
Beberapa hari ini Papa sukses membuatku sangat sibuk, sampai harus mengabaikan telepon dari Meera, tiga hari harus mengawasi pembangunan di Surabaya yang memang tinggal beberapa tahap lagi agar tak terjadi kesalahan, sebab jika ada kesalahan kita harus mengulang semua dari awal lagi dan itu akan memakan waktu yang tidak sebentar. Aku sengaja memilih penerbangan pagi untuk pulang agar bisa istirahat lebih lama di rumah nanti, rencananya aku akan menemui Meera malam ini, dia pasti sangat kesal karena aku mengbaikannya.
Pukul 9.25 aku sudah sampai di rumah, terlihat Papa sedang mengobrol dengan seseorang di ruang tamu, itu Pak Sigit beliau orang kepercayaan Papa.
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam sudah sampai, ya sudah sana istirahat pasti lelah"
" Iya Pah, aku masuk ya, mari pak Sigit"
" Iya pak Adrian, selamat beristirahat"
Mama mengahampiriku dan mengambil alih tas kerja ku, aku mencium punggung tangannya dan pamit untuk ke kamar, aku benar-benar lelah. Sesampainya di kamar aku langsung merbahkan badan tanpa mengganti pakaianku, tak butuh waktu lama akupun terlelap.
Tok tok tok
" Drian bangun, sudah dzuhur sholat dulu terus makan" itu suara Mama
" Iya ma"
Aku langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai mandi dan berpakaian untuk sholat aku langsung menunaikan kewajiban ku.
" Drian sudah belum sholatnya, ayo makan"
" Sudah ma, ayo" tak lupa ku gandeng wanita yang telah merawatku ini
" Mama makin cantik" mama tersenyum
" Kau persis Papa mu tukang rayu"
Papa sudah menunggu kami di meja makan dan kami pun makan dengan hening, iya kami tidak terbiasa dengan obrolan di meja makan. Selesai makan kami lanjut mengobrol di ruang keluarga.
" Gimana pembangunan nya dri"
" Lancar pa, aku yakin bisa selesai tepat waktu"
" Kalau Meera bagaimana" kali ini mama yang bertanya
" Meera beberapa kali menelpon, tapi tidak sempat ku jawab"
" Lalu"
" Aku akan menemuinya malam ini ma, mama tenang saja"
" Syukurlah"
" Mama mu sangat menyukai Meera Dri" bisik papa yang masih bisa di dengar Mama
__ADS_1
" Aku tau Pa" Mama hanya tersenyum
************
Aku tiba di rumah Om Danang pukul 8.00
" Assalamualaikum" tidak ada jawaban
Tok tok tok " Assalamualaikum"
" Waalaikumsalam, eh nak Adrian mari masuk, silahkan duduk mau minum apa?"
" Apa saja tante"
" Tunggu sebentar ya, tante buatkan minum sekalian panggil om"
" Iya tante" tak lama om Danang datang
" Adrian sudah pulang, om dengar kamu sedang di Surabaya, ayo duduk"
" Iya om baru pulang tadi pagi, om apa kabar?"
" Om baik, bagaimana kabar Papa Mama kamu sehat?"
" Silahkan di minum nak Adrian"
" Terimakasih tante, oh iya om Meera ada waktu di Surabaya aku tidak sempat menjawab telepon Meera"
" Meera pergi menonton dengan teman-temannya nak, kalau saja nak Adrian telepon om akan suruh Meera di rumah saja"
" Tidak apa-apa om, biar saya yang menyusul, kalau begitu saya permisi om tante"
" Iya nak, hati-hati dijalan" aku berpamitan untuk menyusul Meera, tak lupa meminta izin untuk pulang terlambat aku mungkin akan mengajak Meera jalan-jalan sebentar.
********************
Di Mall
Aku langsung menuju ke bioskop begitu sampai di tempat banyak orang menghabiskan banyak waktu berbelanja atau sekedar makan, ku lihat 3 gadis keluar dari studio nampak 2 gadis tertawa puas sedang yang 1 malah berwajah masam namun tetap cantik. Itu Meera dan temannya yang ku ketahui bernama Caca dan Tya, Meera menyadari kedatangan ku entah apa yang 2 gadis katakan Meera malah membekap mulut mereka dengan posisi merangkul.
Aku mengajak mereka makan, selesai makan Caca dan Tya pamit untuk pulang terlebih dahulu aku tau mereka pasti sengaja memberi waktu untuk ku dan Meera.
" Mau berjalan-jalan, aku sudah meminta izin kepada om dan tante, kau tidak perlu khawatir"
Meera hanya mengangguk dan mengikuti ku di belakang. Aku mengajaknya ke taman kota, aku akan bercerita banyak malam ini, tak butuh waktu lama kami sampai ke taman kota.
" Kau duduklah aku mau beli minuman dulu" aku lupa membelinya waktu di Mall tadi, ia mengangguk, gadis penurut.
__ADS_1
Aku kembali dengan membawa minuman dan beberapa makanan ringan. Belum sempat duduk
" Sudah siap bercerita"
" wow tunggu dulu gadis, aku bahkan belum duduk" aku duduk di damping kanan nya.
" Kau ingat saat pertama kali kami berkunjung kerumah mu?" dia mengangguk
" Sebelumnya Papa sudah memberitahu ku bahwa kita akan ke rumah mu, tujuannya adalah untuk mengenalkan aku dan kau, ini ke 4 kali nya papa mengenalkan ku dengan anak gadis temannya dan hanya kau yang aku suka"
" Lalu"
" Apa kau sepolos ini?"
" Aku benar-benar tidak mengerti"
hmmmmm aku menarik nafas panjang
" baiklah, kau ingat makan malam di rumah ku, saat kau ke kamar mandi para orang tua sedang membicarakan perjodohan kita, kita akan bertunangan bulan depan, inilah yang ku maksud dengan akan lebih sering bertemu kau ingat?"
" aku ingat, lalu kenapa kau tidak menolak perjodohan ini, dan bagaimana dengan perkanalan sebelum-sebelumnya?"
" aku sangat mencintai orang tua ku terutama Mama dia sangat menyukaimu, perkenalan pertama dia seorang model dan aku tau bagaimana kehidupan para model aku tidak suka, kedua dia seusia ku dia sangat agresif aku takut, ketiga dia mungkin seusia mu tapi sangat kekanakan, keempat kau dan mama sangat menyukaimu aku tidak bisa menolak tapi aku juga tidak akan memaksa semua tergantung padamu" kali ini ia terdiam, mungkin sedang mencerna penjelasanku
" aku menerima perjodohan ini, aku akan bicara dengan Ayah dan ibu sepertinya mereka juga menyukaimu"
" Syukurlah, sekarang mau ku antar pulang atau...."
" kita habiskan dulu makanan ini, lalu antar aku pulang"
" baiklah gadis, seperti katamu"
Kami menghabiskan malam dengan banyak obrolan, dia banyak bercerita tentang keluarga dan juga sahabat-sahabatnya dari sini aku tau dia tak pernah memiliki hubungan spesial dengan pria manapun, aku yang pertama dan langsung akan menjadi suaminya.
Waktu sudah semakin malam, aku segera mengantar nya pulang meski sudah meminta izin untuk pulang terlambat tetap saja tidak baik jika mengantakan terlalu larut.
Pukul 22.40 sampai di rumah nya, tanpa banyak percakapan aku langsung pamit untuk pulang
*************
Di kamar
23.20
To: Ameera
Aku sudah sampai, selamat istirahat
23.22
From: Ameera
Selamat istirahat
__ADS_1
*****************
Jangan lupa kritik dan sarannya ya, selamat membaca