Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 55.S2


__ADS_3

Keesokan harinya...


Semalam sora tidur diapartemen miliknya karena Ichiro sedang liburan diparis bersama Janu dan Kara,oleh sebab itu Himawari lebih memilih tidur diapartemen.


Setelah sarapan Himawari bersiap-siap pergi kegarasi lalu menyalakan mesin mobil dan berangkat kekampus.


"(Aku berharap nanti tidak bertemu dengan Zian)"batin Sora.


Namun takdir berkata lain,tidak disangka Himawari dan Zian datang bersamaan dan letak kendaraan mereka berdampingan.


Himawari keluar dari mobil mengambil tasnya lalu pergi tanpa mengetahui Zian disampingnya,sedangkan Zian baru menyadari bahwa Himawari disampingnya, dia bergegas melepaskan helm dan pergi mengejar Himawari.


Himawari berjalan dengan santai,namun disepanjang lorong kampus semua mahasiswi terus bergosip mengenai dirinya.


"Bukankah dia Hima,ku dengar dia menjadi wakil ketua sementara."


"Ah mungkin saja dia terpilih karena dia cantik."


Mendengar hal tersebut Himawari menghampiri kedua mahasiswi "sudah puas membicarakan orang lain?" Sindir Himawari sambil mengangkat satu alisnya,lalu kembali berjalan.


Melihat hal yang dilakukan Himawari Zian tidak berkedip satu detik "(tidak kusangka dia berubah seperti ini)" Batin Zian lalu berlari mengejar Himawari.


Dari kejauhan Himawari melihat Dealova duduk dikursi taman lalu langsung menghampirinya "Lova apa yang sedang kamu lakukan" Sapa Himawari lalu duduk disebelah Dealova.


"Oh Hima,aku sedang mencoba menyanyikan lagu ini" Jawab Dealova sambil memperlihatkan kertas lagu miliknya.


"Bukankah ini lagu Dear God" Balas Himawari sambil melihat kertas tersebut.


"Iya tapi ini sulit" Ucap Dealova sambil menundukkan kepalanya.


Melihat Dealova kesulitan Himawari pun mencoba bernyayi lagu Dear God untuknya,dan sampailah pada reff lagu.


🎶"Dear God the only thing I ask of you is,to hold her when I'm not around,when I'm much too far away."

__ADS_1


🎶"We all need that person who can be true to you, but I left her when I found her,and now I wish, i'd stayed 'Cause I'm lonely and I'm tired, I'm missing you again oh no,once again."


Himawari dan Dealova mendengar suara seorang pria yang meneruskam lagu Himawari belakang,mereka berdua pun menoleh kebelakang.


"(Zian)" Batin Himawari dengan terkejut.


"Zian kau juga sekolah disini" Seru Dealova.


"Iya begitulah aku juga mengambil kelas Boy/Girl band dan kedokteran" Ucap Zian lalu duduk didepan Himawari dan Dealova.


"Wah kalau begitu nanti kita sekelas" Ujar Dealova yang tampak senang.


"Benarkah itu pasti menyenangkan" Ucap Zian sambil tersenyum dan menatap Himawari.


Himawari memalingkan mukanya,Dealova yang merasa keheranan saat melihat Himawari tampak biasa saja saat melihat Zian "apa kalian bertengkar?" Tanya Dealova.


"Tidak,kami hanya."


Pukul 15.00


Kelas pun dimulai,Himawari segera duduk dikursi no 4,lalu tak lama kemudian Zian melihat kursi kosong tepat didepan Himawari,dia pun duduk dikursi tersebut, Himawari yang mengetahui hal tersebut pura-pura tidak tahu.


Karena hari ini kelas dance para mahasiswa/mahasiswi memakai pakaian dance dan pergi keruang dance.


"Dance hari adalah dance berpasangan,disini sudah saya siapkan vidio dance jadi kalian tidak perlu membuat gerakan lagi paham?" Ucap Dosen sambil memutar vidio dance "saya kasih waktu lima menit untuk kalian memilih pasangan Dance" sambung dosen.


Para mahasiswa pun sibuk mencari pasangan dance namun kelas dance adalah kelas yang Himawari benci,jadi dia tampak tenang.


"Oke waktu selesai,siapa yang belum mendapat pasangan?" Tanya kepala sekolah.


"Hima pak."


"Oh Hima,kau dengan Zian." Ucap dosen lalu menyalakan vidio.

__ADS_1


"Tapi pak.."


"Ayo Hima" Timpal Zian sambil mengulurkan tangannya kearah Himawari.


Dengan terpaksa Himawari menerima uluran tangan Zian dan akhirnya mereka menari bersama,Zian sangat menikmati tarian yang dilakukannya dengam Himawari,Zian selalu menatap wajah Himawari.


Himawari yang tidak nyaman dengan tatapan Zian memutuskan untuk melepaskan tangan Zian namun Zian menarik tangan Himawari dan memegang pinggang Himawari lalu mendekatkam wajahnya.


"(Hangat)" batin Zian yang merasakan nafas Himawari yang keluar dari mulutnya,Himawari reflek menampar Zian.


'Plakk'


Zian pun melepas pinggang Himawari,tamparan dari tangan Himawari membuat para murit menoleh kearahnya,Himawari pun berjalan mundur lalu pergi dari kelas itu.


Zian hendak menyusul Himawari namun Himawari berlari dengan sangat cepat,sehingga dia harus kembali kekelas,sesampai dikelas dia duduk dilantai sambil menekuk lututnya "(apa aku sudah keterlaluan?)" Pikirnya.


Disisi lain Himawari berhenti berlari lalu masuk toilet,dia pergi dikedepan watafel lalu menatap kaca didepannya "(apa dia gila)" pikir Himawari dengan terengah-engah.


Dia menyalakan keran air lalu membasuh mukanya lalu kembali menatap kekaca "(kali ini aku tidak akan tertipu lagi)" batin Himawari dengan tatapan tajam.


Lalu dia melihat tangannya yang berwarna merah karena telah menampar Zian dengan sangat keras, dia pun mencuci tangannya dan menggosok-gosok tangannya sampai sedikit terluka.


Lalu dia mengangkat tangannya dan memandani telapak tangannya "(nah sudah bersih)."Batin Himawari sambil tersenyum lalu dia keluar dari toilet dan kembali kekelas dance.


Dealova yang melihat Himawari masuk kekelas langsung menghampirinya "kau habis dari mana Hima?" Tanya Dealova dengan Khawatir sambil memegang lengan Himawari.


"Tenanglah aku baik-baik saja."Jawab Himawari yang melepaskan tangan Dealova dari lengannya.


Merasa ada yang aneh dari tangan Himawari, Dealova langsung melihat telapak tangan Himawari "mengapa tanganmu bisa terluka." Ujar Dealova.


Mendengar hal tersebut Zian langsung berdiri mengambil salep dari dalam tasnya dan mengahmpiri Himawari "sini aku lihat." Ucap Zian dengan melihat telapak tangan Himawari.


"Tanganku baik-baik saja." Balas Himawari sambil menarik tangannya.

__ADS_1


__ADS_2