Syakir Dan Syakira

Syakir Dan Syakira
Cari masalah lagi?


__ADS_3

Seminggu berlalu sejak perdebatan mereka berdua, seminggu sudah keduanya tidak bertemu.


Dikarenakan Syakir dan Syakira memiliki waktu yang berbeda saat ke kampus, jadi selama itu juga mereka tidak bertemu.


Hari ini entah ada angin apa keduanya pun tiba-tiba bertemu lagi. Hal yang tidak terduga pun terjadi lagi.


Yang mana Syakira sedang berjalan bersama Ayu berpapasan lagi dengan Syakir. Yang membuatnya kembali ribut ialah tas Syakir tanpa sengaja menggaet tas Syakira dari samping hingga membuat gadis jutek itu tertarik mengikuti kemana Syakir melangkah.


"Duh. Duh, duh.. Eh. Eh. Lepasin tas gue!" serunya begitu gusar saat merasakan tubuh tertarik mengikuti langkah kaki Syakir yang terus berjalan tanpa menoleh ke belakang.


Pemuda jangkung itu tidak sadar sudah menarik seorang gadis hingga gadis itu mengikuti langkahnya dengan mundur.


Bodohnya Syakira kenapa tidak berbalik dan berjalan normal seperti bisa. Kenapa harus mengikuti langkah Syakir kayak begitu hingga teman-teman sekampusnya melongo melihatnya. Seolah Syakira sedang memainkan drama dengan Asdos mereka.

__ADS_1


"Eh, bandot jangkung! Lepasin tas gue! Kenapa lu tarik kayak begini sih?" katanya pada Syakir yang terus berjalan tanpa mendengarkan ocehan gadis itu.


Ia terus melangkah hingga menuju keruangan dekan. Tetapi belum lagi tiba disana, Syakira sudah menghentikan langkahnya.


Plak.


"Astaghfirullah!" pekik Syakir begitu terkejut saat merasakan tengkuknya terasa panas akibat pukulan yang membuatnya meringis menahan sakit.


Pemuda jangkung mirip Ayah Emil itu barulah berbalik melihat ke belakang. Ia berdecak saat melihat siapa yang sudah memukul tengkuknya itu.


"Elu itu yang ada apa! Lu lihat nggak tas gue? Mau elu bawa kemana tas gue sama gue huh? Elu itu kok suka banget sih cari masalah gue?!"


Syakir menatap gadis itu dengan bingung. "Heh, kamu itu ya yang cari masalah sama saya! Kamu tengkuk saya sedang nggak tau apa salah saya!" ketusnya semakin kesal pada Syakira.

__ADS_1


"Lu lihat nih tad gue! Lihat nggak? Nyangkut dimana tas gue? Sengaja kan elu?! Bilang aja lu! Elu memang suka 'kan cari masalah sama gue??"


"Nggak! Saya nggak cari masalah sama kamu ya! Saya nggak tau kalau tas kamu nyampir di tas saya! Barangkali kamu nih yang memang sengaja menyampir kan tas kamu itu ke saya? Bisa jadi kan??" tuduhnya yang membuat Syakira menatapnya geram.


"Eh Asdos dodol! Gue itu nggak mungkin nyangkutin tas gue di tas elu ya? Ya kali gue gila mau nyangkutin tas gue hingga diri gue ketarik sama tubuh tiang listrik elu?? Aneh lu kalau ngomong!" ketus Syakira menatap kesal pada Syakir yang kini menatapnya dengan malas.


"Elu yang aneh! Kapan-kapan gue nyangkutin tas elu!" balasnya juga sama seperti bahasa Syakira yang membuat Syakira menganga.


Aldo dan Ayu terkekeh-kekeh mendengar Syakir ikut ketularan Syakira untuk yang kedua kalinya. Sementara Syakir mengatupkan mulutnya rapat-rapat karena merasa salah ngomong.


Syakira menatap Syakir dengan wajah cengonya. Setelahnya ia tertawa terbahak-bahak mengingat jika Syakir sudah dua kali mengikuti gaya bicaranya.


Melihat Syakira tertawa Syakir menunduk dan terkekeh kecil. Namun, setelahnya ia berdehem dan kembali bersikap cool dihadapan Syakira yang masih tertawa menertawakan dirinya.

__ADS_1


Pak Dekan yang kebetulan lewat pun ikut terkekeh. Tekadnya sudah bulat untuk menemui kedua orang tua sepasang anak manusia yang bernama sama tetapi berbeda jenis itu.


__ADS_2