Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 9


__ADS_3

Melihat sebua mobil"rasanya seperti pernah melihat tapi dimana ya"gerutu Himawari didepan mobil itu,"ah iya ini kan mobil Rangga"sambungya lalu Himawari pun masuk kedalam rumah.


"Aku pulang mah"lalu dia melihat seseorang dikursi sofanya"Hima jangan diam disana ayo masuk,ayo salim dulu,ini temen kerja ayah dulu pak direktur"ucap ayah.


Himawari pun berjabat tangan dengan pak direktur dan dengan Rangga namun ditolak"tidak perlu kak Hima"ucap Rangga,"baiklah kalau begitu,ayah aku keatas,mari tuan"ucap Himawari.


"Iya Hima nanti kesini"ucap ayah,"tentu"jawab Himawari lalu pergi keatas untuk berganti baju.


"Pak apakah anak anda menyukai bunga matahari?,sepertinya tadi saya melihat dia membawa bunga matahari"tanya Rangga kepada ayah Himawari.


"Kamu melihatnya ya nak,iya Hima sangat menyukai bunga matahari dia juga membuat tamanya sendiri"balas ayah Himawari.


"Anak anda aktif ya pak"sahut ayah Rangga,"biasalah anak muda"balas ayah Himawari sambilnya"oh ya apakah kamu mau melihat tamannya?"tanya ayah Himawari,"bolehkah?"tanya Rangga,"tentu saja nak"jawab ayah Himawari.


Setelah berganti pakaian dan memakai kaos bergambar bunga matahari Himawari kebawah dah hendak ketaman,"tunggu Hima,Rangga akan ikut ketaman"ucap ayah diruang tamu,"baik,ayo Rangga,Rangga pun beranjak dari tempat duduk dan menghampiri Himawari,lalu mereka berdua ketaman bersama.


Sesampai ditaman Himawari mengambil sekop lalu membuat lubang ditanah "kak Hima apakah kamu akan menanam bunga yang kamu pegang itu?"tanya Rangga karena Himawari membawa setangkai bunga ditangannya,"begitu lah"jawab Himawari sambil tersenyum.


"Apakah bisa hidup kak?"tanya Rangga,"tentu Rangga karena ini bunga ajaib"jawab Rangga sambil tersenyum sampai terlihat gigi gingsulnya,"uwau hebat..."sahut Rangga yang begitu polos.

__ADS_1


Mereka menanam bunga bersama dan tampa sadar ada tanah dipipi Rangga,Himawari melihat itu langsung mengambil sapu tangan disakunya lalu mengusap pipi Rangga,Rangga pun kaget dan tanpa sadar Rangga tersipu wajanya bersemu merah jambu.


Himawari melihat wajah Rangga lalu dia tertawa"loh kak Hima kok ketawa"ucap Rangga,"pipimu berwarna merah jambu Rangga "jawabnya, "benarkah? (entah mengapa ada rasa nyaman saat melihat kak Hima tersenyum)"jawab Rangga.


Setelah mereka selesai menanam mereka berjalan-jalan ditaman "wah tamanmu luas sekali kak"ucap Rangga,"Benarkah?"jawab Himawari.


"Iya,oh iya aku tidak tahu kelas kakak padahal kita satu sekolah"ucap Rangga,"digedung 3,aku kelas 3A,dan kamu kelas 1B bukan?"tanya Himawari.


"Kakak bisa tahu?,oh iya kak Hima kan ketua serikat siswa"jawab Rangga,"nah kamu betul sekali"balas Himawari.


"wah berarti kita terpaut 3 tahun ya kak,lalu sekarang umur kakak berapa tahun?"tanya Rangga,"aku baru 18 tahun"jawab Himawari,"wah beda satu tahun dengan aku,aku baru aja 17 tahun"balas Rangga.


"Aku punya 2 dua kakak,namun kakak keduaku bukan saudara kandung,karena kami beda ibu,namun aku dan kakak pertamaku satu ibu"jawab Rangga.


"Lalu mereka kelas berapa?"tanya Himawari kepada Rangga, "kalau kakak pertama kelas 4 satu tahun lebih tua dari kakak,lalu yang kedua seumuran dengan kakak"jawab Rangga.


Tanpa sadar mereka bercerita sampai sore,lalu mereka kembali kerumah dan Rangga pulang bersama ayahnya.


...**...

__ADS_1


FSA pukul 06.30


Himawari kaget saat memasuki kelas dia melihat Zian sudah duduk manis ditempatnya dan membaca buku "pagi Hima" sapa Zian,"pagi Zian"balas Himawari sambil mengganti bunga difas lalu duduk ditempat duduknya.


"Apakah kamu punya banyak bunga sampai-sampai kau mengganti bunganya setiap hari?".


"Hima memang punya banyak bunga ditamannya"sahut Arga yang duduk depan,"benarkah itu?" tanya Zian, "ya tidak terlalu banyak sih,cuma 1 satu taman saja"jawab Himawari,satu jam kemudia pelajaran dimulai.


'Teng teng teng'


Jam istirahat berbunyi,Himawari Dealova dan Alex pergi kekantin,mereka mengambil jatah makan dan duduk.


tiba-tiba preman yang kemarin datang menghampiri meja Himawari teman-temannya lalu menggebrak meja dan menarik kerah baju Himawari.


"Gara-gara kau kemarin aku dihukum memotong semua rumput ditaman"ucap preman itu,karena geram dan gegabah Dealova menghajar para preman namun tangannya dipatahkan.


"Akhh"jeritan Dealova,"bawa Lova ke uks"perintah Himawari,"tapi Hima"ucap Alexa,"cepat!!!"bentak Himawari,"oh ini yang katanya jago silat"ejek salah satu preman.


"Banyak cakap kau"ucap Dealova yang emosi,namun dihentikan oleh Alexa akhirnya Alexa membawa Dealova keuks.

__ADS_1


Para murit hanya bisa melihat perbuatan yang dilakukan preman itu,karena mereka berandalan sekolah yang sangat ganas,tak lama kemudian orang yang menarik melihat seseorang duduk dibelakang Himawari,orang itu adalah Zian.


__ADS_2