Syakir Dan Syakira

Syakir Dan Syakira
Di bawa pulang kerumah Syakira


__ADS_3

Seperti yang sudah di duga Syakir, bahwa Syakira saat ini dibawa pulang kerumah Syakira. Soni ingin mengeksekusi dirumahnya sendiri.


"Sabar sayang.. Sebentar lagi kita tiba! Ugghh.. Abang sudah tidak tahan dengan pusat tubuhmu yang pernah Abang nodai dulu. Gimana dulu sakit apa enak Sya? Saat benda keras itu menguyak selaput dara milikmu??" Soni tertawa melihat waja Syakira memerah menahan marah.


Brengsek kau Soni!


Syakira mengumpatinya di dalam hati dengan mata terpejam. Soni tertawa lagi melihat wajah Syakira semakin memerah karena kesal padanya.


Syakir dan yang lain mendengar ucapan Soni sangat geram. Rahang ke lima lelaki itu mengetat seketika.


Ya, lima lelaki.


Ada Syakir, bang Lana, Ali, Arta dan Kenan. Suami Bella. Ia pun ikut andil dalam masalah itu. Dan dialah yang menajdi supir mobil milik Lana sementara Ali tidak bisa lantaran tangannya sedang memangku laptop.


Mereka terus saja mengikuti mobil Soni dari jarak aman. Untungnya malam itu masih terlihat ramai walau waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam.


Sementara di mobil Soni, ia semakin gencar menyentuh setiap jengkal tubuh Syakira yang kini lemas tak berdaya. Syakira hanya bisa mengumpatinya di dalam hati.

__ADS_1


Tangan Soni bahkan dengan kurang ajarnya sudah menggerayangi tubuh Syakira di bagian buah melon dan juga pusat intinya.


Syakira sangat marah, tetapi ia tidak bisa melakukan apapun karena dirinya sedang di totok saat ini.


Brengsek kau sialan!! Darimana kau mendapatkan ilmu yang sama seperti ku! Sebaiknya aku pura-pura mengalah agar ia melepaskan totokan ku ini. Astaghfirullah Abang.. Aku ternoda untuk yang kedua kalinya di tangan setan Brengsek ini! Geram Syakira di dalam hati.


Soni yang sudah tidak sabar segera melajukan mobilnya dengan begitu kencang hingga membuat Kenan terkejut. Ia pun mengikuti mobil itu dengan kecepatan yang sama karena jalanan yang mereka lalui mulai lengang.


Meerka tiba dikawsan perumahan milik Syakira sudah pukul sebelas lewat tiga puluh malam. Sudah hampir tengah malam. Dan kawasan Syakira sudah sunyi saat ini. Hanya ada satpam yang menjaga gerbang komplek itu.


Syakir sengaja menghubungi satpam itu untuk membuka pintu gerbang agar mobil paling depan itu bisa masuk.


Soni semakin cepat melajukan mobilnya sedang Kenan sengaja berhenti di pos satpam untuk mengucapkan terimakasih karena sudah membuka gerbang komplek.


Syakir tidak menjelaskan apapun pada satpam itu. Tetapi ketika melihat mobil polisi di belakang mobil mereka, pak satpam langsung paham.


Ternyata Syakir sedang ingin menangkap penjahat yang baru saja masuk tadi.

__ADS_1


Setelah mengucapkan terimakasih, mobil yang di kemudikan Kenan dan Polisi kini kini bergerak cepat menuju rumah Syakira yang terlihat gelap tetapi terang di kamar Syakira.


Syakir menyeringai melihat itu. Ia melirik semua saudaranya. "Saat nya kita mendengar pengakuan dari si brengsek ini. Aku tidak akan membiarkannya lepas begitu saja. Kita harus menyuruh Syakira untuk membuat Soni percaya padanya dan mengakui segalanya. jangan panggil aku Syakir Abbas Syahputra jika aku tidak bisa menangkap pelakunya! Dulu saja bisa ku tangkap dengan kaksus pemerkosaan. Apalagi saat ini. Ia akan dikenakan pasal berlapis. Pertama penculikan, kedua pembunuhan mama Dinta, ketiga pelecehan dan ke empat.."


"Kasus pemerkosaan yang akan ia dapatkan!" timpal ke empat saudara Syakir dengan kompaknya.


Kelima lelaki tampan berbeda usia itu menyeringai saat mereka mulai masuk ke rumah itu dan duduk bersama polisi di ruang tamu.


Mereka akan mendengarkan pengakuan dari Soni sebelum menangkapnya.


"Kita mulai!" ucap Syakir dengan seringai yang begitu menakutkan terlihat oleh mereka semua.


...****************...


Othor pernah janjikan ya, kalau akan buat give away di novel syakir ini?


Othor akan lihat perubahan level dulu di bulan depan. Jika bisa akan othor adakan give awaynya. Jika tidak, akan othor buat di cerita anak Annisa nanti.

__ADS_1


Yuk mampir.



__ADS_2