Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 33


__ADS_3

FSA 06.40


"Pagi kak Hima"sapa Rangga yang bertemu Himawari didepan pintu masuk sekolah,"morning juga Rangga"balas Himawari dengan tersenyum lalu mereka berjalan bersama,"aku dengar akan ada club pencinta alam,apakah itu benar?"tanya Rangga dengan penasaran.


"Benar,kamu dapat berita dari mana?"tanya balik Himawari,"e...itu aku dengar dari teman anggota serikat siswa(gawat kalau sampai ketahuan kalau aku diberitahu oleh kak Danta)"ucap Rangga dengan gugup.


"Oh iya nanti diresmikan oleh kak Danta"jawab Himawari,"apakah kakak ingin ikut?"tanya Rangga,"mungkin sepertinya itu seru"balas Himawari dengan semangat.


Tiba-tiba ada seseorang yang menggandeng tangan Rangga dari belakang,"Gladis"ucap Rangga kareba kaget lalu mengibaskan tangannya"jangan pernah kau memegang tanganku wanita rubah"bentak Rangga dengan marah.


Lalu menggandeng tangan Himawari,Himawari pun kaget "ayo pergi kak Hima"ucap Rangga lalu pergi meninggalkan Gladis.


"Cih kakak adik sama saja,harusku singkirkan wanita itu"ucap Gladis dengan tatapan sinis.


"Ada apa Rangga,mengapa kau sangat membenci Gladis?"tanya Himawari lalu memberhentikan langkahnya,Rangga juga ikut berhenti "dia membuat pertemananku hancur"jawab Rangga "aku harus pergi kak"sambung Rangga lalu melambaikan tanganya dan tersenyum dan pergi "(mengapa Zian,Rangga,dan Danta memiliki kesamaan,mungkin ini hanya kebetulan)"gumam Himawari dalam hati lalu pergi kekelas.


Lonceng pulang pun berbunyi,dan sebelum pulang Himawari dan Arga harus menghadiri rapat peresmian club pencinta alam,Himawari bertugas mengawasi gerbang perbatasan antara VSA dan FSA.

__ADS_1


"Wah talinya lepas"gerutu Himawari lalu Himawari pun berlutut dan membenarkan tali sepatunya,"permisi kalau mau ke ruang serikat siswa lewat mana?"ucap seorang pria.


Lalu Himawari mengangkat kepalanya dan berdiri,dan tiba-tiba pria yang didepannya mimisan "kawai ...."seru pria itu dalam bahasa jepang berarti imut.


Himawari pun terkejut dan panik "kakak tidak apa-apa?"tanya Himawari lalu mengeluarkan tisu dari dalam tasnya dan hendak mengusap darah pria itu namun tangan Himawari digengam oleh kedua tangan pria itu.


"Menikahlah denganku"ucap pria itu,"a-apa??"jawab Himawari dengan terkejut lalu Hugo menepuk pundak pria itu dari belakang "apa tang kau lakukan?"tanya Hugo.


Lalu pria itu pun menoleh dengan mengeluarkan darah dan reflek Hugo menampar pria itu "sadar lah Axel"ucap Hugo lalu melepaskan tangan Axel dan Himawari.


"D-dia ken-napa kak?"tanya Himawari dengan gugup,"tenanglah Hima,kalau dia melihat sesuatu yang membuatnya lucu dia langsung mimisan"balas Hugo lalu menarik tas Axel "kawai..."ucap Axel lalu mereka pergi.


"Baiklah disini sudah ada ketua dari serikat mahasiswa yaitu Hugo"ucap Danta lalu para anggota serikat siswa bertepuk tangan,Hugo pun berdiri dan duduk kembali.


"Wah lihat lah tampan ya"ucap salah satu anggota "ya kamu benar tapi lebih tampan pria yang disampingnya,tapi kenapa dia memakai tisu dihidungnya"balas Anggota lainya.


"Dan disini ada wakil ketua dari serikat mahasiswa yaitu Axel"ucap Danta lalu para anggota serikat siswa bertepuk tangan,Axel pun berdiri dan duduk kembali.

__ADS_1


"tunggu mengapa kamu memakai tisu dihidung?"tanya Danta "tadi ada beberapa tragedi"jawab Axel.


Himawari pun masuk ruangan dan duduk dikursi Axel yang melihat Himawari langsung mengeluarkan mimisan dihidungnya,Himawari yang melihat Axel pun terkejut,dan para Anggota panik.


"Tenang lah"ucap Hugo namun para Anggota heboh sendiri,Hugo pun risih lalu menggebrak meja "tenang lah!!!!"bentak Hugo lalu seketika ruangan menjadi hening.


Hugo pun memberikan tisu ke Axel "makasih"balas Axel lalu membersihkan darah dihidungnya "(tenang lah Axel dia hanya gadis remaja,tapi dia sangat imut)"gumam Axel sambil melihat kearah Himawari lalu Himawari pun mengalihkan pandangannya.


Axel mengambil proposal dari tasnya lalu meletakkan dimeja Danta,Danta pun menandataganinya "dengan ini club pencinta alam resmi dibentuk bersama dengan serikat mahasiswa"ucap Danta dengan berjabat tangan dengan Hugo lalu para Anggotapun bertepuk tangan.


Setelah selesai rapat Himawari berjalan pulang dengan Hugo dilorong sekolah "besok datanglah kerumah,bantu aku membersihkan perpustakaan"ucap Hugo dengan dingin dan membaca buku.


"Bukankah besok sekolah?"tanya Himawari,"besok cuti"balas Hugo dengan singkat lalu tiba-tiba Gladis mengagetkat Hugo dari belakang namun Hugo tidak kaget.


"Seperti biasa kak Hugo gak kaget"ucap Gladis lalu berjalan ketengah-tengan Hugo dan Himawari "buku apa yang sedang kau baca?"tanya Gladis,namum Hugo hanya diam fokus membaca.


"Wah ada cewek penganggu disini"sindir Gladis keHimawari,"benarkah?"tanya Himawari dengan tersenyum.

__ADS_1


"Ya kau selalu ada disaat aku ingin berbicara dengan seseorang"ucap Gladis dengan nada tinggi "oh jika kau ingin berbicara dengan kak Hugo bilang aku akan pergi"jawab Himawari dengan tersenyum lalu berjalan duluan.


Gladis pun menggandeng tangan Hugo,Hugo pun terkejut lalu melepaskan tanganya dan pergi tanpa sepatah kata"cih awas saja besok"gerutu Gladis lalu pergi.


__ADS_2