
Himawari pun kembali keaula menunggu ketiga murit tadi tak lama kemudian Arga kembali aula sambil terengah-engah.
"Akhirnya kamu sampai juga Arga" Ucap Himawari dan memberikan botol air mineral.
Arga meminum air didalam botol,para adik kelas perempuan nampak terpesona karena melihat jakun Arga yang naik turun karena meminum air Himawari melihatnya.
"Bukan kah indah melihat kakak kelas kalian sedang minum" Ucap Himawari sambil tersenyum,adik kelas tersebut salah tingkah dan kembali fokus,Arga yang mendengar ucapan Himawari langsung menutup botol dan kembali fokus.
"Nah karena teman-teman kalian sedang ada urusan mari kita selesaikan tugas hari ini" UcapHimawari lalu mengintruksikan para anggota untuk bersiap diposisinya,lalu mereka mulai game yang kedua sampai selesai.
"Baik ini acara pengenalan lingkungan sekolah kita yang terakhir,saya harap kalian betah dan semangat belajar,sampai jumpa" Ucap Himawari sambil melambaikan kedua tangannnya,para murit dan anggota pergi pulang termasuk Himawari.
"Hima mau sekalian ikut?" Ucap Arga didepan gerbang sekolah yang mengendarai motor dan memberikan tumpangan pada Himawari.
__ADS_1
"Ah tidak Arga saya bisa sendiri" Jawab Himawari sambil memegang tasnya.
"Baiklah Hima,sampai jumpa besok"Balas Arga lalu pergi pulang, "iya,hati-hati"UcapHimawari sambil melambaikkan tangannya.
Himawari pun mulai berjalan,melewati gang seperti biasanya,sesekali dia melihat jam ditangannya dan melihat ponsel,lalu tiba digang sempit awalnya memang sepi tiba-tiba Himawari dikepung oleh para preman dan menggodanya.
"Hai manis,ngapain kamu kegang seperti ini"Ucap preman sambil bermain rambut Himawari.
Himawari pun menjauh dengan tenang "apakah kamu sendirian" Ucap premain lainnya,Himawari pun berlari namun dihadang oleh satu preman lalu berkata"eits,mau kemana buru-buru amat".
"Woii botak"Teriak seorang anak laki-laki dengan dua temannya,lalu berjalan mendekat dan memukuli para preman.
"Weh berani juga ya"Ucap preman, "hilih banyak cakap" Ucap seorang anak laki-laki.
__ADS_1
Himawari melihat kejadian itu menutup matanya dengan kedua tangannya sampai perkelahian mereka selesai dan para preman itu pergi kocar kacir.
Anak laki-laki itu berlutut,lalu menutupi luka dilutut Himawari dengan plastet lalu kembali berdiri "sudah buka matamu semuanya baik-baik saja" Ucap anak laki-laki itu.
Himawari membuka tangannya lalu betapa terkejutnya mereka ternyata yang menyelamatkan Himawari adalah Rangga,Roy dan Bima.
Rangga,Roy dan Bima juga terkejut ternyata yang mereka selamatkan adalah Himawari ketua serikat siswa.
"Terimakasih" Ucap Himawari sambil membukukan badannya namun ditahan oleh Rangga "jangan berlebihan,kami juga kebetulan lewat sini,dan maaf untuk luka dilututnya" Jawab Rangga sambil menggaruk-garuk belakang kepalannya karena gugup.
"Oh ini tak apa-apa tenang saja,oh ya aku langsung pulang ya udah telat" Pamit Himawari,lalu mulai berjalan dan menyilangkan tangannya kebelakang, "Apakah tidak saya antar saja kak Hima" Ucap Rangga yang dari belakang Himawari.
Himawari berbalik badan,tersenyum sampai memperlihatkan lesung pipinya "tidak perlu,sampai jumpa besok disekolahan" Ucap Himawari sambil melambaikan tangannya,lalu berjalan.
__ADS_1
"Bima lihat ini teman kita sedang jatuh cinta dengan kakak kelas kita sampai tidak kedip melihatnya" Bisik Roy ketelinga Bima.
"Kamu benar Roy" Balas Bima, "(dia kakak kelas yang berbeda,saat melihatnya serasa melihat bunga matahari yamg sedang mekar dan berwarna indah)" Gumam Rangga,lalu menaiki motornya dan pergi,disusul oleh Roy dan Bima.