SUPER RICH MAN

SUPER RICH MAN
Mulai Dari Mana?


__ADS_3

Gerry segera menelefon Reykhel dan menceritakan semua yang ia lihat tadi, Ariana berusaha untuk mengakhiri tangisannya.


Membuat Reykhel meminta Jackson untuk putar arah menuju kampus VN.


***


Setibanya di kampus VN...


Dada Reykhel semakin panas bertambah, dia membalas Ariana dengan amarah wajah yang memanas, "Dasar perempuan tidak punya harga diri!" lalu melangkahkan kakinya dengan cepat, dia menarik Ariana dan membawanya pergi seperti sedang menyeret makhluk tak berdaya.


"Jackson, aku tidak ingin lagi melihat pria itu di kampus ini!"


"Sakit, tolong lepaskan tanganku..." pinta Ariana sembari memukul-mukul lengan Reykhel.


"Diam!" bentak Reykhel yang langsung membuat Ariana tercekat di tengah tangisannya.


Jackson yang mendapat titah itu pun langsung menganggukinya, "Baik, Tuan."


Sebagai sesama lelaki yang punya harga diri, dan berpikiran logis membuat Jackson tak ingin menggunakan kekerasan, dia masih ingin berbicara dari hati ke hati.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Reykhel membawanya ke ruangan Rektor. Reykhel membawa Ariana masuk ke dalam lift, pintu tertutup dan bruk!


"Aw!" rintih Ariana saat pria itu menghempaskan tubuhnya dan membuat bahu kanannya membentur dinding lift, dia masih menangis, "Emh!" Ariana memejamkan kedua matanya dengan erat saat Reykhel menopang kedua tangannya di dinding itu, membuat pergerakan Ariana terkunci.


Kakinya masuk di sela kaki Ariana, membuat gadis itu gemetaran, sesegukan.


"Lihat saja bagaimana nanti malam aku akan menguliti mu hidup-hidup, mencabik mu seperti makanan anjing! Perempuan biadab!"


"Jangan sakiti saya, Tuan..." gumam Ariana dengan lirih.


"Katakan!" geram Reykhel dengan memanas membuatnya menatap tajam pada wajah yang ketakutan itu, dia mencubit dagu lancip Ariana dan membuat mereka saling bersitatap, "Apakah harta kekayaanku masih belum cukup untuk membeli tubuhmu? Atau ... kau masih berhubungan dengan keluargamu, dan memintamu untuk menjajakan tubuhmu ini kepada pria itu?"


Tangan Reykhel mulai bermain, mengusap lembut wajah Ariana, "Katakan padaku, malam ini kau ingin aku memulainya dari mana, hm?"


"Emh..." tak sadar Ariana pun mendesah, lalu dengan cepat dia menutup mulutnya sendiri dan kembali menangis saat Reykhel menggigit lehernya hingga memerah.


"Kau menyukainya? Baiklah, aku akan memulainya dari sini..." tunjuk Reykhel pada leher yang membekas merah itu, lalu dia terkekeh membuat Ariana begitu ngeri.


Ting!


Pintu lift terbuka, dan Reykhel kembali menggenggam tangan Ariana membawanya masuk kedalam ruangan rektor tersebut.

__ADS_1


Klek!


Pintu ruangan terbuka.


Rektor dan beberapa dewan sedang rapat interen, melihat penguasa kampus ini datang mereka pun segera membubarkan rapatnya.


"Tuan muda? Selamat datang di kampus VN, Tuan..." semuanya lekas berdiri dan membungkukkan tubuh memberikan bow.


"Kenapa Tuan tidak memberitahukan saya, jika Tuan akan datang?"


Reykhel langsung duduk di sofa dan mendorong Ariana hingga terjerembab jatuh di bawah kakinya.


Mereka saling bersitatap.


Ariana mengusap air matanya, dia tahu dia salah karena tak bisa bersikap tegas kepada Sebastian.


Tetapi tak sepatutnya seorang suami memperlakukannya seperti itu.


"Apakah Tuan muda menemukan ketidakpuasan di kampus ini, Tuan?"


"Ya!" dia menaikkan kedua kakinya di atas meja, lalu membungkukkan tubuhnya mendekatkan diri dengan Ariana, dia menggulung rambut Ariana dengan kasar, terdengar embusan napas yang beradu dengan udara panas di sekitarnya.

__ADS_1


"Dia membuatku begitu murka..." dan Reykhel diam sejenak, lalu berdecih, "Cih! Skorsing dia selama satu bulan, dan hapus semua nilai mata kuliahnya!"


__ADS_2