Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 4


__ADS_3

Teng teng teng'


Suara lonceng pertanda masuk berbunyi para murit masuk kekelas,lalu ada seorang yang membawa murit baru laki-laki lalu pergi kekelas.


"Morning semuanya" Sapa guru yang masuk kekelas lalu berdiri didepan papan tulis.


"Pagi bu" Balas murit yang berdiri lalu membungkukan badannya dan kembali duduk.


"Baik hari ini ada murit baru perkenalkan namamu"Ucap guru kepada anak baru, "pagi nama saya zian"Ucap Zian, "baik Zian silahkan duduk satu bangku dengan Himawari,mari lanjut pelajarannya".


Zian pun berjalan Kebangku Himawari dan duduk,Himawari pun tersenyum lalu mengulurkan tangannya "hai Zian namaku Himawari,kamu bisa panggil Hima" Ucap Himawari.


Zian hanya menatapnya,lalu Himawari menurunkan tangannya "ah baiklah kalau begitu salam kenalnya" Ucap Himawari lalu mengambil buku mapel didalam tasnya lalu menaruhnya dimejanya.


"E.,Him-Hima bolehkah saya ikut membaca" Ucap Zian dengan gugup.


Himawari pun kaget karena akhirnya Zian mau berbicara "ah tentu silahkan" Ucap Himawari sambil menggeser bukunya kearah Zian,dan mereka membaca buku bersama.


'Teng teng teng'


Lonceng istirahat berbunyi para siswa pun pergi kekantin, "Hima ayo kekantin" Suara Alexa dari luar kelas, "tidak kalian saja" Balas Himawari dari dalam kelas, "baiklah nanti nyusul kekantin ya" Sahut Dealova,lalu Alexa dan Dealova pergi kekantin.


"Hima tolong kesini sebentar" Ucap guru dari tempat duduk guru.


Himawari berjalan dan mendekat ke meja guru "ada apa bu?" Tanya Himawari, "tolong Zian ajak keliling sekolah" Ucap guru sambil beranjak dari tempat duduk lalu pergi keluar kelas.

__ADS_1


"Baik bu" Ucap Himawari sambil membukukan badannya,lalu berjalan kearah Zian.


"Zian,ayo aku ajak jalan-jalan keliling sekolahan" Ucap Himawari sambil mengulurkan tangannya.


Awalnya Zian ragu menerima uluran tangan Himawari tapi Akhirnya Zian menerima uluran tangan Himawari,lalu Zian bangun dari tempat duduknya dan mulai berjalan.


"(Ini pertama kalinya ada seseorang yang memberikan uluran tangannya padaku)" gumam Zian lalu melihat kearah Himawari.


"Zian sampai kapan kamu menggenggam tanganku?" Ucap Himawari sambil tersenyum,lalu Zian melepas genggamannya "m-maaf Hima" Ucap Zian sambil menundukkan kepalanya.


"Eh tidak apa-apa Zian santai saja" Ucap Hima sambil menepuk pumdak Zian,Zian pun kaget lalu terseyum.


Himawari melihat Zian tersenyum lalu"nah gitu dong senyum", "i-iya Hima"Jawab Zian.


"Nah baik Zian,ini namanya ruangan serikat siswa tidak semua siswa boleh masuk tergantung orang yang ada didalam" Ucap Himawari sambil masuk kedalam ruangan.


"Tenang akan aku Jawab satu-satu,benar aku ketua dari serikat siswa selama dua tahun,dari kelas satu sampai tiga ini dan mungkin juga akan diganti untuk tahun ini tergantung kepala sekolahnya,jadi kalau aku didalam ruangan serikat siswa jangan segan-segan untuk masuk ya" Ucap Himawari sambil keluar ruangan dan berjalan.


"Baik Hima"Balas Zian dengan mengikuti Himawari dari belakang.


Himawari dan Zian mengunjungi semua ruangan dan tiba dikantin Zian dan Himawari mengambil jatah makan siang dan duduk,mereka berdua makan bersama.


Zian terus menatap Himawari yang sedang makan,Himawari pun menyadari bahwa Zian melihatnya lalu Himawari gantian menatap Zian.


Zian pun salah tingkah lalu melanjutkan makan,Himawari pun tersenyum,lalu lanjut makan.

__ADS_1


Zian makan dengan lahap sampai tidak sadar ada nasi disamping bibirnya,lalu Himawari mengusap dengan kain bergambar bunga matahari miliknya,Zian pun kaget,lalu mengusapnya sendiri.


"Hei lihat lah anak laki-laki yang makan dengan Hima,dia begitu cupu ya" Ucap seorang siswi perempuan.


"nah iya denger-denger dia pindah kesini karena keseringan dibuly" Jawab teman murit tersebut.


Himawari dan Zian mendengar percakapan mereka langsung menghampiri mereka "sebegitu menyenangkan kah menggosipkan orang lain" Ucap Himawari sambil tersenyum.


Lalu kedua siswa seketika terdiam dan melanjutkan makan siang.


Himawari menarik tangan Zian,mengembalikan piring dan gelas makan,lalu kembali kekelas.


Sesampai dikelas mereka duduk ditempat duduk"m-maaf jika kamu malu"Ucap Zian sambil menundukkan kepalanya


"Eh,gak perlu menundukkan kepala,dan aku tidak malu,aku hanya tidak ingin kamu mendengar perkataan kasar mereka" Ucap Himawari sambil memegang bahu Zian dan tersenyum,Zian mengangkat kepalannya lalu tersenyum.


"Wah sepertinya kalian sedang membahas hal yang seru" Ucap Farel yang duduk dikursi kosong didepan Himawari.


"Nah iya gak ajak-ajak" Ucap Zaky yang duduk disebelah Farel, "lupain mereka,kenalin saya Arga" Ucap Arga dengan mengulurkan tangannya untuk berjabat.


Zian menerima jabat tangan dari Arga,Arga mengambil kursi kosong lalu meletakkannya disebelah kursi Hima, "kamu mah gitu,namaku Farel and ini Zaky" Ucap Farel, "b-baik"Balas Zain.


'Teng teng teng'


Lonceng pertanda masuk,para murit masuk kekelas dan mengikuti pelajaran sampai pulang sekolah.

__ADS_1


Arga mengajak Himawari pulang bersama namun ditolak tapi Himawa juga tidak mau melewati lorong kemarin sendiri akhirnya Himawari pulang bersama kakaknya yang pulangnya masih 2 jam lagi.


Himawari pun memutuskan untuk berkeliling sekolah dan tibalah diperpustakaan,mata Himawari tertuju pada anak laki-laki yang tengah membaca dengan tenang,Himawari pun menghampirinya dan lalu.


__ADS_2