SUPER RICH MAN

SUPER RICH MAN
Makan Malam


__ADS_3

Usai berenang dan sebelum dua insan itu naik ke tepian kolam, Ariana dan Jackson sudah beranjak dari tempat itu.


Sekarang Ariana sedang menyiapkan makan malam, sepertinya sekretaris Jackson juga akan ikut makan malam bersama dengan mereka. Sementara itu di tepi kolam, Reykhel dan Megan sudah memakai kimono mandi mereka, ada handuk kecil di atas meja.


Lalu Reykhel menggunakannya untuk mengeringkan rambut Megan dan begitu juga sebaliknya. Setelah selesai dengan ritual itu mereka berdua pun segera masuk ke dalam rumah, mereka masuk ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri kemudian memakai pakaian yang layak.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Usai berganti pakaian mereka berdua pun segera keluar kamar menuju ruang makan untuk mengisi perut masing-masing, Reykhel melihat Ariana yang sedang menyendok kan nasi ke atas piring Jackson dan itu membuat Reykhel sendiri merasa tak suka.


"Sedang apa kau di sini?" tanya Reykhel dengan nada yang begitu ketus. Jackson pun menyadari akan hal itu, Jackson berdiri lalu memberikannya bow.


"Maaf Tuan, saya datang untuk menyampaikan sesuatu," lalu dia menatap tak suka kepada Megan.

__ADS_1


Megan yang merasa risih pun segera mendekat kepada Reykhel, Dia memegang tangan kanan nya.


"Apa?" lanjut Reykhel bertanya sembari menarik kursi untuk ia duduki, yang juga diikuti oleh Megan yang duduk disampingnya.


"Rapat pembangunan tembok perbatasan kota akan dilanjutkan tiga hari kemudian, karena kami belum mencapai kesepakatan."


"Hm, Benarkah? Kenapa belum mencapai kesepakatan? Bukankah itu tugasmu?"


Jackson mengangguk, "Maafkan saya Tuan, rapat yang akan diadakan tiga hari lagi saya harap Tuan muda juga akan ikut menghadiri. Agar semua bisa saling memastikan tanpa suatu keraguan."


begitu Ariana ingin mendudukkan tubuhnya Reykhel pun memanggilnya,"Ariana!"


Gadis itu mengangguk, "Iya Tuan?" lalu dia berdiri dan melangkah mendekat ke samping tuan muda Reykhel, "Apakah Tuan muda membutuhkan sesuatu?"

__ADS_1


"Kau hanya melayani nya saja, apakah kau sudah lupa dengan statusmu?!" seru Reykhel dengan bersungut, dia begitu kesal.


Ariana diam sejenak lalu segera meminta maaf, "Maafkan saya tuan," mulailah gadis itu menyentuhkan nasi dan lauk pauk ke piring Ariana, tak lupa dia juga segera membuatkan teh madu hangat kesukaannya.


Megan yang melihatnya pun langsung mengetuk kan jemarinya di atas meja, "Bukankah kau seorang pelayan pribadi? Apakah bisa berada di satu meja yang sama dengan kami?" pertanyaan macam Apa itu?


Ariana pun tersenyum, "Iya Nona Megan, saya berada disini karena takut jika tuan muda membutuhkan sesuatu. Jika Tuan mudah membutuhkan sesuatu... maka Tuan muda tidak perlu repot lagi untuk memanggil saya dengan suara yang nyaring ."


"Jika kalian masih mengobrol, keluar sana!" seru Reykhel, dimana kedua telinganya mulai memanas.


Suasana makan malam itupun berlalu dengan begitu cepat, Ariana segera mengangkut piring-piring yang kotor ke wastafel pencuci piring. Dia hanya diam saja tak menanyakan apa pun lagi setelahnya, begitupun juga dengan Reykhel, Dia memutuskan untuk segera kembali ke dalam kamarnya.


Pada saat Megan ingin mengikuti langkah kakinya tiba-tiba saja Jackson mencegahnya, "Nona Megan!"

__ADS_1


Kelopak mata Megan terlihat turun, dia mendengus kesal sembari menaikkan satu alisnya. Raut wajahnya pun terlihat sangat jengkel, "Ada apa?" tanya Megan dengan nada tak suka.


__ADS_2