Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 28


__ADS_3

"Kak Zian"ucap Rangga yang kaget melihat Zian,sebaliknya Zian juga kaget melihat Rangga,"Rangga"jawab Zian.


"Kalian sudah saling kenal?"tanya Himawari,"sudah karena kita sa"belum selesai Rangga menjelaskan Zian langsung memotong ucapan Rangga"kami tetangga"sahut Zian.


"(Kak Zian)"gumam Rangga karena sedih sebab tidak dianggap adik,lalu mata Zian tertuju pada lutut Himawari"siapa yang berani melukaimu Hima"ucap Zian dengan menggebrak meja.


"Tenanglah kali ini biar aku yang mengatasinya,aku akan pergi"jawab Rangga lalu pergi,Zian pun menyusul Rangga dan mengajaknya berbincang-bincang ditaman.


"Dengar aku tidak ingin Hima tahu kalau kita saudara"ucap Zian dengan nada tegas,"iya kak aku paham,dan apakah kamu tahu kakak tertua juga sekolah disini?"tanya Rangga.


"Ya,ingin rasanya segera pergi dari sini namun aku belum bisa melepaskan Hima"jawab Zian,"apakah kakak menyukainya?"tanya Rangga karena penasaran.


"Entah,aku sendiri tidak tahu"jawab Zian"benarkah kau yang akan menghabisi orang yang melukai Hima?"sambung Zian.


"Ya,aku tidak suka bila kak Hima disakiti(apakah kak Zian juga menyukai Kak Hima)"ucap Rangga,"pulanglah kak"sambung Rangga.


"Maaf Rangga,sakit hatiku terhadap Ibumu belum Hilang"balas Zian dengan nada bicara yang lembut,"tak apa,aku paham apa yang kau rasakan"jawab Rangga dengan tersenyum,"aku akan pergi,jaga dirimu baik-baik"pamit Zian lalu menepuk pundak Rangga dan pergi.

__ADS_1


"(Betapa beratnya kehidupanmu kak,dilupakan oleh keluargamu sendiri)"gumam Rangga lalu pergi.


...**...


Setelah pulang sekolah Rangga langsung pergi ketempat janjian dengan Ziko yaitu dirumah kaca,lalu dia menunggu Ziko datang.


Suara beberapa motor berhenti tepat didepan rumah kaca,lalu Ziko dan tiga teman Ziko juga datang lalu masuk kerumah kaca.


"Bukankah perjanjiannya satu lawan satu"ucap Rangga yang menghembuskan rokok dari mulutnya,"kau sendiri yang terlalu bodoh"balas Ziko lalu tertawa.


Rangga pun mendengus"ya terserah"balas Rangga lalu menyedot rokok ditangannya,"cih langsung hajar"perintah Ziko kepada ketiga temannya,"merepotkan"balas Rangga lalu berdiri dan para teman Ziko menghajar Rangga.


Satu pukulan hendak melayang kewajah Rangga namun tangan teman ditangkap oleh Rangga,lalu tangan teman Ziko diputar kebelakang,dia mencoba meronta namun dipegang kuat dengan tangan Kiri Rangga,lalu rokok yang masih menyala ditangan kiri lalu diapi rokok ditempelkan ketangan teman Ziko Jjeszz "akhhh"jerit teman Ziko dan meronta karena kesakitan,lalu Rangga melepaskanya.


Teman Ziko yang rangannya terkena api langsung pergi "aku paling tidak suka membunuh seaeorang dan hari ini aku sedang tidak ingin bertarung jadi aku sudah menyiapkan beberapa orang yang akan bermain dengan kalian"ucap Rangga,lalu dia menepukkan tangannya dan para anak buah Rangga datang.


"bermainlah"ucap Rangga untuk para anak buahnya lalu pergi,"urusan kita belum selesai Rangga"jawab Ziko,namun Rangga mengabaikannya dan pergi lalu para anak buah Rangga menghajar Ziko dan temannya lalu membakar hidup-hidup dirumah kaca.

__ADS_1


...**...


Ditempat berbeda Himawari sedang rapat bersama Anggota serikat siswa,mereka sedang membahas dekorasi untuk hari api lampion.


"Bagaimana kalau kita membuat 1000 burung bangau dari kertas lipat"usul salah satu anggota,"oke,Arga catat itu,lalu apa lagi"ucap Danta yang sedang duduk,"baik"jawab Arga laly mencatat,"kita juga perlu mencatat apa saja yang akan dipentaskan"usul anggota lainnya.


"Ya itu juga,nanti kita buat stand makanan untuk mahasiswa yang mengikuti kelas memasak dan stand lainnya,catat Arga"ucap Danta,"baik"balas Arga,"lalu bendahara bagaimana uangsponsornya?" tanya Danta.


"Untuk uang sponsornya sudah semua kurang 1 tempat"jawab bendahara,"apakah itu rumah besi?"tanya Himawari,"ya kak,sangat sulit membujuk kepala perusahaannya"balas bendahara.


"Baik,rapat hari ini saya akhiri,dan Hima,ayo perusahaan"ucap Danta dan langsung keparkiran,lalu para anggota bubar,dan Himawari menunggu digerbang,tak lama kemudian Danta datang.


"Naiklah"ucap Danta,Himawari naik kemotor lalu langsung pergi kerumah besi,sesampai dirumah besi mereka bertemu dengan pemiliknya.


"Oh anak peminta sumbangan datang lagi"ejek Pemilik,"kami tidak meminta sumbangan kami hanya menawarkan untuk anda agar bisa memasarkan produk anda disekolah kami"ucap Gimawari dengan sopan.


Tiba-tiba satpam datang dan mengusir paksa Danta dan Himawari "bedebah"ucap Danta dengan nada marah,"tenang lah,ayo pulang"ucap Himawari dengan lembut lalu mereka pulang.

__ADS_1


"Luka dikakimu kenapa?"tanya Danta sambil menyetir motor,"ini hanya luka kecil"jawab Himawari dengan tersenyum,"(cih kalau mau nangis tinggal nangis gak perlu sok kuat)"gumam Danta.


__ADS_2