
Setelah perdebatan alot itu selesai, kini seluruh keluarga sedang dijamu oleh pemilik rumah dengan makanan yang Syakira sendiri yang memasaknya.
Mereka makan bersama sambil tertawa-tawa membahas acara pernikahan Syakir dan Syakira yang akan dimulai dari hari itu juga.
"Kamu sudah menyiapkan bekal untuk calon suami mu Sya?" tanya Uwak Mila istri dari Pak Dekan.
Syakira tersenyum, "Sudah Wak. Itu yang di meja itu khusus untuknya. Dan juga penganan yang berada di kotak itu untuk seluruh keluarga nya."
"Ya sudah, duduklah bersama mereka. Biar Uwak saja yang menghidangkan makanan ini."
Syakira mengangguk, "Iya Wak." jawabnya.
Syakira segera beranjak menuju dimana semua keluarga Syakir sedang berbincang hangat dengan Ayah Rajis dan Uwak Ridwan selaku pemilik rumah.
Baru satu langkah kaki itu berpijak di ambal beludru itu, deringan ponsel miliknya membuatnya terkejut.
Syakira segera merogoh ponsel yang ada disaku rok prisket berwarna hitam miliknya dan melihat siapa yang menghubunginya.
Deg, deg, deg..
__ADS_1
Jantung Syakira berdetak tidak karuan saat melihat nama Syakir tertera disana. Ia melangkah menuju balkon yang ada di lantai dua.
Sambil menaiki tangga Syakira mengangkat panggilan video dari Syakir.
Pertama kali yang terlihat ialah meja yang dipenuhi dengan buku dan juga kertas soal. Syakira mengernyitkan dahinya.
"Ini kenapa bisa begini sih soalnya? Seingatku udah aku ubah? Astaghfirullah! kenapa pula ada gambar lembu disini?! Haisshhh.. Pastilah ini kerjaan Agam! Agam....?? Awas kamu! Habis semua kertas ujian Om, kamu coret?? Ya Allah.. Untung sayang! Haisshhh.." gerutu Syakir yang membuat Syakira terkekeh dan itu spontan saja membuat Syakir terkejut dan segera membalikkan kamera ponselnya menjadi ke depan.
"Ehehehe.. Asslamualaikum calon makmum?"
Syakira terkekeh lagi. "Waalaikum salam calon imam! Abang ngapain? Kok yang kayak kesal gitu sih?" tanya Syakira dengan suara kekehan masih terdengar jelas di telinga Syakir yang saat ini juga sedang terkekeh melihatnya.
"Ini, soal ujian anak-anak baru saja dicoret sama anak Kak Annisa, Agam! Hadeuuuhh.. Coba lihat ini!" tunjuknya pada Syakira yang membuat Syakira tergelak keras.
"Hahahaha.. terus, mau diapakan soal itu?"
"Entahlah. Bingung! Yang ada kalau dikembalikan Abang yang malu. Ck. Ada saja ulah keponakan ku yang satu itu. Em.. Kamu lagi dimana?" Tanya Syakir dengan mata masih fokus pada lembaran ujian itu.
Syakira tersenyum, "Tadi mau ngumpul sama keluarga Abang. Tapi nggak jadi, lantaran Abang yang nelpon?"
__ADS_1
Syakir terkekeh, "Maaf sayangku. Abang hanya ingin melihatmu saja!"
Wajah Syakira memerah karena malu. Syakit tergelak saat melihat kedua pipi Syakira merona karena panggilan sayangnya.
"Dibiasakan ya? Kalau udah nikah, nggak akan kaku lagi nanti!"
Syakira menunduk dengan senyum malu-malu terlihat jelas di wajahnya. Syakir tersenyum lagi.
"Selamat sayang. Kamu resmi jadi calon istriku. Untuk saat ini kita masih bertunangan. Tapi bulan depan, kamu sudah sah menjadi seorang istri dari Syakir Abbas Syahputra. Persiapkan dirimu. Karena setelah ini kita akan jarang bertemu. Karena Abang harus ke Jakarta mengurus sesuatu. Abang akan kembali tiga hari sebelum pernikahan kita. Untuk itu, jika kamu mendengarkan ucapan yang tidak menyenangkan atau kabar burung apapun itu, jangan mudah percaya. Kalau kamu ingin jawaban, hubungi Abang. Maka Abang akan menjelaskannya padamu, paham?" imbuh Syakir dengan suara tegas nan lembutnya.
Mata Syakira mengembun, ia menganggukkan kepalanya dan tersenyum manis pada Syakir. "Bagus. Sebaiknya kamu turun ke bawah. Dikira kita lagi ngapain lagi. Kamu belum tahu aja kedua kakak ku itu. Turunlah. Abang hanya mengabarkan hal ini padamu. Agar kamu kelak tidak marah atau berpikir macam-macam, kenapa Abang sangat susah dihubungi. Ya?"
Syakira mengangguk dan tersenyum, "Tentu. Semoga urusan Abang cepat selesai. Dan kita bertemu setelah sebulan lamanya. Jaga diri dan hati-hati. Aku tutup, assalamualaikum Bang Kiki.." imbuhnya dengan wajah merona.
Syakir terkekeh, "Waalaikum salam sayangku." balasnya dengan tersenyum manis semanis madu.
...****************...
Yuk mampir! Sambilan nunggu Abang Syakir update.
__ADS_1
Noh, cus kepoin!