
Sesampai dikelas Himawari langsung berjalan kearah kursinya lalu duduk dan menidurkan kepalanya keatas meja "(aku sangat lapar)"gumam Himawari,Himawari pun mengamgkat kepalanya lalu mengambil perpen berbentuk bunga matahari dari tasnya "(untung masih ada permen)"batin Himawari lalu memakan permen itu.
Dealova dan Alexa melihat Himawari yang basah kuyup lalu menghampirinya "k-kamu kenapa Hima?"tanya Alexa yang khawatir lalu menghampirinya bersama dengan Dealova
Himawari pun kaget karena Alexa mau berbicara dengannya, "ayo ganti baju nanti kamu masuk angin"ucap Dealova.
"Apakah kalian tidak marah denganku?"tanya Himawari karena senang, "kami memang marah,tapi kami tidak bisa meninggalkanmu disaat masa sulit seperti ini"ucap Dealova dengan tersenyum,Himawari pun juga tersenyum.
Lonceng masukpun berbunyi "aku akan keluar kelas dulu"ucap Himawari dengan tersenyum lalu berdiri dan keluar dari kelas.
"Sejujurnya aku tidak tega melihat dia berdiri disana sedangkan kita duduk disini"ucap Alexa lalu duduk dan menidurkan kepalanya dimeja.
"Ya kau benar"jawab Dealova lalu duduk dikursinya.
"(Aku harus membuktikan bahwa aku tidak bersalah tapi bagaimana caranya)"batin Himawari dengan menyilangkan tangannya kedepan.
"Hima apa yang kau lakukan disini?"ucap guru yang hendak masuk kekelas, "saya mendapat hukuman bu,karena saya membakar lap biologi"jawab Himawari dengan tersenyum.
"(Bisa-bisanya dia tersenyum) ah kalau begitu masuklah kekelas saya"ucap guru dengan menepuk pundak Himawari.
"Tapi bu"jawab Himawari yang terpotong karena guru itu langsung menyahut "masuklah tak apa aku percaya padamu Hima"jawab Guru itu dengan tersenyum dan masuk kekelas.
Himawari juga masuk kekelas lalu duduk dikursinya,semua murit pun kaget karena Hima diperbolehkan masuk kekelas "(terimakasih bu Lily)"gumam Himawari dengan tersenyum lalu mengeluarkan buku dari tasnya.
"(Tenang Hima,aku tahu kamu tidak bersalah)"batin bu Lily lalu lanjut mengajar.
Lonceng pulang berbunyi,Himawari segera memasukkan buku kedalam tas dan menunggu bus diHalte depan sekolah,tak lama setelah itu bus datang dan Himawari masuk kedalam bus lalu duduk dikursi yang kosong.
"Hari yang melekahkan"pikir Himawari lalu dia menutup matanya dan menyenderkan kepalanya dikaca,lalu tak lama kemudian ada yang duduk disebelahnya.
"Hima"sapa orang itu,Himawari pun membuka matanya lalu melihat kearah orang disampingnya "Zian??"ucap Himawari dengan kaget dan semangat lalu Himawari langsung memeluknya.
__ADS_1
"Aku merindukanmu Zian"ucap Himawari dengan menitihkan air mata lalu melepaskan pelukannya.
Zian pun melihat wajah Himawari lalu mengusap air matanya lalu memeluknya lagi "menangislah dibahuku jika kau ingin menangis aku tidak akan menghentikan tangisanmu,pasti hari ini hari yang berat bukan"jawab Zian dengan lembut.
"(Hangat)"batin Himawari lalu melepaskan pelukannya "terimakasih Ziab"ucap Himawari,lalu Himawari menyenderkan kepalanya kebahu Zian dan menutup mata.
Zian melihat Himawari dengan tersenyum "(aku tidak akan menyakitimu Hima)"batin Zian.
Tak lama kemudian bus pun berhenti lalu mereka berdua berhenti "Hima ayo turun sudah sampai"ucap Zian dengan lembut untuk membangunkan Himawari.
Himawari pun terbangun "Zian aku tidak ingin pulang dulu"jawab Himawari yang masing setengah sadar karena baru bangun.
"Baiklah ,ayo turun dulu kita jalan-jalan dulu"ajak Zian lalu berdiri dan menggandeng tangan Himawari dan turun bersama Himawari.
Mereka berdua pun berjalan-jalan ditaman dan Zian menggenggam tangan Himawari dengan erat,saat dijalan Himawari melihat seorang penjual es krim "Zian ayo beli es krim disana"ajak Himawari lalu berjalan dan menarik tangan Zian.
Zian pun tersenyum "(wah ini lah Hima yang kukenal)"batin Zian.
"Beli es krim stroberi 1 and vanila 1"ucap Himawari kepada penjual es krim "baik nona"jawab sipenjual lalu menyiapkan 2 eskrim,lalu Zian membayarnya dan mereka duduk ditaman.
Tanpa disadari eskrim stroberi yang dimakannya mengenai pipi kiri Himawari "habiskan Zian nanti kita beli lagi"ucap Himawari dengan semangat.
Zian yang melihat eskrim dipipi Himawari langsung tersenyum lalu mengusapnya dengan tangan Zian lalu menatap mata Himawari dalam-dalam,Himawari pun terkejut lalu menatap balik Zian .
"(perasaan apa ini)"pikir Himawari, "(mengapa jantungku tidak berhenti berdetak)"batin Zian dengan menatap Himawari dalam-dalam.
Lalu tiba-tiba suara klakson mobil berbunyi,suara itu membuyarkan lamunan Zian dan Himawari "ayo pulang"ajak Zian "ayo"ucap Himawari lalu mereka berjalan pulang.
...**...
FSA pukul 08.30
__ADS_1
Karena hari ini semua guru sedang rapat untuk membahas mengenai gedung yang terbakar.
Dealova,Zian,Alexa,Himawari,Arga,Farel dan Zaky memutuskan untuk membahas tentang masalah yang menimpa Himawari.
"Pertama kita harus mencari bukti"ucap Zian dengan serius, "ya kau benar tapi akan sulit mencarinya"jawab Dealova "nah karena ini kita membutuhkan orang yang bisa menghack semua vidio yang tersebar dan aku tahu siapa dia"balas Zian dengan tersenyum.
Lalu tak lama kemudia ada seseorang yang mengetuk pintu kelas lalu semua orang yang ada dikelas melihat kearah luar kelas "Rangga"sapa Himawari,lalu Rangga pun masuk kekelas dan duduk dikursi kosong dan meletakan laptop diatas meja dan langsung menyalakannya.
"Pasti kalian disink bertanya-tanya apa yang sedang Rangga lakukan disini,dia akan membantu kita hari ini"ucap Zian dengan menepuk pundak adik tirinya,"ya kak Zian benar"jawab Rangga sambil mengotak-atik laptopnya.
"Oh syukurlah kalau gitu jadi kita bisa lebih mudah menemukan pelakunya"sahut Alexa, "ya kau benar"balas Himawari dengan serius.
"Jadi sudah ditemukan?"tanya Arga yang menatap kearah laptop,"tunggu sebentar lagi"jawab Rangga.
"Hima!!,Hukuman mu hari ini kau harus berdiri sambil hormat didepan bendera"perintah guru kedisiplinan yang tiba-tiba masuk kekelas lalu keluar kelas.
"Kalian selesaikan ini aku akan pergi"pamit Himawari dengan tersenyum dan pergi, "akan aku temukan pelakunya"ucap Rangga.
"Wah hadian kali ini adalah hormat"ucap Himawari lalu hormat didepan bendera "(panas sekali hari padahal masih pagi)"batin Himawari.
Lalu ada seseorang yang berdiri disampingnya lalu menghalangi sinar matahari,Himawari pun mendongakkan kepalanya dan terkejut melihat "Zian apa yang kau lakukan disini?"tanya Himawari dengan terkejut.
Zian yang berdiri disamping Himawari mengambil sikap hormat " menemanimu Hima"balas Zian dengan tersenyum.
"Kembalilah kekelas"ucap Himawari dengan lembut, "aku bosan dikelas aku akan disini saja"ucap Zian.
Disisi lain Gladis terkejut melihat Zian juga ikut dihukum "bagaimana bisa Zian juga dihukum,pasti ini hasutan dari gadis licik itu" gerutu Gladis lalu menghampiri Himawari dan Zia .
"Zian apa yang kau lakukan disini?"tanya Gladis, "sedang menghormati jasa pahlawan"jawab Zian dengan dingin, "bukankah seharusnya dia yang dihukum"ucap Gladis dengan menujuk kearah Himawari.
"Mengapa kau bisa tahu kalau Himawari yang dihukum?"tanya Zian karena penasara, "(duh gimana nih) ya satu sekolan sudah tau kalau Himawari yang membakar lap"balas Gladis dengan gugup lalu pergi begitu saja, "(mencurigakan)"batin Zian.
__ADS_1
"Ini dia pelakunya!!"teriak Rangga yang dikelas sambil menggebrak meja, Dealova, Alexa, Arga, Farel, dan Zaky pun kaget lalu mendekat kearah meja dan melihat kelaptop.
"Apa!!, ternyata dia yang membakar lap itu"bentak Dealova, "ayo segera kita laporkan keguru"ucap Alexa, "ayo"sahur Arga,lalu Rangga mengirim file ke ponsel Alexa lalu Alexa dan Arga pun pergi keruang guru.