
"Silahkan tuan mau yang warna apa?"tanya sipenjual,"warna biru dan Kuning"Jawab Arga.
Setelah itu sipenjual langsung membuatkan permen kapasnya "oh ya tuan anak perempuan anda sangat lucu"Ucap sipenjual,"maaf tapi dia teman saya"Balas Arga.
Karena perpedaan tinggi badan antara Himawari dan Arga sangat jauh membuat mereka tampak seperti anak dengan ayah,"Maaf tuan"Ucap sipenjual.
Arga membayarnya,mengUcapkan terimakasih lalu pergi bersama Himawari.
Mereka berdua duduk dikursi taman lalu memakan permen kapas"memang tinggi badanmu berapa Arga"tanya Himawari.
"Hmm mungkin sekitar 185"Jawab Arga sambil memakan permen kapas.
"Apa???,kamu tinggi sekali,tinggiku sendiri cuma 155"Balas Himawari dengan kaget"(hmm patas saja sampai dikira ayah yang mengajak anak perempuannya jalan-jalan)"Gumam Arga.
"Arga bagaimana cara agar tinggi?"Ucap Himawari dengan mendekatkam wajah Himawari kedepan Wajah Arga,Arga pun kaget dan gugup,dia langsung mundur kebelakang.
"E-itu(tadi itu sangat dekat sekali)"Ucap Arga, "eihh cepat Jawab Arga"Gerutu Himawari lalu memanyunkan bibirnya.
"E itu kamu harus banya minum susu"Balas Arga lalu lanjut makan, "ooh itu baiklah Arga nanti aku akan beli susu"Ucap Himawari lalu lanjut makan.
"Bagus lah dia masih punya keinginan untuk tumbuh tinggi)"Gumam Arga,lalu dia melihat permen kapas yang ada disebelah mulut Himawari lalu mengusapnya dengan tangannya.
"Ada permen kapas,apakan pipimu juga ikut makan,dan pipimu juga berwarna merah jambu"Ucap Arga.
Himawari pun langsung menutupi kedua pipinya lalu lanjut makan,setelah selesai makan mereka jalan-jalan dan memaikan beberapa permainan sampai sore hari.
Himawari melihat jam ditangannya"wah sudah pukul 17.00,ayo pulang Arga"ajak Himawari, "Ayo Hima"Jawab Arga.
__ADS_1
Llalu tiba-tiba ada seorang perempuan memeluk Arga,Himawari dan Arga pun kaget,lalu perempuan itu berjalan kedepan Arga.
"Apa kamu sudah lama menungguku Arga"Ucap gadis itu sambil tersenyum.
"Si-siapa dia Arga"tanya Himawari, "Hima aku bisa jelasin"Jawab Arga,tiba-tiba gadis itu mencium pipi Arga dengan mudah karena tinggi mereka tidak jauh berbeda"saya pacar Arga" Ucap gadis itu.
"E..,B-baiklah kalau begitu saya akan pergi dulu,Aku pamit Arga,kalian lanjutkan urusan kalian"Ucap Himawari yang hendak pergi tapi Arga memegang tangan Himawari.
Namun dilepaskan oleh Himawari"Aku harus pergi"sambung Himawari yang tersenyum lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
Himawari pun berhenti dan duduk dibangku taman,tak lama kemudia hujan yang agak deras datang.
Himawari menundukkan kepalanya lalu menangis disana
"(Kenapa hatiku rasanya sakit,dan memang kenapa kalau dia pacarnya Arga,kami hanya berteman,tak seharusnya aku cemburu padanya)"Gumam Himawari.
Namun wajah seorang pria itu tidak tampak jelas karena tertutup oleh air matanya.
"Menangislah ditempat yang hangat,tidak ada gunanya kamu menangis disini" Ucapnya lalu memberikan payungnya kepada Himawari dan pergi meninggalkanya.
Himawari pun sontak langsung berdiri hendak berterimakasih namun pria itu sudah menghilang dari hadapannya.
Himawari pun melihat gagang payungnya terlihat satu hurut terukir disana"H?"tanya Himawari pada dirinya sendiri,lalu Himawari pun lanjut berjalan pulang.
Himawari berjalan sambil memegang payung karena hujan tiba-tiba ada mobil berhenti tepat didepan Himawari,lalu ada seseorang berjalan kearah Himawari
"Kak Hima apa yang terjadi padamu mengapa kamu basah seperti ini"Ucapnya sambil melepaskan jaketnya dan memakaikanny.
__ADS_1
Himawari pun mengusap kedua matanya lalu melihat dengan jelas siapa yang berbicara dengannya.
"Oh Rangga,apa yang sedang kamu lakukan disini,masuklah kedalam"Ucap Himawari sambil mengangkat lebih tinggi payungnya
Rangga pun menarik tangan Himawari untuk masuk kemobil namun Himawari menolaknya"tidak Rangga,aku baik-baik saja"Ucapnya, "aku tidak mau kak Hima sakit"Jawab Rangga.
"Tidak Rangga" Balas Himawari, "jika kakak tidak mau masuk aku juga mau masuk"Ucap Rangga sambil menyilangkan dan menekuk tangannya kedepan.
Himawari pun tersenyum"Baiklah Rangga,tolong antarkan aku pulang ya".
"Pasti kak"Balas Rangga dengan semangat lalu dia membukakan pintu,mereka berdua masuk mobil,Rangga menyalakan mesin dan mulai menyetir.
"Oh iya kakak dari mana sampai basah begitu padahal bawa payung"tanya Rangga sambil fokus menyetir.
"E-itu tadi aku baru saja pulang dari taman hiburan dan mau pulang namun hujan and lupa bawa payung jadinya kehujanan"Jawab Himawari sambil tersenyum.
Rangga melihat Himawari sekilas lalu kembali fokus kejalan"(padahal jelas-jelas kalau kamu baru menangis masih saja ditutupi)"Gumamnya.
Setengah jam kemudian mereka sampai kerumah Himawari.
Himawari pun keluar dari mobil dan memakai payung"terimakasih Rangga"Ucap Himawari sambil tersenyum,"sama-sama kak"Jawab Rangga lalu langsung pergi.
Himawari masih menunggu diluar gerbang sampai mobil Rangga menghilang dari hadapan Himawari lalu masuk kerumah.
Himawari mulai berjalan kearah rumah,menggenggam erat payung itu lalu masuk kerumah"Hima kenapa kamu basah begini dan dimana Arga"tanya ibu.
Himawari lanjut berjalan menuju kamarnya dan mengabaikan pertanyaan ibunya,dia masuk kekamar,menutup pintu,mandi,lalu berbaring dikasur.
__ADS_1