
Hoammmm'
Hari ini Himawari bangun terlalu pagi,sebelum beranjak dari tempat tidur Himawari melemaskan otot tubuhnya lalu bangkit dan duduk di tempat tidur.
"Bukankah ini terlalu pagi 'Hoammmmm' " Ucap Himawari sambil mengucek kedua maTanya lalu melihat kearah jam weker disamping tempat tidurnya "baru pukul 05.10,maa aku bangun" sambung Himawari.
Namun tidak ada Jawaban,Himawari pun bergegas diri dari ranjang dan mencari disekeliling rumah,namun tidak ada keberadaan ibunya.
Dan tiba lah disaat Himawari membuka kamar kedua orang tunya dan melihat foto mereka dikelilingi oleh lilin barulah Himawari tersadar bahwa kedua orangtuanya telah tiada.
Himawari pun terjatuh kelantai,lalu mulai meneteskan air mata "bukankah ini tidak adil buatku,mengapa harus kalian" Gerutu Hamawari karena kesal.
"Mengapa!!!" teriak Himawari sambil membenturkan kepalanya kepinggiran ranjang.
Lalu ada seseorang pria yang langsung memeluk Himawari sebelum dia membenturkan kepalanya "tenang semuanya akan baik-baik saja" Ucap pria tersebut dengan lembut.
Himawari yang menyadari pelukan pria tersebut langsung melihat wajahnya dan memeluknya erat pria tersebut "kak Janu...." Suara isak tangis dari Himawari sampai membangunkan Kara.
Kara pun masuk kekamar ayah dan ibunya dan melihat Himawari dengan kakaknya lalu memdekat dan memeluk Janu.
"Aku pastikan ini akan baik-baik saja"Ucap Janu yang mencoba memberi semangat kepada adik-adiknya walaupun dia sendiri juga berduka.
Melihat hal tersebut Lily yang sekarang resmi menjadi istri sah Janu,berinisiatif membuat masakah didapur.
"(Aku tidak ingin membuat keluarga ini semakin bersedih)"Batin Lily dalam dirinya sendiri,dia pun segera memakai apron mangambil sayur dikulkas dan segera memasak.
Tak butuh waktu lama semua masakan yang Lily siapkan sudan berjejer rapih dimeja makan,Lily segera pergi kekamar untuk memanggil adik dan kakat itu.
"Mari sarapan"Ucap Lily dengan lembut.
__ADS_1
Janu,Kara dan Himawari yang mendengar Ucapan Lily langsung menoleh kearahnya "ayo"Ucap Lily sambil mengulurkan tangannya.
Dengan mengusap air maTanya Himawari menerima uluran tangan dari Lily lalu pergi bersama diruang makan disusul Janu dan Kara.
"Wah lezat bu,eh maksudnya "Ucap Himawari yang merasa salah dalam memanggil Lily.
Lily pun tersenyum manis "Panggil saja kak kalau dirumah,walaupun aku tidak bisa menggatikan posisi ibu kalian,tapi setidaknya aku bisa membantu kalian" Jawab Lily dengan lembut.
"Terimkasih Lily" Balas Janu dengan memengang tangan Lily yang berada diatas meja.
**
FSA pukul 06.46
Sebelum masuk kegerbang sekolahan Himawari memutuskan untuk membeli jus stroberi yang terletak tepat disamping sekolahan.
"Hima..."Panggil Dealova dengan berlari kearah Himawari,lalu memeluknya erat-erat "maaf Hima" Sambung Dealova.
Dealova melepaskan pelukannya lalu menatap Himawari,Himawari menyadari tatapan Dealova "aku baik-baik saja"Ucap Himawari dengan tersenyum.
"Tapi matamu masih bengkak Hima" Jawab Dealova dengan raut wajah sedih.
"Oh ini,wajarlah Lova,selama kau berada didekatku aku akan baik-baik saja" Ucap Himawari lalu menggandeng tangan Dealova dan berjalan kekelas.
Sesampai dikelas Himawari terkejut saat melihat bunga matahari yang berada dimeja guru masih segar lalu Himawari menghampirinya.
"Bunga itu sudah diganti Zian kemarin,aku melihatnya saat pulang rapat" Ucap Arga yang berdiri disamping Himawari.
"Benarkah?" Tanya Himawari dengan penasaran.
__ADS_1
"Ya begitu lah saat kau tidak masuk sekolah" Jawab Arga lalu meletakkan surat diatas izin diatas meja.
"Surat siapa itu?" Tanya Himawari dan membuka surat tersebut.
"Dari Zian" Jawab Arga dengan singkat, lalu Himawari membaca surat tersebut dan membaca inti dari surat tersebut.
Dengan datangnya surat ini saya selaku siswa dari kelas 3-1 ingin meminta izin dan saya juga ingin memberitahukan bahwa saya akan pindah dari sekolah ini.
Setelah membaca surat tersebut Himawari langsung meremas surat tersebut "(setelah membunuh kau langsung melarikan diri,tenang saja Zian aku tidak akan melaporkanmu kekantor polisi,karena aku sendirilah yang akan menghabisimu)" Batin Himawari dengan tatapan tajam.
"Ada apa Himawari?" Tanya Arga karena melihat wajah Himawari yang memiliki perasaan marah "(tidak biasanya Hima memiliki wajah menyeramkan)"Batin Arga.
"tidak apa (aku pastikan itu)" Jawab Himawari.
...๐ปเซฎโ หถแต แต แตหถ โแ ๐ป...
Halo para reader...
Terimakasih ya telah membaca karya pertama saya, dam mohon maaf apabila ada kata yang salah atau tidak bisa dibaca๐.
Untuk selanjutnya saya pastikan untuk membuat novel sunflower girl lebih menarik dan lebih seru lagi.
Oleh karena itu saya akan membuat novel Sunflower girl seasons kedua ><.
Jadi jangan pernah lewatkan satu halaman dan mohon dukunganya ya .
Salam hangat dari author Sunflower Girl
โ My name is A
__ADS_1
...โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ...