealova dengan ketakutan,Zaky yang baru datang pun tertawa"kamu takut kucing"ucapnya.


"Ya bukan takut tapi geli lihat kucing,mana tadi aku bawa ikan asin lagi lalu aku buang deh ikan asinnya dan kucingnya gak ngejar lagi"balas Dealova yang cemberut.


"Kamu bawa ikan asin?buat apa?"tanya Alexa,"ya aku makanlah kan hari ini hari senin waktunya Dealova bawa bekal"jawab Dealova.


"Hmm kalau gitu nanti kekantin aja,makan bareng-bareng seperti biasanya"balas Himawari,"ya kamu betul Hima,karena hari ini hari senin waktunya kita mencicipi semua makanan dikantin"ucap Dealova dengan semangat.


Himawari yang melihat tingkat Dealova langsung tersenyun"pasti,nanti kita cicipi semuanya"balas Himawari.


Lonceng istirahat berbunyi,Himawari,Dealova,Alex,Arga,Zaky,Farel dan Zian pergi kekantin bersama,setelah mengambil jatah makan mereka duduk ditempat duduk yang kosong.


"Hah pelajaran saint tadi sangat menyebalkan"ucap Dealova lalu membuka botol air mineral,"dari tadi kamu hanya tidur Lova,bahkan tadi pak guru datang kau masih tidur"balas Alexa,lalu memotong roti bakar.

__ADS_1


"Suttttt,kamu diam alexa jangan terlalu jujur"ucap Dealova yang membungkam mulut Alexa lalu melepaskan,"menurutku tadi soalnya sangat sulit"balas Arga lalu meneguk jus apel.


Lalu tiba-tiba ada seorang perempuan yang memeluk Zian lalu duduk diantara Zian Himawari "lama tidak jumpa Zian"sapa wanita itu.


Zian yang melihat wanita itu membalas dengan nada dingin"apa yang kau lakukan disini Gladis","apa kau tidak merindukanku,dan lihatlah sekarang kamu sudah punya teman tidak seperti dulu"balas Gladis.


"Oh lalu?"jawab Zian dengan singkat dan memakan roti bakar,"sekarang aku sekolah disini loh"balas Gladis dengan senang,"oh"sahut Zian.


"Zian kamu tidak boleh bersikap dingin,dan bukan Gladis temanmu?"ucap Himawari dengan ramah,"wah apa ini kekasihmu Zian"jawab Gladis,"aku dan Gladis bukan teman,aku tidak akan menganggapnya seperti teman"balas Zian dengan tegas.


"Wah sekarang kamu jadi judes ya,apa ini gara-gara gadis ini"ucap Gladis sambil menunjuk kearah Himawari,"pergilah kau hanya merusak selera makanku"jawab Zian dengan sinis.


"Kenapa kau sangat membencinya?"tanya Arga,"wanita itu sangat licik,dia yang membuat keluargaku hancur karena dia menyebar rumor buruk,dan menghancurkan ikatan persaudaraanku"balas Zian dengan menusuk roti didepannya dengan pisau.


"Bagaimana mungkin"tanya Alexa,"karena aku percaya pada kalian aku akan berbagi sedikit,awalnya aku punya teman lalu setelah datangnya ibu wanita licik itu kami jadi saudara yang saling membenci,dulunya kami saling menyayangi dan wanita tadi menyebar rumor tentang ibuku,dan pada akhirnya ibuku mati dengan tidak adil"jawab Zian dengan sinis.


"(Berarti dia yang menyebar rumor tentang ibu Zian)"gumam Himawari,"wah kejam sekali"balas Dealova karena geram,"rahasiakan ini"ucap Zian dengan nada dingin,"baik"ucap Himawari,Alexa,Dealiva,Farel,Arga dan Zaky secara bersamaan.


Lonceng pulang berbunyi,para siswa/siswi pergi pulang kecuali Himawari dan Arga mereka harus mengikuti rapat harian,sebelum rapat dimulai seperti biasa Himawari mencari keberadaan Danta.

__ADS_1


Lalu Himawari menemukan Danta yang sedang bermain basket dan ditemani Gladis,dari kejauhan Himawari melihat Gladis mengelap keringat Danta dengan handuk namun Danta malah marah-marah dengan Gladis.


"Enyah lah kau dari hadapannku"bentak Danta yang sedang menata barang bawaannya,"biar aku batu"jawab Gladis lalu memegang seragam Danta,lalu Danta merebutnya "jangan sentuh barangku"ucapnya.


Himawari pun menghampiri Danta"rapat kak"ucap Himawari dengan tersenyum,"syukurlah kau datang,cepat bawa barangku"ucap Danta yang berjalan pergi,lalu Himawari menyusul dengan membawa barang bawaan Danta.


"Cih wanita itu lagi,awas aja"gerutu Gladis sambil meremas handuk yang dipegangnya.


"Oke dirapat kali ini kita membahas apa?"tanya Danta yang baru memasuki ruangan dan duduk ditempat ketua,disusul Himawari lalu duduk.


"Ada yang usul untuk club pencinta alam "ucap salah satu anggota,"club apa itu?"tanya Himawari,"club yang menjelajah di alam"balas anggota serikat siswa.


"Oke kita adakan itu,besok akan diresmikan,Arga catat dan suruh yang megusulkan club pencinta alam membuat proposal"perintah Danta dengan tegas,"baik"jawab Arga lalu mencatatnya.


"Oh ya kak,ketua dari serikat mahasiswa ingin mengajak kerjasama untuk club alam tadi"ucap salah satu anggota.


"Hah gimana?"tanya Danta karena pertanyaannya sangat membingungkan,"ketua serikat siswa ingin ikut serta dalam club pencinta alam"balas Himawari.


"Oh ya tentu,tapi siapa yang memberitahu tentang club ini?"tanya Danta,"salah satu teman ketua serikat mahasiswa"jawab salah satu anggota.

__ADS_1


"Oke besok aku tunggu proposal pencinta alam,sekian rapat hari ini"ucap Danta lalu menghakhiri rapat,dan para anggota pulang.


__ADS_2