Syakir Dan Syakira

Syakir Dan Syakira
Keseruan di rumah Annisa


__ADS_3

Kinara membawa Syakira untuk duduk di dekat Tama dan Lana yang saat ini sedang makan semangka dari kebun nya sendiri.


Tanaman menjalar tepat berada di kaki pondok dimana Syakira berdiri. "Duduk disini Sya. Kamu di depannya!" titah Lana pada Syakira dan Kinara


Keduanya mengangguk setuju. "Fokus kaka ipar! Aku akan mencoba menyaluarkan sesutu ke tubuhmu. Dulu, Kak Annisa mendal. Nggak bisa masuk karena sudah ada sesuatu yang di tubuhnya!" Ketus Kinara melirik Annisa yang kini sibuk dengan memakan buah semangka bersama sang suami. Bang Tama.


Syakira terkekeh kecil. "Kita mulai! Fokus!" Syakira mengangguk.


Syakira mulai memejamkan matanya dan mengikuti apa yang Kinara katakan padanya. Kinara pun demikian.


Dua wanita itu sangat fokus dalam menyalurkan sesutu. Syakira merasakn sesutu yang hangat mengalir di seluruh tubuhnya.


Kinara menarik sedikit ujung bibir itu hingga membentuk senyuman. Ali dan Lana terkekeh. Sedang Tama dan Annisa tidak peduli.


Keduanya sedang sibuk makan buah semangka yang mereka tanam dengan tangan mereka sendiri.


Setelah selesai, Kinara membuka matanya dan melihat mata Kinara yang kini sudah terisis dengan ilmu kanuragan miliknya yang dulu pernah malda berikan padanya selain Annisa.


Karena Annisa saat itu sudah memiliki ilmu batin yang lebih tinggi, jadi ilmu yang Kinara salurkan tidak diterima oleh tubuhnya.


Sedangkan Syakira sangat mudah. Seolah ilmu itu tau jika Syakira sangat membutuhkannya untuk menjaga dirinya sendiri.


"Ikuti gerakan ku kakak ipar. Setelah itu kamu praktekkan langsung pada mereka!" tunjuk Kinara dengan matanya.


Syakira terkekeh, kemudian mengangguk. Sedangkan Annisa melirik akinara dengan mata menyipit tajam.


Sadra jika sednag dilirik tajama oleh sang Kakak, Kinara melengos. "Apa?" ketusnya saat mata keduanya bertubrukan.


"Jangan bilang kamu-,"

__ADS_1


Tak.


Tak.


"Uhuk!"


Deg, deg, deg..


Jantung semuanya berdetak terkejut melihat Tama seperti diam tak berkutik setelah terbatuk. Matanya melotot melihat Lana, ali dan Annisa.


Annisa mengeram kesal. "Kamu ya dek!" pekiknya pada Kinara yang kini tertawa terbahak melihat ilmu itu sudah bisa digunakan oleh Syakira dengan sekali totokan saja.


(Othor selipkan dunia fantasi sedikit disini, biar rame! 🤣)


Syakira terkejut bukan main saat menyadari jika ilmu itu sudah berfungsi. Dan tanpa sengaja suami Annisa yang menjadi sasarannya.


"Nara! Ini harus diapakan Abang ipar biar kembali lagi?? Haisshh.. Kenapa pula tanganku mentotok bang Tama. Ya Allah! Astaghfirullah! Gimana ini?!" serunya dengan panik.


Bukannya menolong Tama agar terlepas dari totokannya itu, malah ia jadi panik sendiri dan hampir menangis. Berulang kali meminta maaf pada Annisa dan Tama.


Sedang pelaku yang sebenarnya saat ini sedang tertawa terbahak sambil memegangi perutnya yang tiba-tiba kram karena tertawa.


"Maaf kak. Maaf bang. Aku nggak sengaja! Hiks.. Maaf.." isak Syakira merasa bersalah karena melihat Annisa yang tidak tahu harus berbuat apa.


Kedua saudaranya yang lain sibuk menertawakan tama dan Annisa. Syakira sibuk meminta maaf dengan menangis.


Semua momen itu Kinara abadikan dan ia kirim pada Abangnya, Syakir yang saat ini sedang bertugas ke Jakarta untuk mengurus perusahaannya disana.


Keseruan yang tidak terbayangkan oleh Kinara tadinya ternyata terjadi juga berkat Syakira.

__ADS_1


Syakira yang sedang sibuk meminta maaf dan menangis saat mendengar suara di dalam pikirannya muncul.


"Jangan panik Syakira! Fokus! Fokus! Dan Fokus! Jika kamu panik, kamu tidak bisa membuka totokan itu."


Syakira mengangguk dan mengusap air matanya. Ia menghela nafasnya dan kembali fokus. Ia kini duudk disamping tama karena Annisa berdiri dihadapannya dengan cara memeluk Tama yang kini terdiam tanpa kata.


"Bismillah.."


Tak.


Tak.


"Uhuukk! Uhhuukk! Air!" pinta Tama yang membuat Syakira langsung berlari dan melesat seperti angin.


Kinara dan Ali melongo melihatnya. Sedang Lana saat ini sednag mendekati abangnya itu yang sudah menjadi adik iparnya.


Ck!


Keluarga yang aneh. Abang angkat yang paling tua berjodoh dengan adik bungsu Kak Ira dan Lana yaitu Annisa.


Itulah yang dinamakan jodoh. Tak ada yang tahu seperti apa dan dimana kita terikat dengan seorang pemuda yang sudah di tetapkan untuk kita.


Syakira yang sudah berhasil mengambil air segera memberikannya apda lana. Lana segera memberikannya pada Tama dan suami Annisa itu menenggak habis air putih itu.


Setelah nya ia melirik Syakira dan menggelengkan kepalanya. Syakira menunduk merasa bersalah.


Tama terkekeh, "Kamu tahu Sya? Kamu itu sama persisi seperti kakak ipar kamu, Annisa. Abang rasa Syakira akan sangat terhibur dengan kelakuan mu itu!" katanya pada Syakira yang kini menoleh padanya dengan wajah bersalahnya.


Tama tertawa. Annisa menghela nafas panjang. Ia kemudian tersenyum dan memeluk Syakira yang kini meneteskan aiar matanya karena merasa diterima oleh keluarga calon suaminya.

__ADS_1


__ADS_2