Syakir Dan Syakira

Syakir Dan Syakira
Masih suci?


__ADS_3

"Ughh.. Sentuh aku Bang.. Please.." pinta Syakira dengan sangat.


Syakira semakin gencar melucuti Baju yang masih tersangkut di tubuh Syakir. Ia menarik paksa baju itu hingga koyak dibagian kancingnya.


Syakir melototkan matanya. "Yaa ampun Sya! Kenapa jadi sadis begini sih?" Keluhnya dengan terkekeh saat Syakira begitu bersemangat ingin di sentuh.


Syakira tidak menjawab. Ia kembali melakukan tugasnya untuk membantu Syakir melepaskan celana hitam dan gesper yang masih melekat di tubuh Syakir.


Setelah semuanya tanggal. Syakira segera menerkam Syakir yang membuat pemuda tampan berkumis tipis itu kaget bukan main saat perlakuan Syakira padanya.


Keduanya larut dalam cumbuan yang tiada habisnya.


Sementara di sudut ruanagan sana yang tertutup kain pembatas, ia tidak bisa mendengarkan appaun. Karena Syakir memasang volume headseat itu dengan lumayan keras hingga matanya meltot seketika.


Jika alunan musik merdu lumayan. Tetapi ini suara alunan suara musik kaset rusak yang Soni dengarjkan hingga ia mengumpati syakir ribuan kali saking kesalnya.


Sedangkan yang di umpati ribuan kali sedang sibuk menikmati pengalaman pertamanya bersama sang istri yang kini semakin gencar melakukan sesuatu pada tubuhnya yang belum pernah ia lakukan sama sekali.


Tiba puncaknya saat Syakir ingin melakukan penyatuan untuk pertama kali, Syakir mengernyit kan dahinya dan menatap Syakira yang kini berada di bawahnya.


"Kamu..? Masih suci sayang?" tanya Syakir yang dibalas dengan lenguhan panjang oleh Syakira saat merasakan pusat tubuhnya sakit dan juga nik mat dalam waktu bersamaan.


Syakir memejamkan matanya saat merasakan pusat tubuhnya terjepit disana yang membuatnya mengeram menahan rasa yang entah seperti apa.


"Bagaimana bisa Sya? Ugh.." katanya lagi yang tidak disahuti oleh Syakira.


Karena saat ini ia sedang berusaha membuat Syakir terpancing dengan ulahnya itu.


Dan benar saja. Syakir terpancing. Dengan cepat ia langsung saja melakukannya. Keduanya larut dalam kenikmatan yang pertama kali mereka rasakan.


Apalagi syakir.


Ia tidak menyangka jika Syakira masih suci hingga saat ini. Padahal yang ia tahu jika Syakira dulunya sudah tidak suci akibat selaput dara miliknya sudah terkoyak karena sebuah benda yang dipaksa masuk oleh Soni dulunya.


Kebahagiaan yang tiada tara untuknya. Ini merupakan bonus untuknya. Untung saja ia cepat masuk dan menghentikan aksi gila Soni.

__ADS_1


Jika tidak, pastilah Syakira akan ternoda untuk yang kedua kalinya oleh Soni.


Keduanya sibuk menggapai cakrawala nirwana bersama tanpa sadar jika waktu sudah subuh. Dimana penghuni rumah yang sedang menunggunya sudah terbangun dan siap untuk memanggilnya demi menangkap pelaku yang terkurung disana dengan sengaja.


"Kamu aja yang ketuk pintunya. Abang nggak berani Ken!" ucap Kenta pada Kenan yang kini juga menggeleng padanya.


"Nggak ah! Yang ada nanti aku kepanasan melihat adegan live keduanya!" tolak Kenan yang diangguki oleh Ali sambil terkekeh.


Lana hanya bisa terkekeh saja. "Ketuk saja Ken! Panggil namanya. Kita harus segera kembali. Baru saja Kak Ira mengabarkan jika Kinara saat ini sudah berada di rumah sakit untuk melahirkan."


"Betul itu!" timpal Ali yang diangguki terpaksa oleh Kenan.


Dengan berat ia segera mengetuk pintu kamar pengantin itu dan memanggil nama Syakir. Berharap jika Syakir akan bangun dan menyerahkan pembunuh itu pada mereka semua agar mereka bisa cepat kembali kerumah masing-masing.


Sementara di dalam kamar.


Syakir dan Syakira yang baru saja melakukan penyatuan untuk yang kesekian kalinya, kini keduanya sudah mandi dan bersiap akan keluar setelah membereskan segala sesuatu yang berserakan disana.


Dengan sedikit meringis dan berjalan lambat, Syakira membereskan semua isi kamarnya. Ia menuju ke pintu saat terdengar suara ketukan dari luar.


"Aku buka pintu dulu Bang. Tolong Abang bawakan ini ke kamar mandi." Katanya pada Syakir dan diangguki oleh pemuda tampan yang kini sudah tidak perjaka lagi di usia tiga puluh tahunnya.


"Sya? Kamu tidak apa-apa Dek? Syakir mana?" belum lagi Syakira menjawab pertanyaan Lana, tetapi sudah di potong oleh Syakir terlebih dahulu.


"Aku disini Bang! Bentar! Aku lepasin pembunuh ini dulu!"


Deg!


Syakira terkejut.


Ia berbalik dan melihat Syakir menuju ke sudut ruangan yang tertutup kain hitam itu.


Deg!


Deg!

__ADS_1


Mata Syakira membola saat melihat jika Soni lah yang ada disana. Lututnya lemas seketika. Ia hampir saja jatuh jika tidak berpegangan pada pintu bertepatan dengan Syakir membawa Soni dengan wajah memerah dan mata yang melotot.


Mata itu seperti tidak tidur satu malaman. Syakir menyeringai melihat itu. Ia segera menyerahkan Soni pada kedua Polisi yang sudah menunggunya.


Sebelumnya, Syakir melepaskan dulu totokannya di tubuh Soni yang membuat pemuda itu ambruk jatuh ke lantai dengan mata terpejam.


Soni jatuh di lantai tanpa mengenakan CD nya yang membuat Syakira menoleh ke arah lain karena ia sadar jika Soni tidak mengenakan CD nya. Yang tersisa hanya baju kemeja nya saja.


"Bawa dia Pak! Sudah cukup hukumannya dari saya untuknya!"


Pak Polisi itu mengangguk. "Baik. Akan segera kami tangani kasus ini. Karena bukti sudah ada tinggal menghukumnya saja. Em.. Pak Lana?"


"Saya Pak?"


"Bolehkah saya meminta kain sarung untuk menutupi belalai pisangnya ini? Nggak mungkin dong dia kami bawa dalam keadaan belalai pisang nya terekspos keluar?"


Lana, Ali. Kenan, Kenta dan Syakir saling berpandangan kemudian tertawa bersama karena menyadari jika Soni tidak mengenakan CD nya hingga belalai pisangnya itu terlihat jelas ketika ia terjatuh di lantai.


Yang mana belalai itu sudah kisut dan teler dan tidur miring akibat totokan mematikan dari Syakir tadi malam.


...****************...


🤣🤣🤣🤣🤣🤣


...Hehehe.. Sekedar pengumuman aja ye?...


...Besok pagi othor akan terbitkan karya baru lagi. Kisah ini tentang anak Annisa. Tania, dan kedua saudara kembarnya....


...~ Princess Pratama ( Tania )...


...~ Dua hati satu Cinta ( Almaira dan Alzana )...


...~ Terpaksa menikahi sepupu ( Prince Arryan dan Almaira )...


...Jangan lupa ikutin ye?...

__ADS_1


...Othor tunggu kalian disana untuk meninggalkan jejak....


...See you...😘😘...


__ADS_2