Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 58.S2


__ADS_3

Keesokan harinya.


Pagi-pagi sekali Himawati bangun,dia segera pergi mandi setelah itu barulah dia menyiapkan sarapan untuknya dan Akio.


Dengan memakai apron dia mulai membuat roti bakar tak lupa juga dia menggoreng telur dan membuat susu hangat,setelah semuanya selesa Himawari membawanya kemeja makan.


"(Semuanya siap)" Batin Himawari dengan tersenyum lalu dia melepaskan apron mengantungkan didinding dapur.


Dan saat kembali Himawari melihat Akio yang sudah mandi dan duduk dikursi.


"Wah Akio sudah mandi" ucap Himawari dengan ramah dan duduk didepan Akio.


Akio hanya mengangguk sebagai jawaban 'iya'


"Makanlah Akio" ucap Himawari,dan memotongkan roti tersebut lalu memberikannya keAkio.


Akio mengeluarkan buku kecil dan pensil dari sakunya lalu mulai menulis.


Terimakasih atas makanannya.


Lalu Akio memakan sesuap roti lalu kembali menulis.


Ini sangat lezat,aku menyukainya,kemarin tidurku nyenyak bagaimana dengan kakak?


Setelah selesai menulis Akio memberikam buku tersebut agar dibaca Himawari,lalu Himawari pun membaca surat tersebut.


"Kakak juga tidurnya nyeyak" ucap Himawari yang tersenyum dan melihat anak berumur 8 tahun makan dengan lahap didepannya.


'Tin tin tin'


Terdengar Suara klakson mobil dari luar apartemen.


"Akio tunggu disini dulu ya,kak Hima mau keluar dulu" ucap Himawari dengan berdiri.


Akio menganggukkan kepalanya dan Himawari pergi keluar.


Saat Himawari membuka pintu dia melihat Axell yang berdiri didepan,saat Axell melihat Himawari tanpa disadari dia mengelurkan darah dari hidung.


"Kau hidungmu" ucap Himawari dengan khawatir.

__ADS_1


"Oh ini,sudah biasa" balas Axell dengan tersenyum lalu menyusap darah dihidungnya dengan tangannya.


"Mari,ayo masuk" ajak Himawari,Axell pun masuk lalu duduk.


"Sudah lama aku tidak bertemu denganmu Hima" ucap Axell dengan tersenyum.


"Oh benar sekali,setelah kamu dan kak Hugo lulus aku sudah tidak pernah melihatmu" balas Himawari sambil duduk dan memberikan tisu ke Axell.


"Ya,kau sudah berubah,walaupun rambutmu semakin pendek,tapi kamu masih saja imut" jawab Axell dengan membersihkan hidungnya.


"Ah kakak bisa saja" ucap Himawari sambil tersenyum,lalu dari kejauhan Himawari melihat Akio yang mengintip dari balik tembok ruang makan "sini Akio" sambung Himawari sambil menepuk sofa disebelahnya dengan lembut.


Akio pun berjalan menghampiri Himawari dan melihat Axell seketika itu Akio pun takut dan memeluk Himawari.


Mengetahui hal tersebut Himawari pun mengusap-usap kepala Akio "Tak apa ini namanya kak Axell" ucap Himawari dengan lembut.


"Wah aku tidak tau kalau aku begitu menakutkan" jawab Axell dan melihat kearah Himawari dan Axell.


Akio pun melepas pelukan dari Himawari lalu mengambil buku dari sakunya dan mulai menulis.


Maaf kak,kalau aku telah membuatmu khawatir


Lalu memberikan tulisan tersebut pada Axell,Axell menerima buku tersebut dan membaca "tidak apa,namaku Axell,siapa namamu?" tanya Axell dengan ramah dan memberikan buku tersebut ke Akio.


"Oh namamu salam kenal juga" ucap Axell dengan melihat tulisan yang ditulis Akio.


Melihat hal tersebut Himawari pun tersenyum,Axell dan Akio pun bercerita bersama Sampai pukul 13.00.


"Oh ya Hima,katanya kau ingin kepanti asuhan?" tanya Axell.


"Wooo iya lupa,aku ingin memasukkan Akio,dia tidak mau tinggal bersamaku" ucap Himawari dengan memegang pundak Akio.


"Benarkah itu,baiklah ayo bersiap-siap" sahut Axell dengan mengusap kepala Akio dengan lembut.


Setelah semua sudah siap mereka berangkat kepanti asuhan secara bersama dengan mengengendarai mobil.


"(Tidak kusangka ada orang yang tega memotoj lidah anak kecil)" batin Axell dengan menyetir mobil dan mengingat-ngingat kejadian tadi.


Flashback on

__ADS_1


"Oh ya,kenapa kau tidak mau berbicara apa kau sariawan?" tanya Axell yang penasaran.


Tidak,mulutku baik-baik saja hanya saja


Akio pun membuka mulutnya dan menunjukkannya ke Axell,Axell pun terkejut,lalu Akio kembali menulis dikertas.


*Karena itu lah aku tidak bisa berbicara


Melihat hal teraebut,Axell berdiri duduk disebelah Himawari dan memeluk Akio "tenanglah kak Axell disini" ucapnya.


Flashback off


Sesampai dipanti asuhan mereka disambut dengan anak-anak,Akio pun melihat teman-temannya yang bermain dia pun juga ikut bermain,sebelum itu Akio memeluk Himawari terlebih dahulu barulah dia berlari dan bermain.


Dengan tersenyum Himawari melihat Akio bermain,lalu dia melihat jam arloji ditangannya dan waktu menunjukkan waktunya dia pergi kekampus,Himawari berpamitan pada pihak panti asuhan dan tidak lupa berpamitan dengan Akio,setelah itu barulah dia berangkat kekampus dan diantar oleh Axell.


iperjalanan ke VSA, Axell bertanya bagaimana Akio dan dirinya bisa dipertemukan dan bahkan sangat dengat.


"Oh itu, bertemu dengannya saat sedang makan malam disebuah warung nasi goreng,dan saat itu lah aku bertemu" ucap Himawari sambil menatap wajah Axell.


"Benarkah itu,dia anak yang sangat baik bukan?" tanya Axell yang sedang mengemudikan mobil.


"Ya,walaupun dia tidak bisa berbicara namun dia terlihat manis dan tampan" ucap Himawari sambil menatap kedepan.


"Woo apa kau menyukainya?" tanya Axell dengan nada menggoda dan mencoba untuk menaham tawanya.


"Tentu tidak,ak-aku ti"


Melihat ekspresi Himawari Axell pun tertawa " aku hanya bercanda Hima" timpal Axell dan tertawa.


"Eishh aneh-aneh saja" ucap Himawari lalu tertawa.


...꒰ ˶ᵔ ᵕ ᵔ˶ ꒱...


Untuk para reader᪥


Maaf jika karya saya tidak menarik membingungkan, karena saya susah mencari inspirasi dan merangkai kata-kata😭


Sekian terimakasih

__ADS_1


Salam dari Autor Sunflower Girl


⎙ My name is A⎙


__ADS_2