Syakir Dan Syakira

Syakir Dan Syakira
Pengakuan Soni


__ADS_3

Syakir mengetatkan rahang nya saat melihat tangan Soni semakin tidak terkendali. Syakira menangis. Ia begitu tersiksa dengan dua hal sekaligus.


Pertama karena obat haram itu. Kedua karena tangan Soni yang sudah tidak terkendali lagi.


Ia sibuk menggerayangi tubuh Syakira. Tidak hanya diluar tetapi juga di dalam baju Syakira.


Syakira melototkan matanya saat merasakan tangan Soni masuk ke dalam CD nya dan memegang pusat intinya.


Brengsek kau Soni!! Sialann!!! Abaaaannngggg!!


Teriak Syakira dalam hati saat merasakan reaksi pada tubuhnya. Wajahnya memerah saat ini dengan nafas memburu.


Ia tidak bisa bergerak lantaran tubuhnya terasa kaku. Air mata terus beruraian di pipinya. Syakir semakin tidak terkenadali melihat hal itu.


"Sabar bang! Sabar bang! Lebih baik kamu bujuk kakak ipar agar mau dilepaskan totokan nya oleh Soni." Bisik Kenan di telinga Syakir yang membuat lelaki tampan berkumis tipis itu segera berbicara pada Syakira.


"Minta pada Soni untuk melepaskan totokan dari tubuhmu! Katakan padanya jika kamu akan melayaninya!" suara dingin Syakir merasuk ke hati dan telinga Syakira.


Nafasnya memburu saat ini.


Syakira menatap Soni lagi dengan semakin mengiba. Soni yang melihat itu pun tertawa. "Baiklah, baiklah.. Tapi ingat! Setelah totokan ini lepas, kamu harus melayani aku! Paham?!"


Syakira mengedipkan matanya. Soni tersenyum senang. Ia segera melepas totokan di tubuh Syakira.


"Ughh.. Ya Allah." ucap Syakira saat totokan itu lepas dari tubuhnya.

__ADS_1


Ia menatap Soni dengan mengiba dan juga pandangan penuh dengan kabut gai rah.


Soni menyeringai


"Penuhi janjimu Sya! layani aku!" tegasnya pada syakira yang hanya dibalas wajah memerah saja.


Kepala Syakira semakin pusing saat ini. Sekuat tenaga berusaha sadar dan memancing Soni untuk mengakui semua perbuatannya.


"Bang Soni.. Ugghh.. Bantu aku.." ucapnya denagn tubuh yang semakin memanas.


Soni tersenyum senang, "Tentu, Apa yang harus akau lakuakn untukmu sayangku??" jawabnya sambil mengikis jarak dengan Syakira.


"Ughh.. Aku ingin dengar pengakuan darimu tentang mama ku. Ah.. Apa benar ka-kamu yang membunuh mama ku lalu memper kosa nya? Ah.. Jangan disitu1 sssttt.." ucap syakira dengan reaksi tubuh yang semakin menginginkan lebih.


Syakir semakin mengetatkan rahangnya. "bentar lagi bang! Sabar! Kakak ipar sednag berusaha!" ucap kenta menenangkan Syakir yang semakin tidak menentu.


Ternyata sakit sekali melihat istri sendiri dilecehkan di hadapan kita sedang kita sendiri tidak bisa melakukan apapun. Pikir Syakir. Air mata Syakir menetes melihat pengorbanan Syakira untuk rumah tangga mereka.


"Aku bersumpah! Soni tidak akan lepas lagi setelah ini! Ia akan mendekam di penjara seumur hidupnya!" ucap Syakir dengan wajah yang semakin memerah.


"Hem.. Kamu ingin tahu atau tahu banget?" tanya Soni pada Syakira yang kini sedang ia lecehkan.


Syakira yang memang dalam pengaruh obat semakin merasakan hawa yang entah seperti apa di tubuhnya.


"Ughh.. Cepa katakan! Aku sudah tidak tahan!" serunya pada Soni yang kini tertawa menyeringai padanya.

__ADS_1


"Hahaha.. Sabarlah sayang.. Kamu ingin tahu bukan? Baiklah.. Benar. Jika aku yang membunuh Mama Dinta dan juga memper kosanya!"


Deg!


Semua yang ada diluar sana terpaku dan terkejut mendengar pengakuan soni.


"Aku sengaja membunuh nya. Karena dia tidak merestui jika aku akan menjadi suami kamu saat sudah besar nanti. Mama Dinta menolak keras dengan cara aku di tampar olehnya! Karena geram, aku sengaja ingin melenyapkannya. Tetapi sebelum itu aku ingin menikmati tubuh tuanya itu yang ternyata tidak nikmat. Karena sudah sering di cicipi oleh ayah kamu! Untuk itu, sebagai gantinya aku ingin melakukan hal yang sekarang akan kita lakukan, aku lakukan padamu!"


"Aku sakit hati saat Mama kamu mengatakan jika aku bukanlah pemuda yang pantas untuk mendampingi kamu, makanya aku membunuhnya."


"Dan juga.. Aku memang sengaja ingin membunuhnya karena aku ingin menikmati tubuh indah mu ini. Ughh.. Ya tuhan.. Nikmat sekali palung surga Mu sya! Ughh.. Aku sudah tidak tahan!"


"Aaaaaaa..." teriak Syakira saat tangan soni mencengkram buah melon miliknya dengan keras.


Syakira mende saah dan menangis bersamaan menahan rekasi tubuh dan rasa sakit di buah melon miliknya.


"Ke-kenapa kamu lakukan itu padaku?? Hiks.. Ughh.. Ah.." lenguh syakira lagi


"Aku sengaja melakukannya. Karena ingin balas dendam pada mama kamu! Aku sengaja menyiksa kamu agar kamu trauma dan dianggap gila agar harta kepemilikan ayah kamu jatuh ke tanganku. Bukankah harta itu milik kakek kita??" ucapnya pada Syakira yang kini semakin tidak tekendali.


...****************...



Mampir ye?

__ADS_1


__ADS_2