Tentang Dia

Tentang Dia
Pesta ulang tahun


__ADS_3

Hari ini Rania sedang duduk didepan makam kak Farhan , setelah ia selesai berdoa dimakam kedua orang tuanya.


Ia tengah memanjatkan doa untuk Farhan agar diberikan Allah tempat yang terbaik disisinya.


Dan saat Rania selesai berdoa dan membuka mata, betapa ia terkejut saat ia melihat sudah ada orang berdiri didepannya.


Siapa lagi kalau bukan Arshel.


" Ya Allah pak ngagetin aja , bapak sejak kapan disini,? " Rania.


" Kau ini seperti melihat hantu saja, apa Aku se menyeramkan itu, "ucap Arshel.


"Mungkin kau lebih menyeramkan daripada hantu Pak Bos,"Guman Rania namun masih di dengarkan jelas oleh Arshel.


" Apa kau bilang....!!!, " ucap Arshel.


" Oh tidak tidak niat tidak mengucapkan apa-apa kok pak hanya ada oh semut iya semut kecil-kecil menggigit kaki Nia, "kilah Rania yang Gagap karena ketahuan menggerutu.

__ADS_1


Ternyata pak Arshel juga datang ke makam Farhan karena ia juga ingin merayakan ulang tahun dirinya dan juga kembarannya itu bersama , walau Ia baru mengetahui bahwa saudara kembarnya ternyata masih sempat hidup sampai dewasa.


Hati kecilnya menangis ,meski tak ada yang mendengarkannya .


Walau Iya seorang laki-laki ditinggalkan kedua orang tua sejak kecil dan juga saudaranya membuat Arshel selalu menyimpan kesedihannya seorang diri .


Tidak ada tempat berbagi, berkeluh kesah, bahkan bercerita apapun yang ia rasakan karena dari kecil semenjak ditinggalkan kedua orang tuanya Arsel dididik sangat keras oleh kakek dan neneknya Bahkan tak boleh membantah apapun itu keinginan mereka.


Termasuk tentang perjodohannya yang gagal itu.


Apalagi paman-pamannya Arshel yang secara terang-terangan mengincar apa yang dimiliki kedua orang tua Arsel , dan mungkin mereka juga terlibat dalam kasus kecelakaan kedua orang tuanya Arshel.


Maka tak heran Arshel bersikap angkuh dan pendiam, dan tak pernah dekat dengan wanita manapun.


Boro-boro untuk bersenang-senang setiap harinya dan juga dunianya hanya untuk bekerja dan berbisnis, tidak ada waktu untuk bersenang-senang.


Setelah selesai dari makam Rania pun memutuskan pergi ke panti untuk menemui Bu Ella dan juga anak-anak kan di.

__ADS_1


Sedangkan Arshel ia langsung pergi ke kantor , karena masih ada urusan dan bertemu dengan klien, bahkan persiapan pesta ulang tahunnya Untung saja sekretaris sekaligus sahabatnya Arief yang selalu sigap membantunya.


Ariep dan Syahril adalah teman Arshel sejak kecil , namun syahril juga menyimpan perasaan lebih terhadap Arshel tanpa sepengetahuan Arshel.


Karena semua orang tahu arshel Selalu cuek terhadap perempuan, Arshel pun hanya menganggap Syahril hanya sebatas teman .


Malam telah tiba saatnya Rania bersiap-siap untuk menghadiri pesta ulang tahun Atasannya itu, kini ia sudah tampil sangat cantik menggunakan dress berwarna peach ada pita di leher rambut diurai dan hanya memakai bando saja itupun sudah terlihat sangat cantik.


" Haaaah.... aku sudah siap tinggal menunggu Dion menjemputku, Kapan mereka sampai? Bukankah acaranya jam 7 dan ini sudah hampir jam 7?" ucap Rania yang sesekali melihat pergelangan tangannya untuk memeriksa jam.


Tak lama kemudian datanglah Dion dan juga Kak Vivi dan juga Kak marry.


" Kalian sudah sampai... ?? lama sekali kita akan telat, " ucap Rania.


" Iya ...iya kamu cerewet sekali si , cepatlah naik katanya takut telat, " ucap Dion dan langsung dihadiahi cubitan dari kak marry.


Dan mereka pun berangkat menuju ke pesta ulang tahun pak Arshel.

__ADS_1


__ADS_2