SUPER RICH MAN

SUPER RICH MAN
One Night (2)


__ADS_3

"Maaf menganggu waktu istirahat Anda, Tuan muda," ucap Jackson sembari mengangguk hormat pada pria yang sedang berdiri di ambang pintu, pintu yang hanya setengah terbuka.


"Jackson? Kau sangat menggangguku, tak bisakah kau memberitahu ku terlebih dahulu jika ingin datang?"


"Maaf Tuan, saya datang hanya untuk mengantarkan tas kerja Tuan muda saja."


Wajah Reykhel masih terlihat kesal, dia menunjuk tas itu dengan matanya, "Taruh saja di meja kerja, lalu segeralah pulang. Dan, jangan mengganggu lagi... aku cukup lelah hari ini!" tandas Reykhel dengan cepat tanpa memberikan kesempatan untuk menjawab, lalu Reykhel pun segera masuk ke dalam kamar.


Menutup pintu dengan sedikit kuat membantingnya, Brak!


Ariana yang masih bersembunyi di balik selimut pun tiba-tiba saja membelalak saat merasakan ada seseorang yang naik ke atas ranjang, ya siapa lagi jika bukan Reykhel.


"Kau sudah tidur?" tanya Reykhel kepada istrinya, namun tak ada jawaban.


Ariana bisa mendengar jelas helaan napas kasar Reykhel, lalu mendecih, "Cih!" aaaa dia mulai penasaran dengan rasa dari kelembutan itu.


"Tuan?" seru Ariana seraya memegang tangan Reykhel.


"Apa? Kau belum tidur? Kau masih menunggu untuk melakukannya lagi?" PD kali dia? 🧐


Ariana mencoba untuk duduk dan bersandar bantal sembari menarik selimut itu, menempelkannya dengan kuat untuk menutupi dada.

__ADS_1


"Aku sudah tidak mau lagi, lain kali saja, kalau rasa sakitnya sudah hilang."


Tumben? Biasanya gak mau tahu dia, 😱


Ariana mengangguk pelan, "Terimakasih Tuan atas pengertiannya -"


"Siapa memberimu pengertian? Itu hanya sebuah peringatan atas kelakuan mu yang tidak terpuji."


Hei, apakah itu artinya dia mengakui Ariana sebagai istrinya?


Ariana menundukan wajahnya, "Maafkan saya, Tuan. Saya sama sekali tidak -"


"Aku tidak bisa mendengar mu bicara!" bantah Reykhel, karena apa yang baru saja di katakan oleh Ariana malah terdengar seperti sebuah gumaman belaka.


Reykhel yang mendengarnya pun langsung mengeraskan rahangnya sembari menaikkan satu alisnya, "Bicara seperti itu lagi, aku akan menerkam mu sampai habis!"


Sudah, jangan di bahas lagi, atau singa jantan itu akan mengamuk habis-habisan.


"Ta- tapi Tuan? -" saat Ariana memberanikan diri untuk menatap Reykhel, dia malah mendapatkan serangan ciuman darinya, "Mmmm... Mmmm..."


Reykhel menarik tubuh Ariana dan kembali berada di bawah kungkungannya. Inilah hukumannya jika melanggar apa yang baru saja dikatakan oleh sang Tuan muda.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Malam menuju puncak, dinginnya malam tak terasa untuk keduanya yang tengah tertidur dengan memeluk satu sama lainnya.


Nyaman, membuat hidung pesek Ariana betah lama-lama di dada bidang suaminya itu.


Tubuh polos keduanya yang hanya memakai selimut putih tebal, dua setel baju dan sebuah kimono mandi berserakan di atas lantai.


"Engh..." Ariana mendadak merasa kedinginan, dia pun menarik tangannya lalu menekuknya diantara tubuh mereka.


Reykhel juga merasa dingin, dia kembali menarik tangan Ariana dan meletakkannya di atas tubuhnya. Akhirnya keduanya terbangun karena saling tarik menarik tangan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi akhirnya menyapa juga, Ariana bangun lebih awal dari pada suaminya. Dia segera turun menapakkan kedua kakinya di lantai.


Baru juga mau turun dari ranjang, tangan Reykhel segera menarik tangan Ariana.


"Masih pagi dan dingin, mau kemana kau?"


"Sudah pagi Tuan, saya harus segera menyiapkan sarapan pagi, kan?"

__ADS_1


"Ck! Biarkan saja koki yang menyiapkannya. Kau siapkan saja pakaian kerjaku."


__ADS_2