SUPER RICH MAN

SUPER RICH MAN
Kesucian Dibalas Pengkhianatan


__ADS_3

Hujan deras tiba-tiba saja mengguyur kota, rembulan nampak bersedih malam ini. Dia menyembunyikan diri di balik hitamnya sang mega.


Sena terlihat menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi memecah dinginnya hujan.


Dia melaju menuju apartemen Andreas, dia ingin memastikan jika apa yang ia khawatirkan tak akan pernah terjadi.


Sesampainya di apartemen, dia melihat ada mobil lain selain dari mobil milik kekasihnya itu.


Apakah Andreas sedang bersama teman prianya, atau? Sena menggeleng, dengan langkah cepat dia menuju pintu apartemennya.


"Eh, tidak di kunci?"


Dorongan pelan membuat daun pintunya terbuka, dengan langkah hati-hati dia masuk ke dalam.


"Ah... emh... Sa- sayang lebih kuat lagi."

__ADS_1


Deg!


Sena membulatkan matanya, dari dalam kamar itu terdengar suara pria dan wanita yang saling merintih penuh kenikmatan.


Sena menggigit kecil bibir dengan langkah lunglai dia membuka pintu kamar, Klek!


Dengan dua mata kepalanya, Sena melihat perbuatan yang tak senonoh itu. "Apa yang kalian lakukan!" pekik Sena ditengah panasnya pergumulan kedua orang itu.


Sontak saja Andreas yang terkejut pun langsung melepaskan diri dari wanita yang berada dibawah keuntungannya.


Sena menggeleng, dia tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat, terlebih lagi saat tahu wanita itu adalah rekan satu pekerjaannya. Sena adalah seorang model begitu juga dengan wanita tersebut.


"Brengsek! Kalian memang anjing dan serigala, lebih baik kalian mati Saja!"


Andreas yang tak terima dengan umpatan itupun, Dia segera turun dari ranjang dan menampar wajah Sena.

__ADS_1


Plak!


"Argh!" Sena meraba wajahnya yang terasa perih, terlihat jelas bekas tanda merah di pipi kanannya. Tak terima Sena pun membalas tamparan itu.


Plak!


"Kau memang pria bajingan, aku tidak sudi melahirkan anak ini! Tadinya aku datang kemari untuk memberitahukan kabar baik, aku hamil... di dalam rahimku sedang tumbuh benih mu, tetapi apa aku dapat? Kau mengkhianatiku!" Sena memukul dada bidang Andreas dengan kuat dengan diiringi air matanya yang jatuh menetes.


"Kau memang tak pantas disebut sebagai seorang lelaki, Kau adalah binatang!" lanjut Sena.


Andreas pun tak senang saat mengetahui kehamilan Sena, "Sialan! Kau hanya wanita murahan, jika kau memang wanita yang baik, maka kau takkan mungkin mau tidur denganku. Jika seorang wanita telah merelakan kesuciannya kepada seorang pria maka itu artinya dia bisa menjajakannya kepada pria manapun!" sungut Andreas sembari mendorong Sena dengan kuat hingga terduduk di lantai.


"Ah! Sssshhhh..." Sena merintih kesakitan tak lama setelahnya darah segar pun mengalir dari belahan kakinya, "Aaaaaaa... sakit! Tolong aku, sakit!" Sena begitu kesakitan saat mengalami pendarahan hebat, wajahnya memucat dengan bibirnya yang mulai membiru, kata orang mengalami keguguran adalah hal yang paling menyakitkan daripada melahirkan.


Sena mengulurkan tangannya berharap Andreas mau meraihnya, "Andreas tolong aku..." dia memegangi perutnya, "Antarkan aku ke rumah sakit, sakit sekali... aku bisa mati karena kehilangan banyak darah!" pinta Sena dengan sangat, dia begitu kesakitan.

__ADS_1


Andreas pria bejat yang sama sekali tak mempedulikannya, "Lebih baik kau mati saja, mati bersama dengan anak yang ada di dalam perut mu ini!" Dia menendang kuat perut ke Sena hingga membuatnya memakik kesakitan dengan semua urat-urat di wajahnya yang menonjol, tak lama setelahnya dia pun pingsan.


__ADS_2