Sunflower Girl

Sunflower Girl
Halaman 25


__ADS_3

"Akhhh"jerit Himawari lalu dia melihat kebawah "paku"ucapnya,lalu Himawari hampir terjatuh namun badannya ditangkap oleh Danta,lalu Danta membantu Himawari untuk duduk ditanah.


"Aku akan mencabut ini,pegang pundakku kalau sakit"ucap Danta yang memegang telapak kaki Himawari dan langsung mencabut paku dikaki Himawari,"Aaauu"jerit Himawari dengan meremas jas dipundak Danta,Danta pun tersenyum lalu melepas sepatu dan kaos kaki Himawari lalu mengobati lukanya.


"(Walau menakutkan dia juga memiliki sedikit rasa kemanusiaan)"gumam Himawari yang melihat Danta sedang mengobati lukanya,"sudah,lukanya sudah aku tutup"ucap Danta,lalu dia berbalik dan jongkok"bangunlah aku akan menggendongmu"sambung Danta.


"Tidak aku baik-baik saja"balas Himawari,lalu dia hendak berjalan "au"jerit kecil Himawari,"naiklah payah"sahut Danta,lalu Himawari pun naik dipunggung Danta,dan Danta menggendongnya.


"(Badannya begitu ringan dan bau badannya seperti susu vanila)"gumam Danta lalu mulai berjalan,lalu Himawari mengalungkan tangannya dileher Danta.

__ADS_1


"Apa setiap pergi sekolah kau membawa belati?"tanya Danta,"ya begitu lah"jawab Himawari,"lalu untuk apa kau berlari tadi"balas Danta,"e..,itu karena aku mana tega melukai orang,belati hanya untuk menakut-nakuti seseorang"jawab Himawari dengan percaya diri,"kau itu bodoh atau payah,mau menakut-nakuti orang lain tapi kau sendiri yang takut dengan mereka"ejek Danta,"tadi hanya pemanasan saja,oh ya terimakasih ya sudah mau membantu tadi"ucap Himawari dengan ramah.


"Tadi aku cuma lagi emosi,dan perlu meluapkan emosi"balas Danta dengan kasar,"(meluapkannya dengan membunuh orang)"gumam Himawari.


...**...


Mereka sampai dirumah Himawari,lalu Danta menggendongnya sampai didepan pintu lalu langsung pergi,"mah"ucap Himawari dari luar rumah,ibu pun membukakan pintu lalu terkejut karena kaki Himawari terluka.


"Sekarang jelaskan apa yang terjadi dengan kakimu,dan siapa yang membantumu pulang"ucap ibu yang membersikan luka Himawari.

__ADS_1


"E...(tidak mungkin aku bilang kalau aku dihadang para pria berbaju hitam,pasti nanti mama khawatir) tadi waktu pulang aku tidak sengaja tertusuk paku,lalu dibantu oleh kakak kelas hima"jawab Himawari yang menahan sakit.


"Ya lukanya tidak parah karena sudah diberikan perawatan pertama,dan kakak kelasmu oasti orang yang baik"ucap ibu dengan tersenyum,"mungkin saja ma"balas Himawari.


Disisi lain anak buahnya dan para prajurit berada diatas atap gedung kosong,anak buah Danta mengikat para prajurit bersama dengan kursi yang mereka dudukki,tak lama setelah itu Danta datang dengan menggunakan setelan jaz hitam lalu menghampiri para prajurit itu.


"Lihat lah,bagus bukan baju yang aku kenakan sesuai untuk hari pemakaman kalian"ucap Danta lalu tertawa,"Tolong lepaskan kami"jawab salah satu prajurit itu.


"Lepaskan?,bukankah aku sudah bilang,aku tidak sebaik itu,tapi karena hari ini suasana hatiku sedang baik,jadi aku tidak akan membunuh kalian"balas Danta lalu pergi duduk dan mengangkat satu kakinya dan meletakkannya diatas lutut sambil menyilangkan tanganya kedepan.

__ADS_1


"Kumohon tuan lepaskan kami"ucap salah satu prajurit yang memohon keDanta.


"Kuberi tahu,kalian tahu kenapa kaluarga Francisco saat membunuh musuhnya menggunakan jas?,ya karena kami menghormati kematian kalian,beruntunglah Kalian tidak bertemu dengan adik tiriku"balas Danta dengan menatap para prajurit itu dengan tajam"bernafaslah sepuas kalian aku akan pergi dan jangan harap kalian bisa kabur"sambungnya lalu berdiri dan pergi kedalam gedung.


__ADS_2