Sunflower Girl

Sunflower Girl
Bab 6 Pembunuh.Halaman 60.S2


__ADS_3

Gambar Visual para tokoh bagian 7



...Danta...



...Arga...


...๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป...


Saat diperjalanan pulang Mereka berhenti disebuah restoran kecil disamping tempat Janu bekerja,mereka keluar dari mobil dan masuk kedalam restoran tersebut.


Tak lama setelah itu seorang pelayan pria berumur 25 tahun dengan badan tinggi besar dan rambut hitam dan kulit sawo matang menghampiri mereka.


"Silahkan" ucap pelayan pria tersebut dengan meletakkan buku menu diatas meja.


"Hima kau ingin makan apa?" tanya Janu sambil menyodorkan buku menu.


"Hmm,aku ingin makan mie ramen dan minumnya jus stroberi" jawab Himawari sambil melihat buku menu.


"Oke,kalau kamu Ichi?" Tanya Janu sambil menunjukkan buku menu ke Ichiro.


"Ichi mau cepelti yang dipecan bubun" jawab Ichiro.


"Tapi itu pedas Ichi" ucap Janu dengan lembut.


"Gimana kalau bubur ayam aja?" tanya Himawari sambil tersenyum.


"Othe minumna cama ya" seru Ichiro dengan semangat.


"Hadeh sebetulnya kamu anak siapa Ichi" ucap Janu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Baik sudah diputuskan,mi ramen dua,bubur ayam satu,jus stroberi dua dan es teh satu" ucap Himawari sambil mendongakan kepalanya kearah pelayan pria tersebut.


Namun wajah pria tersebut tertutup oleh buku dan mulai menulis pesanan Himawari,dan saat pria tersebut menurunkan bukunya Himawari pun tersenyum lebar lalu berkata "mohon bantuannya."


Melihat senyum manis dari Himawari pipi pria tersebut seketika berwarna merah jambu "b-baik" ucapnya dengan gugup lalu pergi kedapur.


"Ku dengar kau sudah dapat tim" ucap Janu dengan memainkan ponselnya.


"Ya begitu lah,dan mulai besok senin akan lebih ditekankan pada menyanyi dan dance" jawab Himawari sambil bermain dengan Ichiro.


"Hmm baguslah,fokuslah Ichiro akan aku yang urus kau tinggal saja diapatemen" balas Janubdengan tegas.


Mendengar hal tersebut Ichiro pun marah "kok gitu cihh,nanti Ichi main cama ciapa?,pa... bialin bubun tinggal dilumah baleng cama Ichi" rengek Ichiro dengan menarik-menarik jas hitam yang dikenakan ayahnya.


"Gak bisa nak,nanti bubun gak bisa belajar" ucap Janu dengan lembut dam mengusap kepala anak semata wayangnya.


"Gak papa kak,nanti aku bisa bagi waktu" jawab Himawari dengan menatap wajah Janu.


Karena kesal Ichiro mengambil ponsel Janu lalu memasukkannya kedalam mangkor air yang ada diatas meja.


Melihat hal tersebut pun Janu seketika marah " Apa yang kamu lakukan,apa kamu tidak lihat papa sedang kerja!!" bentak Janu dengan tatapan dingin dan menatap Ichiro.


"Hwaaaaa!!!!"


Suara tangis yang keluar dadi mulut Ichiro "kakak apa yang kau lakukan,ayo Ichi sini sama bubun" ucap Himawari yang melihat sikap kakaknya,lalu menggendong Ichiro dan membawanya keluar dari tempat restoran tersebut.


"Hah apa yang telah aku lakukan" gerutu Janu sambil menyangga keningnya dengan tangannya dimeja.


Disisi lain Himawari mencoba menghibur Ichiro yang sedang menangis dengan cara mengajaknya berkeliling disekitar restoran.


"Cup Ichi jangan nangis ya,anak laki-laki gak boleh nangis" ucap Himawari dengan lembut dan mengusap air mata Ichiro.


"Ta-tapi,I-chi, gak ma-u bubun keapaltemen Hwaaa!!" jawab Ichiro yang tersenggal-senggal lalu menangis.

__ADS_1


Melihat Ichiro yang masih menangis Himawari menyanyikan satu lagu yang pernah dinyanyikan ibunya saat dia masih kecil.


๐ŸŽถ"kupandang langit penuh bintang bercahaya,berkelap-kelip seumpama bintang berlian,tampak sebuah lebih terang cahannya,itulah bintangku bintang kejora yang indah selalu" nyanyi Himawari sambil menepuk pelan pundak Ichiro.


Ichiro pun mulai tenang "lihat itu namanya bintang kejora" ucap Himawari sambil menunjuk kearah salah satu bintang yang ada dilangit.


"Tapi bun,dilangit tidak ada bintang"jawab Ichiro dengan polos.


"Eh oh iya,bubun gak tau Ichi" balas Himawari dengan tersenyum.


"Bun kila-kila bintangna kemana?" tanya Ichiro dengan polos dan menatap Himawari.


"Hmm mungkin bintannya masih tidur" jawab Himawari dengan tersenyum.


"Hima.."


Terdengar suara seorang pria yang memanggilnya,Himawari pun menoleh kesana kemari untuk mencari asal suara itu.


Lalu seorang pria berada dibelakang Himawari dan menepuk pundaknya "Hima.." panggil pria itu.


Himawari pun berbalik dan betapa terkejutnya saat melihat yang menepuk pundaknya adalah.


...เซฎโ‚ หถโ€ข . โ€ข โ‘… โ‚Žแƒ...


Untuk teman-teman semua...


Maaf ya kalau saya tidak membalas komentar kalian karena sangat sibuk โœฆ


Untuk sekian kalinya saya berterimakasih karena telah mendukung karya saya๐”˜“


Salam hangat dari author


โŽ™ My name is AโŽ™

__ADS_1


__ADS_2