Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 23


__ADS_3

"Tak apa tenanglah Hima,aku mau lanjut main"ucap Danta lalu mematikan telfonnya,"wah ini sangat menakutkan"ucap Himawari lalu tidur.


Keesokan harinya Himawari pergi kesekolah menggunakan sepeda,sesampi disekolah dia pergi keparkiran dan pergi kekelas.


Sesampai dikelas dia langsung mengganti bunga,lalu pergi duduk"pagi Hima"sapa Zian yang baru datang dan duduk,"pagi juga"balas Himawari.


Zian mengeluarkan sesuatu dari tasnya lalu memberikannya pada Himawari,"ini Hima,pisau untuk kamu"ucap Zian,"aku juga masih punya pisau ditasku"balas Himawari.


"Pisau ini ada racun didalamnya yang dapat melumpuhkan musuh"ucap Zian yang membuka pisau itu,lalu memberikan penawar racunnya"ini penawar racunnya,jika terjadi sesuatu kamu bisa menggunakannya"sambung Zian.


Himawari pun menerima pisau itu,melihat pisaunya "indah ada ukiran bunga matahari" ucap Himawari dengan tersenyum lalu memasukkannya kedalam tas"terimakasih Zian tapi kenapa kamu memberikan pisau ini?'tanya Himawari.


"Ini karena aku merasakkan ada sesuatu yang akan terjadi padamu,oleh karena itu aku memberikan pisau itu"ucap Zian.

__ADS_1


Jam istirahat pun berbunyi "Zian aku akan ke kantin kamu tidak ikut?"tanya Himawari yang berdiri dari tempat duduknya,"tidak,aku tidak lapar"balas Zian,"baiklah aku pergi dulu"ucap Himawari, lalu dia,Dealova,dan Alexa memutuskan untuk kekantin setelah sampai sana mereka mengambil jatah makan dan duduk dikursi.


Himawari pun meminum jus stroberi didepannya"akhirnya bisa istirahat dengan tenang dan damai"ucap Himawari yang begitu menikmati minumannya


"Kamu benar Hima,sudah dua hari kamu dan Arga sibuk"jawab Alexa dan memakan sepotong roti bakar didepannya.


"Yah,ternyata pekerjaan wakil ketua lebih berat"ucap Himawari yang menyantap bubur ayam,"Hima ada kak Danta dibelakangmu mungkin dia akan kesini"balas Dealova lalu meminum segelas es teh.


"Tolong biarkan aku tenang Lova"ucap Himawari yang meneguk jus stroberi.


"M-maaf kak,aku tidak bermaksud menumpahkan buburnya"ucap siswi itu yang mengambil pecahan mangkok dilantai.


Danta pun menatap tajam siswi itu,lalu siswi itu berdiri dan membersihkan baju Danta,Danta pun mendorong siswi itu sampai jatuh kelantai"enyah lah kau"ucapnya,lalu siswi itu pun menangis.

__ADS_1


Himawari yang melihat kejadian itu langsung berdiri dan membantu siswi itu terjatuh"bangun lah"ucap Himawari,siswi itu pun berdiri,dan Himawari pun memapah siswi itu.


Lalu Himawari berjalan untuk membawanya keuks "urusanku dengan siswi itu belum selesai"ucap Danta dengan nasa tinggi,Himawari pun berhenti lalu menoleh kebelakang "jika kau ada masalah dengannya,berarti kau juga punya masalah denganku"ucap Himawari dengan tegas lalu pergi.


"Himawari sangat berani"bisik Dealova kepada Alexa,Alexa hanya mengangguk karena kagus dengan tindakan Himawari.


"(Awas aja nanti)"gumam Danta karena marah.


Sesampai diuks Himawari membantu mengobati kaki siswi itu"terimakasih kak"ucapnya,"iya tak masalah"balas Himawari dengan tersenyum.


"Kak bagaimana jika nanti terjadi sesuatu padamu?"tanya siswi itu,"tak apa,yang terpenting kamu baik-baik saja"balas Himawari,"nah sudah,aku pergi kekelas dulu ya,sampai jumpa nanti"pamit Himawari lalu pergi kekelas.


"Semoga kak Hima selalu dilindungi"ucap siswi itu.

__ADS_1


Lonceng pulang pun berbunyi,Himawari dan yang lainya juga pulang,Himawari pergi keparkiran untuk mengambil sepedahnya,lalu pulang.


Saat dijalan dia merasakan sesuatu yang aneh pada sepedanya,lalu dia berhenti dan melihat ban sepedanya ternyata.


__ADS_2