Tentang Dia

Tentang Dia
Belum dimulai tapi sudah terasa sakit


__ADS_3

Suasana di kantor sangat sibuk sekali semua sedang mengerjakan tugas proyek baru begitu pula dengan Rania bahkan sejak siang Iya sampai lupa makan siangnya dan tidak pergi beristirahat.


Hari sudah menunjukkan pukul 2 siang tiba-tiba datang dari arah samping Rania Arsel sudah berdiri tanpa diketahui Rania karena saking sibuknya.


" Apa kau begitu banyak pekerjaan sampai lupa makan siang mu,? Apa kau tidak takut sakit,? " ucap Arshel dengan Ketus dan wajah datarnya.


Rania yang masih disibukkan dengan pekerjaan nya pun terkejut karena tiba-tiba mendengar suara Atasannya itu," ya Allah sejak kapan Pak Bos berdiri disini, " ucap Rania yang refleks.


" Aku sudah berdiri disini dari tadi kau saja yang tidak memperhatikannya dan malah asik dengan pekerjaanmu sendiri, " ucap Arsel.


" Baiklah baiklah Nia yang salah Pak Ada apa Bapak kesini.....? " ucap Rania akhirnya mengalah daripada berdebat dan tidak ada akhirnya.


" Apa kau tidak mendengarkanku aku menanyakanmu apa kamu tidak makan siang? atau perutmu sudah kenyang dengan pekerjaan-pekerjaan itu......? " ucap Arshel lagi.

__ADS_1


"Iya Pak Ini juga baru selesai," ucap Rania dengan lemah karena ia sudah ah dapat merasakan perutnya sudah meronta-ronta dan cacingnya sudah demo minta diberi makan.


Karena tak ingin berdebat terlalu lama dan tak ingin menjadi Pusat perhatian orang lain Rania pun bergegas pergi ke kantin namun tanpa ia sadari Arsel juga mengikutinya pergi ke kantin.


Sesampainya di kantin Rania pun bergabung dengan teman-teman yang lainnya yang kebetulan di divisinya baru selesai pekerjaan mereka jadi telat deh makan siang mereka.


Hingga


" Ya Allah Astaga Pak Bos kenapa Bapak ikut kemari....?, "ucap Rania yang terkejut karena tiba-tiba Bosnya itu sudah ikut Duduk di samping Rania dan membuat teman sesama divisinya pada diam tak berani bertanya dan tak berani berbicara.


Rania yang tak ingin merusak makan siang teman-temannya akhirnya menarik tangan Arshel untuk pindah ke tempat duduk lain.


" Bisakah bapak tersenyum sedikit saja Pak Bos? ucap Rania tanpa merasa takut karena ia sudah Jengah dengan bosnya itu jika memang tidak suka bergabung jangan ikut bergabung dengan wajah yang menyebalkan seperti itu, " batin Rania.

__ADS_1


Rania dibuat cemberut oleh Arshel karena membuat Rania dilihat oleh teman-temannya dan menjadi pusat perhatian.


Setelah selesai acara makan siangnya saat ia akan kembali ke meja kerjanya tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri Arsel dan juga Rania, " Hai Arsel apa kabar.....? " ucap wanita itu.


" Mili " ucap Arshel dengan terkejut.


Tanpa basa-basi perempuan itu pun langsung menggelayut manja di tangan Arsel dan membuat Rania berpikir, " Siapakah wanita itu...? .


"Apakah pacarnya....? " batin Rania. Karena sungkan Rania pun pamit undur diri dan kembali ke meja kerjanya sendiri" huh menyebalkan tiba-tiba menjadi nyamuk,"ucap Rania.


Sedang di tempat lain Arsel langsung mengibaskan tangannya dari tangan mili" Untuk apa kamu kemari....? " ucap Arsel dengan wajah geramnya.


"Sayang Kok ngomongnya gitu sih aku kesini aku tuh kembali jauh-jauh dari Inggris demi kamu sayang Aku ingin kita kembali lagi seperti dulu, " ucap mili dengan tak tahu malu nya "

__ADS_1


Mili adalah mantan tunangan Arsel Namun bukan karena mereka saling mencintai tapi karena perjodohan yang dilakukan oleh kakek dan neneknya Arsel, namun saat mereka akan menggelar pernikahan tiba-tiba mili pergi tanpa pamit meninggalkan Arsel seperti orang bodoh di pelaminan hingga membuat kakek Arsel meninggal karena serangan jantung.


__ADS_2