SUPER RICH MAN

SUPER RICH MAN
Hubungan Masa Lalu


__ADS_3

Puas jalan-jalan mengelilingi taman samurai, dan tai terasa kini posisi ketinggian Matahari hampir mencapai puncak kepala. Panas membuat mereka begitu kehausan.


"Suamiku, haus..." seru Ariana dengan mimik wajahnya yang di buat-buat.


"Ya sudah tunggu di sini, aku akan mencari air mineral dulu."


"Aaaaa... air dingin dong, jangan air mineral."


"Suhu tubuh setelah beraktifitas akan menjadi panas, jadi sangat tidak di sarankan untuk langsung meminum minuman dingin... mengerti?" tandas Reykhel yang segera beranjak dari tempat duduknya. Lalu dia mengusap pucuk kepala Ariana, "Tetap di sini dan jangan pergi kemana pun, mengerti?"


"Emh..." angguk Ariana.


Dia pun menunggu air mineral yang akan segera di dapatkan Reykhel, sambil menunggu, Ariana mengedarkan pandangan matanya dan tak sengaja ia melihat Megan.


"Nona Megan? Kenapa bisa ada di sini?" lirih Ariana bertanya pada dirinya sendiri, dia mengernyitkan kening saat Megan mendekat ke arahnya.


"Lama tidak bertemu, Ariana."


"Nona Megan? Tak di sangka bisa bertemu di tempat ini, ternyata dunia ini memang sempit, ya." dia berdiri agar bisa mensejajarkan dengan tinggi tubuh Megan.

__ADS_1


"Hmph! Menjauh lah dari Reykhel, kalian tak akan bisa bersama. Karena kalian di takdir kan untuk berpisah!"


"Omong kosong apa lagi ini? Aku adalah istri sahnya, hubungan kami telah di akui oleh hukum Negara dan juga agama, kau hanya seorang wanita yang datang dari masa lalunya dan ingin kembali meskipun sudah tahu dia adalah pria yang telah menikah." serangan balik Ariana masih juga belum mampu membuat Megan terpukul mundur.


"Hm, benarkah? Lalu apa ini?" Megan dengan sengaja menunjukan sebuah video antara dirinya dan Reykhel, dulu, saat mereka masih bersama.


Di dalam video itu Reykhel berjanji akan selalu menjaga, dan mencintai Megan sampai akhir hayatnya.


"Apakah selama ini Rey telah mengatakan bahwa dia mencintaimu? Atau ... telah jatuh cinta padamu? Tidak, kan?" Megan menyeringai senang saat melihat wajah Ariana yang menunduk.


Kedua tangannya terkepal erat, "Aku tidak mengerti apa maksudmu, lebih baik kau pergi sebelum suamiku datang."


"Dia datang juga kau tak bisa berbuat apa-apa."


"Yang seharusnya malu adalah kau!" pekik Megan, dan selang beberapa menit kemudian Reykhel pun tiba.


"Ariana, ada apa?" lalu menatap Megan, "Sedang apa kau di sini? Bukankah Jackson sudah mengantarmu pergi? Lalu kenapa kau bisa muncul di hadapan ku?"


Dengan nanar sendu Megan menatap Reykhel, dia sedikit memiringkan kepalanya.

__ADS_1


"Aku datang kemari untuk menjemput putra kita, Reykhel!"


Deg!


Ariana membelalak terkejut saat itu juga, tangannya sampai menapak di dadanya yang bergemuruh.


Hembusan napas berat terdengar dari mulut Reykhel, "Aku tidak pernah memiliki anak denganmu -"


"Mama..."


Seorang anak kecil dan pelayan wanita datang menghampiri Megan, pelayan wanita itu bernama Lily, dia juga membawa balon di tangannya.


"Leo?" seru Megan sembari membelai pucuk kepala Leo saat anak lelaki itu memeluk kedua kaki sang Mama.


"Aku datang ke Jepang untuk menjemput Leo, demi menghindari Papamu, aku terpaksa melarikannya ke Negara ini. Saat itu, aku datang ke rumah mu untuk memberikan ini..." Megan mendekat untuk memberikan surat keterangan lahir Leo, namun Reykhel membuangnya.


"Kau boleh saja membenci ku, tetapi kau tak akan bisa membenci anak kita... Leo tak bersalah, dia hadir karena cinta kita. Sekalipun aku hanyalah wanita masa lalu mu, tetapi Leo, dia adalah masa depan ku... terlepas kau ingin mengakuinya atau pun tidak!"


Megan kembali ke sisi Leo. Megan mengelus pucuk kepala Leo, "Lihatlah ke dalam matanya, Rey."

__ADS_1


Tatapan Reykhel menyorot anak lelaki itu dengan tajam dan membuat nya takut, "Mama?" lirih Leo, dia menyuntikan wajahnya, namun Megan menenangkannya.


"Tidak apa-apa sayang, ada Mama di sini. Ayo kita pergi."


__ADS_2