
Sampai diparkiran sekolah Himawari turun dari mobil dan berjalan, disepanjang lorong sekolah Himawari tersenyum untuk sekedar menyapa mereka. Saat didekat taman Himawari melihat teman-temannya yang berkumpul disana Himawari berjalan menghampiri mereka.
"Hai teman-teman" sapa Himawari lalu duduk dikursi taman.
"Oh ya, akhirnya sudah lengkap" ucap Emma dengan lembut.
"Hari ini kita membahas apa?" tanya Dealova lalu meminum kopi yang ada ditangannya.
"Hari ini kita buat lagu dan dance" jawab Himawari.
"Oh ya kita juga perlu agensi Hima untuk membiayai latihan dan tempat latihan kita" balas Azura dengan melihat kearah Himawari.
"(Hmm, benar yang Azura katakan aku harus segera mencari agensi)" pikir Himawari dengan keras.
"Kemarin aku melihat brosur tentang agensi dari perusahaan Fransisco!" Seru Yuki dengan semangat.
"Apa?" teriak Himawari dengan terkejut.
Dealova, Yuki, Azura, dan Emma kaget mendengar teriakan dari Himawari "tenanglah Hima" ucap Dealova dengan menepuk bahu Himawari.
"Baiklah aku akan mencoba berbicara dengan CEO dari perusahan tersebut namun sebelum itu kita harus membuat lagu terlebih dahulu" ucap Himawari dengan serius.
"Ya kau benar Hima, lalu tema lagu kita tentang apa?" tanya Azura.
"Hmm gimana kalau tentang kisah cinta antara penjahat pria yang membunuh orang tua kekasihnya" balas Yuki dengan tersenyum.
__ADS_1
'Deg'
Tiba-tiba Himawari mulai teringat tentang kisahnya dengan Zian, lalu dia termenung mengingat-ngingat kejadian itu.
"Aku akan mencoba menulis liriknya" ucap Emma lalu mulai menulis.
Mereka berlima mulai berdiskusi tentang lagu yang akan mereka buat, membuat mengulangi lagu, menulis dan merobek kertas terus begitu sampai mereka menemukan lirik yang sesuai.
Tidak terasa waktu sudah menujukkan pukul 18.50 waktunya mereka pulang kerumah masing-masing.
Sesasampainya digarasi Himawari langsung masuk kedalam rumah dan melihat meja makannya penuh dengan makanan "(mengapa banyak sekali makanan disini)" pikir Himawari.
Lalu dia pergi kedapur dan melihat Zian yang sedang memasak Himawari langsung menghampiri Zian dan berdiri disampingnya.
"Kau sudah datang Hima" ucap Zian yang sedang memasak sup.
Zian tersenyum "tak apa, bukankah kau harus mandi Hima".
"Oh iya" balas Himawari.
Dia pergi daput lalu berjalan kekamar untuk mengambil piyama dari sutra lalu pergi kekamar mandi.
"(Mengapa dia repot-repot masak)" batin Himawari yang berdiri didepan kaca wastafel kamar mandi.
Selesai mandi Himawari turun kebawah lalu pergi keruang makan "bagaimana kuliahmu tadi?" tanya Zian dengan menuang sup kemangkok Himawari.
__ADS_1
"Tidak ada yang menarik" balas Himawari dengan memakan sup.
"Kau sudah memilih agensi?" tanya Zian lalu menegus segelad air.
Saat Zian meminum air Himawari melihat jakun Zian yang naik turun dan terpaku dengan jakun Zian.
Zian yang menyadari tatapan Himawari langsung meletakkan gelas keatas meja "ada apa Hima?" tanya Zian.
"Tidak" balas Himawari yang pura-pura tidak tahu.
Selesai makan mereka berdua duduk diruang keluarga dan menonton tv bersama "(ini kesempatamku untuk mendekati Himawari)" batin Zian dengan menatap kearah Himawari.
"(Mengapa dia terus menatapku)" batin Himawari yang pura-pura tidak tahu.
Zian mendekat kearah Himawari lalu memegang tangan Himawari "kau tau Hima, aku sangat merindukanmu".
"(Aish mengapa dia membuat jantungku berdebar, ingat kau harus balas dendam jangan mencintainya, baiklah aku akan mulai bersandiwara)" batin Himawari dan menyenderkan kepalanya kebahu Zian.
...૮₍ ˶ᵔ ᵕ ᵔ˶ ₎ა...
Hai...
Untuk teman-teman semua jangan lupa mampir dinovel keduaku ya judulnya
╰╮Life Or Death╭╯
__ADS_1
Salam hangat dari author