
Setelah Syakira di totok Kinara, barulah Annisa menggeser Syakira untuk duduk di kursi. Annisa memberikan air minum padanya.
Syakira terdian dengan tatyapan kosongnya. Totokan di tubuhnya sangat berfungsi ketika ia mengamuk seperti ini.
Hanya tiga orang yang bisa memiliki ilmu kanuragan yang diliki Malda itu. Salah satunya Syakir yang kini sudah terbang meninggalkan langit Medan menuju langit Singapura dimana nyawa nya yang di pertaruhkan disana.
Annisa dan Kinara tidak sampai hati melihat keadaan Syakira yang seperti kehilangan separuh hidupnya karena kepergian mendadak dari Syakir.
Annisa dan Kinara membaringkan Syakira setelah Kinara melepas totokannya itu. Syakira langsung saja terlelap saat dirinya di rebahkan di ranjang yang masih ada bau keringat Syakir disana.
Annisa tahu itu. Dan dia lah yang sangat mengenal bau keringat Syakir adik kesayangan nya itu.
Mereka semua bekerja sama untuk membersihkan kamar Syakira. Bunda Zizi berserta Arta sedang dalan perjalanan saat Annisa menghubungi mereka.
Untuk saat ini, Syakira bisa tenang. Entahlah dengan esok ataupun hari-hari ke depannya. Annisa dan semua keluarga Syakir sangat berharap jika Syakira bisa bertahan demi Syakir.
Hari-hari berlalu dengan cepat.
Sudah sebulan kepergian Syakir ke Singapura tetapi tidak sekalipun Syakira mendapat kabar tentang suaminya. Annisa dan Kinara selalu menjenguk Syakira yang kini berbadan dua setelah kejadian dimana malam terakhir Syakir menyentuhnya.
Sikap Syakira pun berubah drastis. Ia yang saat bertemu Syakir berwajah jutek dan dingin kini sudah kembali ke asalnya.
Syakira sudah memimpin perusahaan miliknya dan milik Syakir. Fakta yang baru saja Syakira tahu jika Syakir memiliki banyak usaha dimana-mana hingga ke Singapura.
Salah satu pabrik pembuatan lunak serta percetakan buku online khusus penulis Indonesia yang menetap disana.
Tidak hanya itu saja. Fakta lain tentang identitas Syakir terkuak saat Fatan Asisten kepercayaan nya datang untuk meminta tanda tangan nya ialah, bahwa Syakir merupakan Raja penulis Novel online yang sudah mendunia.
__ADS_1
Sedang Ratu nya di duduki oleh Kakak iparnya, Annisa. Yang membuat Syakira tidak bisa berbicara apapun lagi tentang suaminya ini.
Seorang pemuda yang hidupnya begitu sederhana ternyata dirinya merupakan orang terkaya di peringkat nomor dua dengan julukan Syan Syan Ki se Asia.
Yang begitu ditakuti dan di segani oleh penulis luar karena kecerdasan otaknya dalam menulis yang dimiliki oleh Syakir.
Syakira sampai menganga saat melihat semua bukti keberhasilan Syakir dari Asisten nya serta sebuah video ketika dirinya di undang ke Singapura untuk mendapatkan penghargaan penulis berbakat di bidang Roman Fantasi.
Entah berapa banyak lagi rahasia Syakir yang tidak Syakira ketahui. Dan saat ia mengetahui segalanya Syakir sudah pergi dan belum tentu akan kembali lagi.
Syakira hanya bertahan hidup demi buah Cintanya dengan Syakir dan juga keyakinan hatinya jika suatu saat nanti, bahwa Syakir akan kembali diwaktu yang tepat.
Syakira yakin itu.
Dan untuk hari-hari ke depannya ia akan bertahan walau sulit. Karena dirinya sekarang ini memikul tanggung jawab yang sangat berat yang sudah Syakir amanahkan padanya.
Sepuluh tahun berlalu.
Syakira masih berkutat dengan laptop dan juga berkas miliknya dikejutkan saat pintu ruangannya terbuka paksa dari luar yang menunjukkan tiga orang bocah berusia sembilan tahun tersenyum manis hingga gigi putih nan ompong itu terlihat lucu dimatanya.
Ingin sekali Syakira marah karena sudah mengganggu konsentrasinya. Tetapi ketika melihat salah satu anaknya itu tersenyum begitu riang hingga gigi ompongnya terlihat membuat Syakira tertawa sarkas.
Sang asisten Pribadi yang merupakan sahabat dekatnya itu pun terkekeh melihat ketiga anak sahabatnya itu yang baru saja pulang dari sekolahnya.
"Mereka ngotot mau kesini Ra. Makanya aku bawa kemari. Kamu udah selesaikan ya?" ucap ayu pada Syakira yang dijawab dengan anggukan olehnya.
"Sebenarnya sedikit lagi. Semua itu buyar karena ketiga bocah nakal mama ini, hem? Ada apa kalian bertiga kesini??" tanya Syakira sembari menghempaskan tubuhnya di sofa ruangannya itu.
__ADS_1
Si bungsu tersenyum semakin lebar hingga membuat Syakira pun ikut tersenyum.
"Mama tahu? Tadi saat sekolah mau di mulai adek ketemu siapa?"
"Siapa?" tanya Syakira sembari menarik anak bungsunya buah cintanya bersama Syakir itu.
"Adek ketemu sama papa!"
Deg!
Deg!
Syakira terkejut saat mendengar ucapan anak bungsunya yang kini menunjuk figura besar foto pernikahannya dan Syakir sepuluh tahun yang lalu.
"Papa nak? Bagaimana bisa?" tanya Syakira masih kentara terlihat terkejutnya.
"Ya bisalah Mama. Kan papa ngajar di sekolah kita sebagai guru??"
"Hah?"
...****************...
Tenang..
Nanti othor bahas kok bagaimana bisa ye?
Jaangan lupa lika dan komennya untuk othor. Serta mampir juga karya baru othor. Syakir akan segera tamat.
__ADS_1
Dan dilanjut dengan kak Tania.